Testimoni Anda

Apa pendapat Anda setelah membaca Negeri 5 Menara? Silakan kirim testimoni ke negeri5menara@yahoo.com atau tulis di form di bawah ini. Terima kasih

478 Responses to Testimoni Anda

  1. ds 12 August, 2009 at 5:54 am #

    saya udah beli, Kang, lagi baca. Meski baru awal bacanya, tapi udah ga sabar untuk beli buku kedua dan ketiga dr trilogi ini. Selamat, kang

    • nurkholis 7 July, 2011 at 4:25 am #

      luar biasa!!! sampe2 aku akan buat penelitian nilai-nilai pend dlam N5M

    • Windy 12 November, 2013 at 10:33 am #

      Assalamu’alaykum
      Sblumnya perknalkan kak nama saya Windy Nurseptiani mahasiswa UIN JKt.
      Kbtulan saya sdang mneliti respon pembaca remaja trhadapa novel negeri 5 Menara. Saya memerlukan responden remaja kak untuk objek pnelitian.
      Maaf kak kalau boleh tahu usia kakak brapa?

  2. hs 12 August, 2009 at 5:56 am #

    Saya sudh rekomen ke beberapa teman, mudah2an segera bestseller dh.
    Alhamdulillah, sampe sekarang masih nikmat, tanda2 adonannya kurang pas belum terlihat.

  3. pjusari 12 August, 2009 at 6:03 am #

    Novel ini ditulis dengan baik sekali, berkisah tentang pengalaman persahabatan mondok di pesantren Gontor hingga melanjutkan sekolah ke universitas negeri, lantas ke London dan Washington DC. Diterbitkan oleh Gramedia, novel ini telah tersedia di toko-toko buku sejak kemarin.

  4. JB 12 August, 2009 at 6:05 am #

    Dulu saya baca draftnya sebelum dia kirim ke penerbit-penerbit, bagus sekali dan layak dibeli…:-)

    • Windy 12 November, 2013 at 5:15 am #

      Assalamu’alaykum
      Sblumnya perknalkan kak nama saya Windy Nurseptiani mahasiswa UIN JKt.
      Kbtulan saya sdang mneliti respon pembaca remaja trhadapa novel negeri 5 Menara. Saya memerlukan responden remaja kak untuk objek pnelitian.Kalau boleh tahu usia kakak brapa?

  5. Hilmi SR 13 August, 2009 at 1:46 pm #

    Banjir inspirasi yang disuguhkan di novel ini luar biasa deras, sensasinya sama seperti ketika saya membaca The Alchemistnya Paulo Coelho. Diksinya sekelas dengan ramuan kata-kata Andrea Hirata. Deskripsinya sebening di novel Ayat-Ayat Cinta. Novel ini memaksa saya untuk merekatkan kembali kepingan impian saya yang terserak, mulai dari menghafal Alquran, hingga belajar ke negara luar.
    Jika Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi sudah difilmkan dengan Sukses, Negeri5Menara sepertinya tinggal menunggu waktu saja.

    Saya persembahkan seluruh jempol saya untuk mas Fuadi. Keep up the good work!

    HiLmi SR-
    [i]Dokter dan Penggemar Bahasa[/i]

  6. haerudin ihsan 14 August, 2009 at 12:28 pm #

    Alhamdulillah novel itu telah menemani saya sepanjang perjalanan luar kota mengenang masa lampau dengan begitu lengkap sampai ke sudut sudut yang tak pernah kukira ada… Sekali lagi terimakasih buat antum yang telah mwakafkan waktu melukiskan kembali podok kita, dan tentu saja sakjub….

  7. afernandes 14 August, 2009 at 12:31 pm #

    Kapan buku keduanya terbit Kak? Penasaran tentang cerita pertualangan Alif ke Washington. Dan kisah Baso, Raja, Dulmajid, Said, dan Atang ke negeri impian mereka…

  8. dini 14 August, 2009 at 12:32 pm #

    tp novelnya emng kueren koq…gw udh beli kmrn…pake ngomong sm kasirnya: penulisnya sahabat saya lho mbak!….si mbak sampe bengong lgsg jwb: oya? ibu jg penulis?…iya…tp ga tau kpn diterbitkan,……huahaahh

  9. Ade Surya 19 August, 2009 at 12:06 pm #

    Luar biasa! Di tengah gempuran atas eksistensi Pesantren, muncul buku ini yang sangat membuka mata!
    Wajib dibeli, terutama untuk orang tua muda dan para pendidik! Man Jadda Wajada!

  10. Yulian Ma'mun 20 August, 2009 at 3:06 pm #

    Membaca cuplikan no.5 (“man jadda wajada”) saja perasaan saya diamuk haru. Sosok ustadz Salman mengingatkan kepada pribadi-pribadi ikhlas tanpa pamrih di Kampung Damai.

    Kebeningan hati dan jiwa tulus adalah rumus ajaib pembangkit semangat tanpa batas!

  11. Mohamad Monib alias Dulmajid ( 21 August, 2009 at 4:49 am #

    Luar biasa!begitu membaca novel ini emosi dan imajinasi saya kembali ke masa silam.Pesantren Gontor.Alif menghadirkan kepingan2 masa lalu itu menyatu dan lengkap.Saya tidak menyangka, ia mampu mengingat detail pesantren tercinta.Makrunah, bulis layl, bagian keamanan,spy bahasa, lomba, nama ustadz (yang disamarkan) dsbnya.Trim Fuadi

  12. clara 23 August, 2009 at 5:45 am #

    Fuadi..Two thumbs up!! Udah gue seleseiin bukunya dan ngga bisa berenti. Cerita-cerita disitu ngingetin gue sama kehidupan gue di asrama dulu. Yah harus bangun pagi-pagi buta, kalo telat disetrap. Meskipun gue bukan Muslim, I really enjoyed the book. Banyak filosofi yang bisa gue ambil di dalamnya. Menurut gue, buku ini lintas agama, dan ras. Inspiratif banget. Buku elo ngajarin gue bahwa dengan kerja keras, iklas, dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik, kita pasti bisa berhasil. Gue berasumsi Alif itu elo ya…hehe kurus, berkacamata, jago nulis dan hobi fotografi. Terus terang gue lebih suka buku lo dibanding laskar pelangi dalam sisi penulisan. Puanya lo lebih mengalir dan ‘a matter of factly’,ngga terlalu ‘njelimet’dengan tambahan informasi yang terlalu scientific dan menurut gue cenderung dipaksakan. Tulisan lo emang khas wartawan banget. I salute you! Bangga pernah sekelas sama Ahmad Fuadi.

  13. hera 24 August, 2009 at 12:42 am #

    Just finished it last night! Inspiring messages delivered in just a simple way. This is the first ‘Islam-based’ story that I read which is truly enlightening. Bravo!

  14. rini f 24 August, 2009 at 12:47 am #

    Assalamu’alaikum. bukunya bagus sekali bang. Sangat inspiratif, memang layak untuk dibaca “para ibu yang bermimpi membesarkan anal-anak terbaik”

  15. Mbok'e Kendil 25 August, 2009 at 1:12 am #

    Banyak bagian detil dalam dialog ini yang berulang-ulang saya baca….dan setiap mengulang setiap baitnya…getaran dan uraian air-mata ini tidak bisa saya bendung…. dan berlanjut pada do’a malam saya….”semoga saya dapat menjalankan amanah menjadi seorang ibu yang mampu menumbuhkan…Man Jadda Wajada….”.

    Buku ini juga yang telah menambah keikhlasanku melepas putri bungsu saya untuk mengenyam pendidikan di pondok. Semoga mantera Man Jadda Wajada juga tertanam di jiwanya….

    The inspiring book….

  16. Eva Melyna Virlya 25 August, 2009 at 3:21 am #

    Ass Wr Wb….

    Bang Fuadi….kapan keluar buku selanjutnya???, dah tak sabar untuk meng-finish-kan-nya….penasaran sekali dengan ending cerita. Buku yang sangat bagus dan inspiratif ditengah moment yang bagus pula dimana saat ini pesantren sedang diidentikkan dengan “tempat mencetak teroris” (sunggung sedih hati dan sangat disayangkan).

