Review NEGERI 5 MENARA

Alhamdulillah telah banyak review dan tulisan "Negeri 5 Menara" di internet. Terima kasih buat para pembaca yang telah berkenan menulis review ini.

Berikut link review itu:
http://ndorokakung.com/2009/08/11/pesantren-pecas-ndahe
http://elmyranoork.blogspot.com/
http://public.kompasiana.com/2009/08/21/alam-pikiran-pesantren/#comments
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=15144
http://metmetmettymet.blogspot.com/2009/08/making-of-negeri-5-menaras-cover.html
http://metmetmettymet.blogspot.com/2009/08/negeri-5-menara-book-cover.html
http://heryazwan.wordpress.com/2009/08/19/alam-pikiran-pesantren/
http://hardivizon.com/2009/08/19/keterpaksaan-berbuah-keberkahan/
http://kiwigraphy.blogspot.com/2009/08/negeri-5-menara.html
http://sambalacan.blogspot.com/2009/08/ikrar-keramat-dan-mantra-keramat.html
http://dyah22011996.blogspot.com/
http://silenzioso.wordpress.com/2009/08/
http://deboy10.blogspot.com/2009/08/review-book-negeri-5-menara.html

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
gusmeth donaldo  - Salam sukses selalu... |2010-05-18 12:09:29
Assalamu'aikum Wr.wb.

Saya mendpatkan buku negeri 5 menara dari pustaka sekolah saya, saya baca sekilas rangkuman isinya saya langsung tertarik., setelah saya menamatkan bacanya, saya betul2 mengagumi sebuah kisah yang sangat dalam dan inspiratif .

tetapi ketika saya sedang membaca ada sedikit ganjalan di pikiranku tentang alur cerita, misalnya tentang tokoh alif yang setamat MTSN langsung melanjutkan ke Pondok Madani, tetapi dari beberapa bagian isi novel diceritakan Alif , dia dan teman2nya diawal belajar di PM duduk dikelas 1., nah kalau kelas 1 di pasentren bearti setingkat kelas 1 smp, keterangan ini juga diperkuat Alif ketika ia mengenang betapa meriahnya acara kelas enam show yang ia saksikan 6 tahun lalu ketika baru pertama menginjakkan kaki di PM. Seharusnya alif ketika pertama duduk di PM langsung duduk dikelas 3 atau kelas 4. Dan tinggal melanjutkan 3 atau 4 tahun lagi.

Dan secara logika memang seharusnya alif menimba ilmu di PM antara 3 -4 tahun karena ia melanjutkan pendidikannya setelah tamat MTs, disisi lain novel jelas – jelas alif menerangkan betapa bahagianya dia berada di tingkat atas dan betapa sebentarnya waktu 3 tahun yang dilaluinya di PM.


Dari acara kick andy saya juga mendapatkan keterangan bahwa siswa setingkat sMP / MTSN atau SMA yang melanjutkan ke PM menempuh masa pendidikan selama 4 tahun yakni 3 tahun ditambah 1 tahun untuk waktu penyesuaian mengejar pelajaran di PM. Mohon penjelasannya uda Fuadi tentang kenangan alif yang menyaksikan kelas 6 show, 6 tahun yg lalu ketika ia msh duduk dikelas 1.


Dari : gusmeth donaldo
Di payakumbuh,.. (orangtuaku ketularan tren nama barat juga).
AF  - jawaban analisa anda |2010-05-29 10:36:29
huh.. Anda bagaimana siih?? Kelas 1 di PM itu 6 bulan, kelas 2 6 bulan juga... jadi jumlahnya 3 tahun.. di tambah 1 tahun untuk mengurus ujian dan tamatan...
Kaka  - N5M susah didapat??? |2010-04-08 10:39:27
Setelah membaca resensi N5M, aq tertarik bgt utk segra beli bukunya...niatnya udah dari 2 mggu y.l tp baru kesampaian tadi mlm ke toko buku (termsk TB gede di bandung)...eh trnyata stock abis, terpaksa waiting list....kecewa berattttt
putri janatu firdaus  - putri |2010-03-15 10:17:32
:kiss: assalamualaikum wr wb subhanallah saya termasuk orang2 yg tdk tertarik dengan dunia pondok namun setelah sy baca negri 5 menara ternyata kehidupan pondok itu jauh dari pa yg saya bayangkan. mantra sakti manjada wa jada yang selalu di tanamkan pada para santri sugguh sebuah modal utama untuk meggapai kesuksesan dunia akhirat. wasalam putri