    Wass Wr Wb
    Eva

  17. Dini 25 August, 2009 at 4:22 am #

    Aku sudah beli buku ini seminggu yg lalu, tapi baru sempat dibaca kemarin saat perjalanan keBogor dengan KA. Dari mulai halaman pertama langsung menyedot perhatian..wah mata ga lepas2 dari setiap kalimat yang tertulis, halaman demi halaman terlalui…sampai td berangkat kerja aku lanjutin lagi ugh blm selesai juga nih masih halaman 230, ga sabar nunggu plg kerja untuk lanjut baca buku ini lagi. Semalam aku juga cerita sama suami ttg buku ini, dia jadi tertarik untuk membacanya juga aku juga promosiin sama teman2 dikantor..oiuuu pada baca buku ini deh…membuat semangat hati yang kisruh… Man Jadda Wajada….
    Hebat…

  18. iin 29 August, 2009 at 2:08 am #

    love it. my mom used to have the same dream as fikri’s mom. but i believe it was my dad who stop her from fulfilling this particular dream. syukron. melalui buku ini saya sedikit belajar dan memahami hal-hal yang saya lewatkan karena tidak punya saudara atau teman dekat yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren. vivid description of people and places, and i miss Trafalgar square already.

  19. Lalu Abdul Fatah 30 August, 2009 at 4:06 am #

    Saya sudah mengincar novel ini sejak masuk Gramedia Delta Plaza, Surabaya beberapa hari yang lalu.
    BUku baru, tapi sudah diletakkan di rak buku-buku best seller.
    Membuat saya kepincut dan berharap novel ini segera berada di tangan saya.
    Gayung bersambut!!! Saya justru menemukan novel keren ini di rental buku langganan saya. Dan, saya sebagai peminjam pertama. Hmmm… novel ini rupanya berjodoh dengan saya. Hehehe…

    Bab-bab pertama langsung membetot saya. Apalagi dengan taburan endorsments dan dukungan cover yang ciamik, ini benar-benar harus bisa segera dinaikkan ke layar lebar!!!

    Sangat ditunggu!
    And for other readers, very highly recommended!!!

  20. Tanto 31 August, 2009 at 5:23 pm #

    Novel ‘Suhu’ telah berhasil membuka sekian banyak mental block. Terima kasih untuk cipratan ‘ilmu kehidupan’ yang tiada ternilai…

  21. palupi 1 September, 2009 at 12:07 pm #

    inspiring book. sedikit nostalgia pribadi, tersengat juga oleh buku ini.

    scr keseluruhan, 2 jempol untuk buku ini.

    sedikit gangguan menyentil d halaman 8 dan 371. kutipan ”amar ma’ruf nahi munkar” yg tak perlu nyantri pun org sdh akrab, scr mengejutkan salah d buku ini. tertulis ‘amar makruh’.. tll jauh maknanya bukan ?

    bukan membesarkan yg kecil, hanya koreksi. kl yg bau2 arab lain d buku ini, ga tau jg bnr salahnya, krn awam.

    anyway, great book. semoga alumni pondok ini tetap ikhlas berjuang, tak sekedar indah dikenang dlm tulisan.

    salaam..

  22. Aulia Rahmawati 4 September, 2009 at 2:27 pm #

    Saat itu nggak sengaja aku ke Gramed Matos. Tadinya nau beli buku Metropop. Tapi, g sengaja liat buku Negeri 5 menara, aku jadi tertarik, terutama saat ku lihat ada komentar dari K.H Hasan A. Sahal :) serasa memutar memori jauh ke belakang.

    Setelah ku baca beberapa halaman, aku baru tahu jika penulisnya adalah alumni Gontor. Salut and Two thumb up…!!! Dulu, aku kerap merasa tidak memiliki masa romansa ‘berseragam putih abu-abu’namun setelah memiliki buku ini, saya tahu, jika saya tidak mengambil keputusan yang salah dengan menjadi bagian dari keluarga Gontor… sangat membanggakan…!

    Saya sungguh terinspirasi dengan penulus sekaligus karyanya… saya tunggu kelanjutannya, karena setiap orang harus tahu bagaimana pesantren dapat mengajari manusia agar menjadi manusia yang baik.

  23. kuswandani 5 September, 2009 at 4:20 pm #

    hehe… ikutan biar tenar ah….
    makasih buat ihsan, sudah manggil2 saya… i am here… still i am…

    sepakat dulmajid, si atang jg sepanjang membaca novel sobat kita ini.. serasa ditarik ulang… kepingan demi kepingan memori puzzle 18 tahunan lalu mulai ditemukan kembali… ah ajiib ajiib…. nilai demi nilai kehidupan bermakna, baru terasa per hari ini, yang dulu tampak terlewati….tersia-siakan..

    ah, kapan yah kita menapak tilasi kembali perjalanan 4-5 tahun tak terungkapkan itu… semoga dihimpunkan kembali hari ini perjalanan persaudaraan kita… amin.. amin…

  24. NOOR SYAMSUL 8 September, 2009 at 2:44 am #

    Kehidupan itu jangan diangan-angan……sama seperti tumpukan buku…dan sama juga dengan tangga…..dan juga tebing…ikuti aja setapak demi setapak dan selembar demi selembar dan selangkah demi selangkah dengan rasa syukur dan istiqomah insya ALLOH sapai juga dibukit sana yang banyak orang mendambakan kapan bisa sampai dipuncak sana…..

  25. Farieska Amelia 22 September, 2009 at 2:54 am #

    Aku baca novelnya ampe baca 2 kali loh!!hehehe..
    bukunya bagus!!!..
    penasaran kalo dibuat film gimana tuh!!hehe..
    maakasii iaa udah buat novel yang bener2 menginspirasi!!
    memutar semua apa yang ada di otak ini!! ^^ :D

  26. Imoe 22 September, 2009 at 9:35 am #

    Saya baca novelnya mulai dari pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 17.00 WIB di hari yang sama. Baca halaman pertama dan anda tak akan berhenti…wah kalo ado roadshow di Padang, saya akan sangat senang jika bisa mendapatkan undangannya..

    Btw, ternyata kenalan sesama teman blogger saya menjdai salah seorang yang membaca naskahnya pertama kali…saluttttt

  27. Ebbi Darles 1 October, 2009 at 3:04 pm #

    Sebuah rekayasa masa depan yang sangat detail.
    Sebuah skenario kehidupan yang teramat sempurna.
    Begitu menggelora….

  28. david abdullah 4 October, 2009 at 9:26 am #

    Assalamlkm wr.wb,

    sangat luar biasa, membuatku yang selama ini penasaran dengan kehidupan pesantren.. menjadi tau dan ternyata begitu indah dan kuat..

    novel ini mengalahkan harry potter (menurutku)…

    sangat inspiratif sekali…

  29. Yedi hadiman 4 October, 2009 at 10:20 am #

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Pertama baca novel ini tidak ada bayangan bakal memberikan kilas balik untuk saya. Keadaan dan kejadian sama persis dengan di Asrama waktu saya masih SMU(kebetulan saya bersekolah di SMU Plus Cisarua Bandung)….Seragam sholat, antri makan, muhadharah, pengumuman setelah sholat,yang dapat hukuman, semuanya…. soalnya pembina asrama lulusan Gontor
    Novel ini benar2 hebat dalam menyajikan kembali kilas balik perjalanan dari kisah nyata…
    Sukses selalu, ditunggu buku berikutnya…

  30. Yudi 14 October, 2009 at 5:15 pm #

    Saya membaca autobiografi, bukan sekedar novel

  31. aqiL 17 October, 2009 at 6:59 am #

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Ka Fuadi,noveL Negeri 5 Menara oke bgt.. ;)
    membuat saya jadi ingin banyak beLajar soaL hidup yg saya beLum ketahui.. :cheer: :cheer: :cheer:
    mantra Man Jadda Wajada adaLah suatu prinsip baru buat saya.
    saya ingin menjadi murid di PM,bertema dengan alif,dulmajid,raja,baso,said,atang-Sahibul Menara-
    sayang PM hanya daLam dunia “neger 5 menara” :P

    sukses terus Ka Fuadi..
    terimakasih.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  32. Fahmi Agustian 20 October, 2009 at 1:53 pm #

    :)
    Keren…. tak disangka, pengalaman menjadi Santri bisa dijadikan Novel Best Seller….

    Bangga… Pernah menjadi bagian dalam Sejarah PM…. ( PM Yang sebenarnya,,, :cheer: )

    Terharu….. Membacanya, serasa kembali menjadi Santri di PM… serasa kembali mengalami masa-masa perjuangan di sana….

    Sekedar untuk Bernostalgia dengan PM…..

    Novel yang wajib dimiliki oleh Santri, Guru, Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor….

  33. Syifa.A.R 30 October, 2009 at 7:17 am #

    K Fuadi,,
    Bener dech k,saya salut banget ama buku Negeri 5 menara yang kk tulis..saya jadi merasa bangga menjadi seorang antriwati.awalnya taka ada perasaan bangga sedikitpun karena ejekan orang luar,,namun setelah membaca novel kk saya jadi bangga sekolah dipesantren,,
    Saya ucapkan terima kasih karna kk sudah membuat saya bersemangat dan termotivasi dalam menjalani hidup saya di pesantren…
    Doakan saya agar saya bisa menjadi seperti kk yang mempunyai cita” tinggi seperti menara..

    “Man Jadda Wajada” mantera sakti yang akan slalu saya gunakan… :)

  34. admil 10 November, 2009 at 5:29 pm #

    keren.. keren..keren

    smoga jd biang motivasi buat banyak orang..
    (sulit diungkapkan denga kata….FYuh.. fyuuuuh..heheh)

    banyak makna dan insipratif (kutipan bang Andi F.Noya)

  35. asep dudinovar 14 November, 2009 at 7:43 am #

    terus terang saya belum beli dan apalagi baca. tapi melihat provokasi web ini, tak sabar saya ingin membelinya…selamat buat novelnya..ditunggu lanjutannya

  36. arif 14 November, 2009 at 3:23 pm #

    :woohoo:

    banyak sekali kejutan-kejutan yang saya temukan dalam novel ini. saya merasa sangat dekat dengan novel dan karakter di dalamnya. karena saya dulunya juga anak pesantren, walau ga separah itu dan semenarik itu pesantren nya, namun pesantren has their own atmosphere, kereeeeeennnn…jadi ingat teman2 yang di pesantren dulu. SUMATRA THAWALIB ISLAMIC BOARDING SCHOOL in PARABEK bukittinggi, sumatra barat.

    thanks buat mas fuadi, yang telah menuliskan novel ini. semoga sambungan tetralogi nya lebih bagus dan meng inspirasi lagi….dan saya akui saya sangat dekat dengan tokoh ALIF ini….karena masuk pesantren yang terpaksa dan mempunyai cita-cita tuk datang ke AMERIKA….semoag aku seberuntung alif…..doakan ya…..

  37. dianasarii 20 November, 2009 at 7:43 am #

    woww! negeri 5 menara buku yg WAJIB banget di baca!! keren isinya! aku suka banget!

    go go gooo

    Man Jadda Wa Jadda!! :D

  38. aslam 21 November, 2009 at 5:53 am #

    saya sudah baca novel anda! sunguh sangat mengagumkan hidup di gontor, penuh disiplin, sarat ilmu islami yang langsung diterapkan di kehidupan.
    saya menunggu novel anda yang berikutnya! Lanjutkan :!:
    :)

  39. andi 8 December, 2009 at 1:40 pm #

    Life experience-nya bikin jealous!
    Meski kita sebenernya ga boleh menyesali masa lalu, tapi sedikit banyak perasaan menyesal itu ada ketika flash back waktu2 lalu yang harusnya bisa dilewatkan dengan lebih bermakna seperti yang diceritakan N5M.. I wish I could turn back the time..
    Sangat menginspirasi untuk membesarkan my future son dengan cara yang lebih Islami dan membumi..
    MAN JADDA WAJADA!

  40. ersina rakhma 12 December, 2009 at 3:08 pm #

    Assalamu’alaikum.
    Biarpun saya telat belinya, tapi gaung novel ini sudah terdengar di status facebook kawan2 saya. Setelah kesampaian beli novelnya, tak butuh waktu 1 hari buat saya untuk membacanya sampai lembar terakhir. Novel ini bener2 salah satu novel yg mampu menginspirasi pembacanya. Mantra sakti man jadda wajada tidak akan berarti jika hanya dilafalkan tanpa ada usaha keras. Saya berharap semoga saya tidak hanya meneriakkan mantra itu, tapi selalu berani bermimpi dan berusaha keras untuk mewujudkannya serta tidak gampang menyerah. Amin.
    Sangat ditunggu nih buku selanjutnya dan juga layar lebarnya. Semoga difilmkan sesuai dengan isi novelnya, tanpa dikurangi atau ditambah2i.
    Wassalam.

  41. nasrullohzarkasyi@yahoo.com 17 December, 2009 at 5:52 pm #

    :) Assalamu’alaikum wr.wb.
    Meskipun ada rasa bangga dan syukur atas terbitnya N5M-nya Ahmad Fuadi, tak ada yang sangat spesial bagi kami orang Gontor. Sebab, semua yang diceritakan adalah keseharian yang kami lihat. Bahkan, sebenarnya apa yang diceritakan Fuadi baru sekitar 5% dari keunikan Pondok Madani (baca: Pondok MOdern Gontor), yang saya ikut terlibat di dalamnya, dan hoby pula mencatatnya. Hanya sayang, tidak semua santri Gontor pandai menulis atau sempat menulis seperti Fuadi: Detail deskripsinya, photographic memory-nya, serta taburan majasnya, menyegarkan dan inspiratif. Sungguh, ada kekaguman, ada kenikmatan, serta kesyukuran menjadi guru Gontor. Teruslah menulis muridku, kau akan panjang umur!
    Wassalam
    Nashrulloh ZM

  42. Tanto 24 December, 2009 at 5:13 pm #

    Jujur saja, menurut saya kata “Luar Biasa!” belum cukup untuk N5M-nya Mas Fuadi. Sebagai orang yang pernah bekerja bersamanya, saya malah merasa semua yang ditulisnya terwujud dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Saya pikir ini semua merupakan cerminan dari pola pendidikan yang pernah dienyam dan dicatatnya dengan sangat bagus di N5M. N5M penuh dengan suri tauladan bagi siapapun pembacanya.

    Sangat banyak pelajaran kehidupan yang telah saya dapat dari Mas Fuadi. Tetap semangat Suhu! Ditunggu cerita-cerita lanjutannya.

    Tanto

  43. Zulfan Sabri Pildacil 3 Lativi 25 December, 2009 at 1:49 pm #

    Membasa Novel ini, seakan aku berdiri di depan sebuah cermin, di sana ……… Aku menemukan Aku, Sahabat Karibku, Sahabat-Sahabatku yang lain,Pimpinan Pondokku, Para Ustadzku, dan seluruh warga Pondok.” Zulfan Sabri, anak Pondok Pesantren, di Kaki Gunung Salak.

  44. ria lestari 29 December, 2009 at 2:30 am #

    Gilaaa…..kerennnn banget bukunya.
    saya sungguh terharu dengan semangat dan inti ceritanya.
    sungguh inspiring… thanks so much…
    sangat memberi semangat baru untuk berbuat lebih baik.

  45. zulfan Sabri Pildacil 3 Lativi 31 December, 2009 at 5:07 am #

    ” Membaca Novel ini, seakan aku berdiri didepan sebuah cermin. Disana aku menemukan aku, sahabat karibku, sahabat-sahabatku yang lain, pimpinan pondokku, ustadz-ustadku, dan seluruh warga pondok.” Zulfan Sabri Pildacil, Anak pondok pesantren, di Kaki Gunung Salak, Bogor

  46. Muh Ihsan Harahap 3 January, 2010 at 1:46 am #

    Novel yang menyadarkan kita kembali. Bahwa Tuhan maha mendengar. Jangan pernah menyepelekan mimpi!