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Apa Kata Para Tokoh

andy-20noya-small2 Andy F. Noya, host talkshow KickAndy


“Kisah inspiratif dengan selipan humor khas pondok. Jarang ada novel yang bercerita tentang apa yang terjadi di balik sebuah pondok yang penuh teka -teki. Buku ini sarat dengan vitamin bagi jiwa kita.”

habibie-pemiluindonesiacom

BJ Habibie

"Novel yang berkisah tentang generasi muda bangsa ini penuh motivasi, bakat, semangat, dan optimisme untuk maju dan tidak kenal menyerah, merupakan pelajaran yang amat berharga bukan saja sebagai karya seni, tetapi juga tentang proses pendidikan dan pembudayaan untuk terciptanya sumberdaya insani yang handal."

Riri_riza_wikimedia.orgRiri Riza

" Masa remaja  selalu meninggalkan bekas yang kuat, penuh nostalgia.  Fuadi mengolah nostalgia menjadi novel yang menyentuh, sekaligus menjadi diskusi kritis sekaligus simpatik tentang pendidikan kehidupan. Negeri Lima Menara adalah kisah enam anak muda berbeda warna menembus pendidikan pesantren menuju dunia,  sebuah kisah yang menggelitik... "

hasanKH Hasan A. Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ponorogo

Novel ini bercerita bahwa ”pesantren kemasyarakatan” bebas mendidik anak bangsa dalam keislaman dan keilmuan. Alumninya dengan menumpang ”perahu moral” bisa melesat ke seantero bumi Sang Pencipta, untuk bermanfaat, bukan hanya dimanfaatkan. Semoga pembaca cerdas dan jujur menggali nilai-nilai fitri manusiawi darinya. Selamat menikmati.

farhan-krosceknews.comFarhan, Penyiar dan Pembawa Acara

Membaca mantera sakti man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Seperti steroid untuk badan yang sudah remuk oleh usia, amphetamine untuk pikiran yang keruh oleh masalah dan antibiotik yang mengusir parasit-parasit yang melemahkan ! Aku terhenyak, terbangun dari peraduan, tempat membenamkan diri berpaling dari masalah, dengan alasan fatigue ! Bukan dengan amarah dendam tapi dengan semangat inspirasi untuk bangkit dan arif memandang tantangan.

liddle-voanews.comBill Liddle, profesor ilmu politik, Ohio State University, Columbus Ohio, AS

Pada masa Orde Baru, jutaan anak santri bermimpi dan berjuang untuk menjadi orang modern yang mampu hidup di mana-mana.  Melalui kisah enam teman sekelas di sebuah pondok modern yang terinspirasi kisah nyata, Fuadi berhasil menciptakan kembali ciri-ciri khas budaya masa itu, terutama kepercayaannya bahwa kunci sukses pribadi adalah kesungguhan dan keikhlasan.  Juga sesuai zamannya, tokoh-tokoh Fuadi sama sekali tidak mempersoalkan absahnya pemerintahan Suharto atau keyakinan mereka sendiri sebagai orang yang beragama.  Novel ini perlu dibaca oleh setiap orang, baik Muslim maupun non-Muslim, yang ingin mengerti fondasi budaya kelas menengah zaman Reformasi.

helvy-facebookHelvy Tiana Rosa, Sastrawan dan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNJ

Novel ini antara lain bertutur tentang hubungan yang menyentuh antara anak dan ibu serta murid dan guru. Akhirnya kita yakin haqqul yakin, bahwa kombinasi patuh kepada ibu, hormat kepada guru dan usaha pantang menyerah adalah rumus sukses yang tak terlawankan. Berbahagialah para ibu yang telah membawa beragam keajaiban dan kemungkinan buat anaknya. Layak dibaca para ibu yang bermimpi membesarkan anak-anak terbaik.

Komentar tokoh lain bisa dilihat di menu "Apa Kata Para Tokoh"

Login Form
Statistik
Content View Hits : 111433