  47. Muhammad Fajri Andika 9 January, 2010 at 8:33 am #

    Novel ini membuat saya terharu….
    novel ini sangat menggugah dan inspiratif
    karena setelah saya membaca novel ini saya tersadar bahwa saya telah menyinyiakan kesempatan saya dulu ketika masih belajar di suatu POnPES di SUMATRA BARAT.saya merasa sangat menyesal tidak memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik2nya untuk menuntut ilmu….

  48. Priyatno 17 January, 2010 at 1:54 pm #

    Aslmlkm…LUAR BIAZZZA !!! Sebuah novel yang ispiratif sarat dengan ilmu dan motivasi jiwa, sehingga mampu “menyetrum” semangat para pencari ilmu. “Man Jadda wajada”…. :lol:

  49. hafezz 19 January, 2010 at 2:55 am #

    aq anak malaysia…
    yg udah ngebaca novel ini…
    biar aq kturunan jawab timur(gersik)…
    aq gag prnah tau ad pondok yg bgitu…
    btw novelnya asyeekkk!!!
    hebat and keren…

  50. HERRY FAHRUR RIZAL 20 January, 2010 at 10:59 am #

    Dear Uda Ahmad…
    Your book remind me to my pondok at Garut! :lol:
    The book reallly shows that “Santri” can be success too outside pesantren!

    I read the book to do research my book. If U don’t mind, I will ask you more about the creative process behind the scene of writing the book.

    I can’t hardly wait for the movie!

  51. evi 23 January, 2010 at 6:27 am #

    :)
    Its great!!! Kapan buku keduanya ? :)

  52. admil 24 January, 2010 at 3:18 am #

    suka bgtt.. sumpah..suka bgt.. jd semngat, buat hidp ini.. ^_^

  53. berliana 31 January, 2010 at 4:30 pm #

    saya tau buku ini dari teman, saat saya nulis status d fb “lagi butuh referensi bacaan, dah lama gak baca”. n’ beberapa temen menyarankan utk baca buku Negeri 5 Menara ini, bagus n’ best seller katanya. Saya coba cari d beberapa toko buku besar tapi agak susah karena habis terjual, akhirnya saya bisa dapatkan juga buku ini. Isinya sunguh menggugak hati saya untuk bisa Iklas dalam segala hal, dan memberi saya semangat baru untuk bisa bermimpi dan menggapainya. Terimakasih untuk bukunya.

  54. mita 1 February, 2010 at 3:37 am #

    waww… novelny bagus bgt. benar2 mengubah paradigma saya ttg dunia pesantren… sempet bingung mau beli buku ini atau enggak,,, tapi banyak temen yang baca dan di majalah sekolah adik saya, buku ini recomended. akhirnya saya beli juga.
    setelah saya baca,,, orang tua dan adik saya jadi semangat baca.
    padahal adik saya termasuk kurang suka baca novel.
    alhamdulillah,,,
    semoga semua pesannya bisa kami terapkan dalam hidup :lol:

  55. Novizan 4 February, 2010 at 5:56 am #

    Usul: Gimana kalau dibuatin komiknya, Kalau dibikin komik pasti seru supaya anak-anak juga ikut baca, kalau perlu dibuat berseri, biar nyaingi
    naruto.
    Apakah ada komikus yang berminat???

  56. Indra Wahyudin 5 February, 2010 at 6:47 am #

    Bismillagirrahmanirrahiim…

    terima kasih untuk bang (atau uda ya? :P ) yang telah menulis novel yang sangat inspiratif. Saya sangat menyukai tokoh2 yang ada, terutama Baso karena tokoh tersebut memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan saya pribadi, kecuali suku kami yg berbeda… sy orang sunda… :cheer:

    harapan saya, semoga novel ini dapat diangkat ke layar lebar agar dapat menginspirasi lebih banyak orang… (mas riri, jgn kasih komen aj… bikinin filmny juga donk… :P

    dekali lg, trims…

  57. nata 5 February, 2010 at 2:04 pm #

    sebuah buku yg sangat bagus untuk para remaja….sebagai salah satu yg akan menjadi inspirasi masa depan kita….

  58. Thabrani 15 February, 2010 at 4:53 am #

    Asalamualaikum……….
    Tidak sengaja saya melihat bincang2 di Jack Tv dengan topik novel negri 5 menara dengan narasumber pengarangnya sendiri….kok setelah melihat jadi penasaran sama novelnya…dan krna penasaaran akhirnya saya membeli novel trsb.. ternyata subhanallah isinya..LUAR BIASA sangat baguus dan cerittanya membuat saya terharu. sungguh sebuah novel yang sangat insfiratif shga membuat pembacanya bertambah semangat dan terus maju & pantang menyerah.

    Thank’s ditunggu buku selanjutnya…………..

  59. Anggara Mahardhika 25 February, 2010 at 2:37 pm #

    Assalamualaikum….
    waktu saya jalan-jalan di Gramedia tanpa sengaja buku ini menarik perhatian saya, setelah saya baca sinopsisnya saya saya sangat tertarik membacanya…buku yang menarik dan inspiratif. Kapan buku ke duanya launcing?

  60. lela 6 March, 2010 at 1:06 pm #

    Assalamualaikum

    Ruaaaarrrrr biasa…. bagus sekali novelnya. terima kasih anda telah menginnfirasi saya untuk senantiasa bekerja ikhlas n berbakti kpd orang tua. Semoga man jadda wajada jadi pegangan semua generasi muda , kapan flmnya dirilis?

  61. Inet 13 March, 2010 at 2:35 pm #

    Exceed expectation :) ,….cant wait to see the film,

  62. L 14 March, 2010 at 8:34 am #

    Bukunya mangstab dah…….ruarr biasa…….menginspirasi buat kami anak2 muda yang baca buku ini…..luar biasa….
    :) :)

  63. hafidz alawy 14 March, 2010 at 9:25 am #

    saya hafidz santri daar el-qolam

    buku ust fuadi buku yang sangat inspiratif
    CERITA yang terkandung juga tidak jauh berbeda dengan apa yang saya rasa di pondok :cheer:

  64. hiLda 26 March, 2010 at 9:17 am #

    asslamu’alaikum ustadz Fuad…

    terimaksih untuk pesan2 ustadz yang sungguh2 luar biasa menggugah jiwa…membuat saya semakin ingin belajar untuk ikhlas…”Man jadda wajada”….semangat buat para pencari iLmu di negeri Orang…!!!!!!!!

    ditunggu novel berikutnya ustadz,,,,

  65. Ragil Alex 29 March, 2010 at 6:53 am #

    sungguh luarr biasa buku yang satu ini..
    buku ini sanggup mengobarkan semangat saya dikala saya sudah mulai merasa futur

    sungguh kalau misalnya saja ada kehidupan lain, ingin sekali rasanya saya merasakan sendiri apa yang ada di dalam buku tersebut :) :)

  66. rizqa sujono 31 March, 2010 at 12:55 pm #

    Subhanallah!!!

    Bukunya indah sekali..
    seakan2 kita berad di dalam PM yang begitu sarat dengan ilmu…
    Ilmu dunia dan ilmu akhirat…
    Buku yang menyadaarkan saya, bahwa hidup ini terlalu berharga untuk disia-siakan…

  67. uahernandez 4 April, 2010 at 7:13 am #

    saya baru saja menyelesaikan negeri 5 menara ini. yang bisa katakan hanya: luar biasa! pokoknya, luar biasa! :) :)
    menunggu kisah selanjutnya……

  68. khalilurrahman 5 April, 2010 at 3:54 am #

    Assalamualaikum wr wb…..
    Setelah 20 tahun baru ane tahu tentang sejarah botak ente, engkus, tofik, agus maulana de el el…..
    saya agak pangling dengan si Baso, man huwa? Ikhlas budiman? atau si Nif’an?
    Oya, untuk trilogi,kalau masih cerita tentang gontorisme, tolong selipkan detail fathul kutb, amaliyatuttadris, KMD pramuka.
    thanks buat segala kenangan yang ente ungkap.
    luarrrrrr biasa…..

  69. diamant 5 April, 2010 at 9:12 am #

    :) :) :)
    salut banget,saya juga ingin memiliki karya seperti itu…
    ingin jadi salah satu santrinya,but….?????

  70. udi 11 April, 2010 at 7:34 am #

    :) bagus banget…………

  71. udi 11 April, 2010 at 7:48 am #

    kak kalau seandainya N5M di filmkan pasti bagus banget, gak kalah ma laskar pelangi n sang pemimpi……..

    sore itu saya sedang gundah, bingun, sedih, campur aduk jadi satu.
    trus teman saya bilang coba baca N5M pasti ntar hatimu jadi tenang katanya.
    awalnya bingung maksud dari 5 menara, tapi setelah membaca 5 subjudulnya baru saya tahu apa maknanya dan mulai tertarik. saking tertariknya, N5M saya baca sampai jam 3 pagi karena isinya nyentuh banget.
    gak sabar nonton N5M kalau dah di filmkan

    :) :)

    “MAN JADDA WAJADA”

  72. Dhiel 14 April, 2010 at 3:28 pm #

    waaahhh… gak sabar nie 2 novel keluaran uda Fuadi. kapan ya kira-kira keluarnya? n apa judulnya?
    bole juga tu usul dari khalilurrahman,
    ‘amaliyatu tadris, di botakin, kabur, sampe haflah..
    ceritain aja di novel… B)

  73. M. Zakir Abdullah 14 April, 2010 at 4:52 pm #

    :cheer: Novel ini persis banget dgn crita persahabatan kami… rasanya membaca kisah kami sendiri…
    dan aku berharap kami bisa mengejar cita2 kami seperti Alif dan teman2 nya…
    amien… :D

  74. M. Zakir Abdullah 14 April, 2010 at 4:53 pm #

    :cheer: Novel ini persis banget dgn crita persahabatan kami… rasanya membaca kisah kami sendiri…
    dan aku berharap kami bisa mengejar cita2 kami seperti Alif dan teman2 nya…
    amien… :D

  75. delfi andri 28 April, 2010 at 11:50 am #

    :cheer:

    cerita keren klo bisa di flm kan biar bisa merubah persfektif masyarakat tentang pesantren yg identik dengan TERORIS, ANAK2 BUANGAN, DAN PESANTREN BUKAN HANYA ILMU AGAMA MLULUK TAPI JUGA BISA MENGGAPAI CITA2 YG DI INGINKA SEPERTI KATA RASULLULLAH ” KEJARLAH DUNIA MU SEOLAH2 KAU HIDUP SLAMANY DAN KEJARLAH AKHIRATMU SEOLAH2 KAU MATI BESOK ”

    PLEASE bwt pak riri riza TOLONG donk buatin flm-a biar msyarakat gak pendang sblah mata anak pesantren

  76. Akung 30 April, 2010 at 8:49 am #

    Setelah membaca N5M semakin membuat diri saya menyesal karena tidak pernah mencicipi atmosfir pesantren. Padahal sejak SMP sudah ‘hampir’ menuntut ilmu di pesantren. Saya selalu iri dan ingin mencoba sperti kebanyakan saudara/sepupu2 saya yg selalu mondok.

    Meski saya membaca N5M tidak dalam waktu singkat -dalam beberapa hari baru rampung- sy sangat menikmati kalimat2 yang di uraikan dalam novel tsb. Mengalir indah seperti sebuah aliran mata air, jernih.

    Setelah selesai, novel tsb lsg saya hibahkan kepada keponakan yg msh memulai kuliah di PTN di Surabaya yg kebetulan bertemu.

    Semoga karya N5M ini bisa menjadi ‘ladang baraqah’ penulis serta tokoh2 yg terlibat. Amiin…

  77. rima hidayat 1 May, 2010 at 10:48 am #

    subhanallah buku nya bagus baget….
    awal baca saya lansung merinding baca kata demi kata yang tertulis..
    saya jadi inget lagi masa-masa waktu dulu saya mondok selama 6 tahun…
    sukses terus buat abang fuadi..
    di yunggu yah buku-buku berikutnya…!!!!
    khoir ahsanta….. B)

  78. evi machsyttoh 2 May, 2010 at 4:00 am #

    :) ditunggu buku keduanya :)

  79. Riadi Tanjung 5 May, 2010 at 2:47 am #

    Setelah membaca buku N5M. ingin kembali memutar waktu, ingin merasakan hidup bak Shahibul menara (alif, dkk).
    semoga buku kedua gak kalah inspiratif.Amin….
    di tunggu………….

  80. R. Adawiyah Nasution 5 May, 2010 at 7:49 am #

    setelah baca buku ini, rasanya malu dgn alif, dkk…saya kalah jauh…man jadda wa jadda (moga bs dipraktekkan)… di tunggu buku slanjutnya!!!

  81. musry 8 May, 2010 at 10:05 am #

    novel N5M tak sekedar bacaan. N5M merupakan sebentuk motivator yang dahsyat bagi setiap orang yang sedang menuntut ilmu. sebuah charger yang mampu membuat kerlip semangat menjadi secemerlang matahari.

  82. Mahester 14 May, 2010 at 3:51 am #

    Mantab BOS! Jujur nggak jujur, hati emang nggak bisa boong…Baso, “Rahasia Baso” yang bener2 ngena ke diri gua…aku jadi kembali inget ma posisiku sekarang…
    Negeri 5 Menara … Man jadda wajada!!!

  83. agus asyuro 15 May, 2010 at 4:21 am #

    B) Subhanallah bgt,,isi mantaph dah about kehidupan pesantren bgt……..syjuga hidup di lingkungan pesantren….

    di tungggu buku selanjutnya bang fuadi!!!!

  84. Thamrin Dahlan 16 May, 2010 at 1:18 am #

    Tadi malam nonton kick andy, sangat tertarik dengan perjuangan tokoh kisah 5 menara. Saya akan beli dan baca buku ini, adakah yang akan lebih baik dari laskar pelangi, sang pemimpi, inilah idaman dari semua anak bangsa ini yang memiliki talenta……semoga lahir lagi seniman setara buya hamka……setelah inspirator laskar pelangi, sang pemimpi dan 5 menara……semoga….

  85. Lida 17 May, 2010 at 6:05 am #

    Dear Fuadi,

    Setelah baca novel negeri 5 menara, saya menemukan semangat baru untuk menjadi lebih baik, jadi tambah semangat untuk mengejar passion saya di dunia internet. Walaupun usia saya sudah 40 tahun, setelah baca buku ini membuka mata dan hati saya untuk pantang menyerah.

    Terima kasih sudah berbagi pengalaman.

    Cheers …

  86. Erdheny 17 May, 2010 at 6:15 am #

    :cheer: Great, Sangat Inspiratif buat kami..

  87. ardhiansyah 17 May, 2010 at 6:59 am #

    :lol: :lol: bagus bukunya…wah..muantab…memang perlu juga dibukukan…Mas Fuadi, Antum markhalah tahun berapa? wah pasti di angkatan antum, pasti lagi keras ya…pendidikan…Pasti pernah dong menerima pukulan rotan, pukulan sajadah dan tamparan….tapi emang itu adalah kenangan. namun setiap kekerasan tidak menyelesaikan masalah. masalah psikis dan kejiwaan setiap orang pun berbeda-beda. tapi memang ada suka dan duka yang kurasakan ketika belajar digontor..good luck mas. semoga selalu dilindungi ALLAH SWT dan semoga buku tersebut berguna untuk Masyarakat nusa dan bangsa..AMIEN…698

  88. ardhiansyah 17 May, 2010 at 7:05 am #

    :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P :P :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :woohoo: :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

  89. Gusmeth donaldo 18 May, 2010 at 5:13 am #

    Assalamu’aikum Wr.wb.

    Saya mendpatkan buku negeri 5 menara dari pustaka sekolah saya, saya baca sekilas rangkuman isinya saya langsung tertarik., setelah saya menamatkan bacanya, saya betul2 mengagumi sebuah kisah yang sangat dalam dan inspiratif .

    tetapi ketika saya sedang membaca ada sedikit ganjalan di pikiranku tentang alur cerita, misalnya tentang tokoh alif yang setamat MTSN langsung melanjutkan ke Pondok Madani, tetapi dari beberapa bagian isi novel diceritakan Alif , dia dan teman2nya diawal belajar di PM duduk dikelas 1., nah kalau kelas 1 di pasentren bearti setingkat kelas 1 smp, keterangan ini juga diperkuat Alif ketika ia mengenang betapa meriahnya acara kelas enam show yang ia saksikan 6 tahun lalu ketika baru pertama menginjakkan kaki di PM. Seharusnya alif ketika pertama duduk di PM langsung duduk dikelas 3 atau kelas 4. Dan tinggal melanjutkan 3 atau 4 tahun lagi.

    Dan secara logika memang seharusnya alif menimba ilmu di PM antara 3 -4 tahun karena ia melanjutkan pendidikannya setelah tamat MTs, disisi lain novel jelas – jelas alif menerangkan betapa bahagianya dia berada di tingkat atas dan betapa sebentarnya waktu 3 tahun yang dilaluinya di PM.

    Dari acara kick andy saya juga mendapatkan keterangan bahwa siswa setingkat sMP / MTSN atau SMA yang melanjutkan ke PM menempuh masa pendidikan selama 4 tahun yakni 3 tahun ditambah 1 tahun untuk waktu penyesuaian mengejar pelajaran di PM. Mohon penjelasannya uda Fuadi tentang kenangan alif yang menyaksikan kelas 6 show, 6 tahun yg lalu ketika ia msh duduk dikelas 1.

    Dari : gusmeth donaldo
    Di payakumbuh,.. (orangtuaku ketularan tren nama barat juga).
    :) :)

  90. sumono abdul hamid 18 May, 2010 at 12:36 pm #

    Membaca dua kali,rasanya kok ada yang aneh.ya….Kita miliki,kawah candra dimuka, untuk nilai yang tinggi dan universal dan lulusan go Internatioanal….kenapa kita malah bangga dengan nilai yang dibawa oleh organisasi luar ( khusus Islam)…..Ayo alumni Gontor, sudah waktunya tampil di kancah international , sebarkan nilai itu ke dunia Islam….

  91. fathur 22 May, 2010 at 5:27 am #

    Assalamualaikum.Wr.Wb
    Terima kasih banyak Ka A.Fuadi, saya betul-betul terinspirasi dgn novel ini.. Ini akan memotivasi saya untuk terus lapar akan ilmu dan ingin terus menggalinya..

  92. gita 23 May, 2010 at 7:33 am #

    :)
    walaupun belom beli bukunya dan baru sekilas tau dr internet and di suatu acara,,buku ini menarik apa lagi mahfudzot yg emng melekat banget di hati para santri terutama saat ujian berlangsung,,man jadda wajada…

    sukses selalu

  93. m.yusron xi ipa 24 May, 2010 at 8:43 am #

    :cheer: :woohoo: :shock:
    kata guru saya memang buku ini bagus,kenapa saya bilang begitu karena saya mendengar ceritanya dari guru saya sendiri.

  94. AL FURQAN 26 May, 2010 at 3:04 pm #

    Tanpa sengaja saya melihat acara kickandy hari minggu yg menayangkan kembali kisah penulis novel ‘negeri 5 menara’ahmad fuadi yg ternyata alumni PM Gontor.Dari apa yg diceritakan oleh penulis mengingatkan kembali memori saya akan kehidupan pondok pesantren yg mana saya pernah ada di dalamnya.Akhirnya setelah selesai menonton,saya langsung meluncur ke TB.Gramedia membeli buku novel tersebut.Bernostalgia sembari mengingat-ingat kembali apa yg pernah saya dapatkan selama di pesantren.kadang-kadang tersenyum,tertawa,dan serius dalam membacanya…

  95. AL FURQAN 26 May, 2010 at 3:04 pm #

    Tanpa sengaja saya melihat acara kickandy hari minggu yg menayangkan kembali kisah penulis novel ‘negeri 5 menara’ahmad fuadi yg ternyata alumni PM Gontor.Dari apa yg diceritakan oleh penulis mengingatkan kembali memori saya akan kehidupan pondok pesantren yg mana saya pernah ada di dalamnya.Akhirnya setelah selesai menonton,saya langsung meluncur ke TB.Gramedia membeli buku novel tersebut.Bernostalgia sembari mengingat-ingat kembali apa yg pernah saya dapatkan selama di pesantren.kadang-kadang tersenyum,tertawa,dan serius dalam membacanya…

  96. AL FURQAN 26 May, 2010 at 3:07 pm #

    Tanpa sengaja saya melihat acara kickandy hari minggu yg menayangkan kembali kisah penulis novel ‘negeri 5 menara’ahmad fuadi yg ternyata alumni PM Gontor.Dari apa yg diceritakan oleh penulis mengingatkan kembali memori saya akan kehidupan pondok pesantren yg mana saya pernah ada di dalamnya.Akhirnya setelah selesai menonton,saya langsung meluncur ke TB.Gramedia membeli buku novel tersebut.Bernostalgia sembari mengingat-ingat kembali apa yg pernah saya dapatkan selama di pesantren.kadang-kadang tersenyum,tertawa,dan serius dalam membacanya…

  97. aspi 27 May, 2010 at 9:08 am #

    setelah membaca novel Negeri 5 Menara yg saya tau dari acara talk show Kick Andy,,angan saya melayang,,ingin rasanya saya kembali ke masa lalu dan mondok disana..
    saya bahkan merinding, mata yang berkaca2 dan seakan segala rasa tumpah ruah waktu membaca novel ini…
    novel yang benar2 menginspirasi…
    mantap dan menjadi contoh yg patut jd teladan untuk anak muda yg berusaha mewujudkan mimpinya…
    ditunggu bang novel kedua nya..

  98. Syawal Nugrahanto 3 June, 2010 at 11:07 am #

    Saya baru mendapat kado ulang tahun buku Negeri 5 Menara, langsung saya cari review nya sepertinya bagus banget ini buku,.. :) :)
    tapi begitu saya buka ternyata halaman 1-16 tidak ada,..
    ada ga ya yang mau berbagi halaman 1 – 15 nyah? :(

  99. fety 5 June, 2010 at 12:02 pm #

    Bagus bukunya. Mendalam isinya. Berkobar semangatnya. Hingga saya menuliskan resensinya di blog: http://ingafety.wordpress.com/2010/06/05/negeri-lima-menara-tentang-sebuah-mimpi/

    • Rayinda Muhammad 9 November, 2011 at 4:01 am #

      Ketika saya membaca negeri 5 menara, saya merasa menjadi tokoh alif itu sendiri. alurnya yang mengalir dan isi ceritanya yang inspiratif membuat siapapun yang membacanya akan merasa betapa bodohnya bila kita menyia-nyiakan hidup ini tanpa memiliki keinginan yang didukung oleh kesungguhan. Sukses terus untuk Uda Fuadi :)

  100. ali naimullah 8 June, 2010 at 7:25 am #

    buku ini memberikan motivasi kepada para pembaca :woohoo: :cheer: :) :side:

  101. Khamdan Nuryanto 9 June, 2010 at 3:30 am #

    :)
    Novel yang membuat pembacanya semangat untuk merobohkan tembok penghalang cita-citanya. Dengan keyakinan Man Jadda Wajada, raih cita-cita yang sudah diimpikan.

    Khamdan Nuryanto
    Mahasiswa Matematika FMIPA UNDIP 2007

  102. Muhammad Makhdum 9 June, 2010 at 12:46 pm #

    Negeri 5 Menara membuat saya semakin yakin dengan Man Jadda Wajada. Sebagai seorang guru, Man Jadda Wajada menjadi mantera andalan untuk membakar semangat semua murid-murid saya.

  103. muhammad hadi 13 June, 2010 at 4:10 pm #

    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    setelah membaca novel negeri 5 menara semangat ana bwt ngamalin mantera ajaib itu tambah kuat, ana pengen jadi sosok seperti santri gontor yang percaya dan yakin akan MAN JADDA WA JADA , ana juga pengen bwt menjejakkan kaki di PM, tpi gx tw cranya……….

  104. Reja Arwinsyah 14 June, 2010 at 2:49 am #

    Assalamu’alaikum
    Jujur saja setelah membaca buku ini saya kembali mendapatkan kesegaran dalam prinsip-prinsip serta semangat yang dulu pernah saya pelajari, yg mungkin krn perubahan jaman dan pergaulan sedikit berubah, karena saya juga dl lulusan Pondok sejenis di Medan-Sumut yg ustad2nya dari PM. Dengan membaca buku ini memori saya kembali ke masa itu,dengan pengalaman yang nyaris sama dialami oleh santri2 ditempat sy dl belajar.Salut buat Kang Fuadi bisa menuangkan cerita sederhana tp penuh makna.#wah kalo ada film jd pengen ikutan audisi# :)

  105. maulana agus 15 June, 2010 at 1:25 am #

    Aku sudah baca buku N5M lebih 60%, belum tamat. Walau gitu, aku merasakan makna yg dalam dari buku ini terutama tentang konsep IKHLAS dan TULUS. Alhamdulillah.

  106. karwaty putri 16 June, 2010 at 6:55 am #

    :) membaca isi bku ‘negeri 5 menara’ seperti di ajarkan segala petuah hidup, saya bangga ternyata ada orang sperti uda ahmad fuadi yg mau secara tdk langsung membagi ilmu dan segala pengalaman hidupnya bt dikthui orang byk,….sukses buat novelnya!

  107. karwaty putri 16 June, 2010 at 6:56 am #

    :) membaca isi bku ‘negeri 5 menara’ seperti di ajarkan segala petuah hidup, saya bangga ternyata ada orang sperti uda ahmad fuadi yg mau secara tdk langsung membagi ilmu dan segala pengalaman hidupnya bt dikthui orang byk,….sukses buat novelnya!

  108. karwaty putri 16 June, 2010 at 6:57 am #

    :) membaca isi bku ‘negeri 5 menara’ seperti di ajarkan segala petuah hidup, saya bangga ternyata ada orang sperti uda ahmad fuadi yg mau secara tdk langsung membagi ilmu dan segala pengalaman hidupnya bt dikthui orang byk,….sukses buat novelnya!

  109. karwaty putri 16 June, 2010 at 6:57 am #

    :) membaca isi bku ‘negeri 5 menara’ seperti di ajarkan segala petuah hidup, saya bangga ternyata ada orang sperti uda ahmad fuadi yg mau secara tdk langsung membagi ilmu dan segala pengalaman hidupnya bt dikthui orang byk,….sukses buat novelnya!

  110. kacap 17 June, 2010 at 4:43 pm #

    novelnya keren n banak ssuai degan realita hidup anak asrama tetapi ada kata “uir-uir” dalam noverlnya aq jadi ak berpikir panjang untuk mengetahuinya…
    hehehe
    uir-uir dah ada dalam bahasa Indo y…
    he
    thanks

  111. Anonymous 18 June, 2010 at 5:59 am #

    ui-uir ada di kamus besar bahasa indonesia terbitan pusat bahasa edisi keempat:)

  112. saepul sambas 21 June, 2010 at 11:53 am #

    sukran 100kali untu bukunya/// makasih soalnya saya bisa menghargai perjuangan diri saya sendiri dan orang lain sekali lagi sukron….sukron…..sukron

  113. Dio 22 June, 2010 at 11:14 am #

    Filmnya kapan ???
    Sudah ditunggu …

  114. ahsani 26 June, 2010 at 5:02 am #

    :)
    jujur ahsani suka banget sama negeri 5 mnara….

    ahsani pengen kayak kak Ahmad fuady dn frind”y….
    barakallahu fiikkum

  115. ramaryan 28 June, 2010 at 12:29 am #

    alhamdulillah saya bersyukur banget bisa ketemu ma buku ini.buku ini sangat cukup memberikan pelajaran bagi siapa pun yang ingin menjadi orang sukses termasuk saya. B)
    “Man Jadda Wajada”

  116. dynurs 28 June, 2010 at 2:08 am #

    alhamdulillah ada novel seperti tulisan bang fuadi ini.. masyarakat butuh bacaan yg “bernutrisi” seperti ini.
    novel ini bikin perubahan d rumah kami. bapak yang biasanya say “no” to novel, begitu saya bawa novel ini ke rumah, langsung anteng ga boleh diganggu saking khusuknya baca ni novel. lucunya lagi jadi masing2 punya, bapak beli lagi, ibu juga, tujuannya: biar bisa dipinjemin ke orang banyak, banyak pahalanya, gitu katanya :D

  117. sri sundari 28 June, 2010 at 5:32 am #

    alhamdulillah ada novel yg sangat inspiratif dan membangun. menjadi pembakar semangat bagi perubahan dan perbaikan, selama kita mau berusaha :cheer:

  118. Rakhmat Ichsan 28 June, 2010 at 3:54 pm #

    Membaca 5 Menara, membuat saya terkenang nilai nilai hakiki untuk membentuk pribadi pribadi yang tangguh. Kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, dan banyak lagi. Termasuk kesederhanaan, tidak hanya dalam pola hidup, tapi juga dalam bersikap. Saya terharu, saya rindu Ayahanda tersayang, dengan kesederhanaan beliau, kejujuran beliau, daya hidup beliau yang mencerahkan banyak orang disekitarnya. Semuanya adalah warisan yang melibihi harta kekayaan.

    Bayangkan, sebuah pondok dengan ribuan siswa, dengan sikap hidup yang mencerahkan banyak orang, yang kemudian menjadi pemimpin dimasyarakat, dan memberi warna indah kepada kehidupan. Seperti Baso dan ALif yang melengkapi, seperti Said yang berbagi. Indah.. sungguh indah.

    Duduk bersama dengan seember kopi, bercerita dan berbagi.

    Begitu sederhana. Sungguh indah. Saya menangis.

  119. dini 4 July, 2010 at 8:50 am #

    :) :cheer:
    setelah baca novel ne……
    aq mulai ngersa bahwa aq ne telah nyia-nyiain ortuq yang dah masukin aq kponpes……
    aq baru nyadar klo ponpes tu……banyak sekali kenangan yang terukir dari mulai dari suka sampai duka bersama dalam sebuah kehidupan yang jauh dari ortu…..
    kak fuadi……
    makasih……..
    karena dari buku ini aq sadar bahwa Allah telah memberi setiap hal yang baik dalam kehidupan kita…..

  120. Anonymous 9 July, 2010 at 7:50 am #

    Setelah baca Novel yang indah ini aku jadi sering berandai-andai, andai aku jadi menara yang ketujuh…….mmmmmm indah kali ya !!! Sekarang aku membagikan mantera sakti ini kepada teman-temanku dan ufffh…. teman-temanku yang punya anak laki jd terinspirasi memasukan anak lakinya ke pesantren…kepengen membangun menara-menara baru… Novel ini benar-benar menginspirasi kami thank,s and bravo buat para sahibul menara…. :) :) :)

  121. Ira 14 July, 2010 at 7:35 am #

    Alhamdulillah, setelah membaca novel ini. Kali sekeluarga terharu, termotivasi. Anak kami pun akhirnya bulan Juli ini masuk ke Boarding School, yang berjauhan dg kami. Merantau…Mereka di Jawa..kami orang tuanya di Borneo Island. Semoga ada kisah2 inspiratif berikutnya.

  122. Anonymous 17 July, 2010 at 5:45 am #

    aduh..nangis aku. :(
    mmbaca prjuangan Baso.

  123. hanif 17 July, 2010 at 5:47 am #

    aduh..nangis aku. :(
    mmbaca prjuangan Baso.

  124. Anonymous 17 July, 2010 at 1:40 pm #

    :) :) :)

    ditunggu filmnya……..

  125. July 18 July, 2010 at 1:24 pm #

    Assalamu’alaikum Pak Fuady,,
    makasih yah udah mw datang di acara diskusi publik kami hari ini,,, mohon maaf atas segala kekurangan panitia….

    semoga sukses selalu dan ikhlas.. :lol:

  126. Ibrahim Royo 24 July, 2010 at 11:11 pm #

    aslmlkm,,,
    ya Akhi,,, novel ini begitu lar biasa,,,

    menurut ana “negeri 5 menara” itu…

    inspiratif,,, pemilihan kosakata yang ajaib, dan mendidik,,, adalah 3 hal yang bisa menggambarkan cerita “negeri 5 menara” wajib punya dan baca,,,

    semoga akhi bisa terus berkarya dan menghasilkan novel2 berkelas seperti negeri 5 menara…

  127. Khoirunnisa hidayat 29 July, 2010 at 7:48 am #

    Ass..
    jadi makin nyesel deh gak jadi mondok di Gontor..
    tapi gak papa deh, dengan baca novelnya aja aku serasa mondok disana.. hehehe
    syukron katsir yaa buat kak ahmad fuadi yang udah bikin novel ‘Negeri 5 menara’ ini jadi salah satu buku yang menginspirasi aku bangettt.. :)
    terus, mantra ‘man jadda wajada-nya juga nyihir akuuu banget kak,,bikin aku tambah semangat ’45 untuk berani bermimpi yang diiringi pula dengan kerja keras , do’a & keikhlasan :)

  128. muas 29 July, 2010 at 9:51 am #

    kenapa N5M baru sekarang, bukan waktu aku dl mondok di Babussalam madiun dan Al amien madura,(masih asuhan pondok gontor)nyesel :confused: , gondok :X , belum tau :?: , saatnya berjuang man jada wa jadda. :woohoo:

  129. teguh rafah 1 August, 2010 at 2:28 am #

    :shock:

  130. bunda ayesha 5 August, 2010 at 5:21 am #

    :cheer: :cheer: alhamdulillah saya bisa bertualang ke “gontor”, tempat di mana banyak guru, rekan, dan anak didik saya berasal. dan itu saya dapatkan dengan gratis tanpa harus mengeluarkan energi berlebih. saya skrg berkutat dengan bahasa Arab, tp belum pernah merasakan secara langsung aroma “pondokpesantren”. pernah timbul penyesalan sebelumnya, akan tetapi mas Fuadi dg N5M nya telah mengobati rasa tersebut, syukron katsiran ya..akhi…..

  131. Wulan 9 August, 2010 at 7:26 am #

    Finally, I got what I needed.
    This book helps me and inspires me to dream again..

    Man jadda wa jada! ;)

  132. yulfina 9 August, 2010 at 8:15 am #

    :side:
    novel yg bagus,cuma ada beberapa penulisan huruf,kalimat dan tanda baca yg salah.editorx harus lebih jeli tuh
    aku tunggu yg ke2……..,good luck. :P

  133. ryan muhammad 10 August, 2010 at 12:45 pm #

    buku yang sangat keren! inspiratif dan membawa kita ke sebuah tempat yang bernama kesuksesan!

  134. rudy 12 August, 2010 at 12:58 pm #

    keren banget novelnya! sangat menginspirasi.

    pastinya bakalan seru filmya!
    kapan casting buat pemerannya dimulai? pengen banget ikutan jadi pemeran dalam filmnya…

  135. rudy 12 August, 2010 at 1:03 pm #

    novelnya keren banget! sangat menginspirasi.
    kapan casting pemeran buat filmnya dimulai? pengen banget jadi salah satu pemeran di filmnya.

  136. astripus 13 August, 2010 at 12:03 pm #

    :) :) :) Baca negeri 5 menara buat saya jadi pengen masuk pesantren, kenapa? Soalnya saya tertarik aja sama kejadian yang di gambarkan di novel itu. Yang paling buat saya berlinang air mata adalah Baso yang ahirnya harus keluar dari PM. Sehari setelah baca negeri 5 menara saya jadi semangat belajar. Pokonyaaaaaa keren banget deh novelnya, filmnya harus lebih keren dari novelnya yaaaaaaaa :P

  137. Opang Noval 18 August, 2010 at 3:50 am #

    Cukup luar biasa novel ini, cukup meng inpirasi, dan mengingatkan kepada keponakan yang saya yang belajar di salah satu Pondok pesantren Modern di kab. Pandeglang dan saya baru tahu persis kehidupan di PM yang sungguh luar biasa. banyak sudah saya sering mendengar, para alumnus PM yang semua handal…semoga kaya N5M terus dapat menginpirasi generasi kita mendatang.

  138. Rinayya 27 August, 2010 at 6:09 am #

    klo bleh tau, pmain film N5M spa aja ya?

  139. leni luwina 3 September, 2010 at 4:05 am #

    bener- bener buku yang sangat bagus, menarik, dan memberi inspirtaif,..:P

  140. heni okel 13 September, 2010 at 12:11 pm #

    :shock: buku yg sangat berbeda dari buku yg pernah saya baca.. sungguh sungguh sungguh keren… seandainya saya punya anak laki2 heheh aq kirim k sana dech… kapan buku barunya terbit.. gak rugi buat beli buku kayak gini lagi.. sipp..

  141. Emmil Jenbo 17 September, 2010 at 11:56 am #

    Karakter yg mirip bgt sama aku, dari awal sampai akhir iitu, Alif. Susah menghapal,(Mendingan ngerjain soal matematika drpd Pkn) Suka nulis & Photograp.
    Makanya, aku pengen tau rasahia-nya, seorang yg susah menghapal ini ko bisa dapet beasiswa sebanyak itu :)

  142. dwi suci lestariana 24 September, 2010 at 2:22 am #

    sangat menginspirasi saya, sehingga saya ingin menyandang predikat (lagi) sebagai mahasiswi (ingin lanjut pasca sarjana) :) , semoga Allah memberi kemudahan jalan…..amiinnn :)

  143. Natasha 24 September, 2010 at 7:31 am #

    Wah, ini salah satu novel paling berharga yg saya miliki. Sebelum membaca novel ini, saya sama sekali tak tertarik dgn pesantren, walaupun itu adalah pesantren modern. Ceritanya jg unik, membuat saya ketagihan. Selama membaca buku ini, saya spt merasa mondok, hehe ^^

    Untuk penulis jgn berhenti berkarya, saya pasti akan menunggu karya selanjutnya. Oya, filmnya kapan release? Saya sudah tak sabar menunggu. Sepertinya Lukman Sardi cocok jd salah satu pemerannya (semoga) :woohoo:

  144. bahien mustasfiyah 24 September, 2010 at 9:22 am #

    :P jdi penasarn ne m novelx

    q nabung dlu dh bwt bli novelx :P :( :(

  145. Darkovaelena4 24 September, 2010 at 9:52 pm #

    ??-??-??, ????? ?????, ??-??-??!!! [url=http://lublyugotovit.ru][b][i][color=aqua][size=large][size=x-small][/size] [/size][/color][/i][/b][/url] [url=http://temnoblog.ru][b][i][color=aqua][size=large][size=x-small][/size] [/size][/color][/i][/b][/url] [url=http://antisova.ru][b][i][color=aqua][size=large][size=x-small][/size] [/size][/color][/i][/b][/url] [url=http://ekrankino.ru][b][i][color=aqua][size=large][size=x-small][/size] [/size][/color][/i][/b][/url]

  146. ganiez 25 September, 2010 at 4:46 am #

    hmm,, kpn ni filmnya..???

  147. pYeeti 25 September, 2010 at 9:53 am #

    :kiss: aQ ciNta dengan aLur cerita N5M…………
    Sangat inspiratif sekali N TOp abizzzzzzzz……..
    noveL ke2 Q tunggu lho……….

  148. Isna 26 September, 2010 at 3:32 am #

    Novelnya keren,.inspiratif.
    apalagi suasana di dlam novel ngena bgt coz aku pernah juga ngerasain 6thn bljr di pondok,.duh,jadi kangen ma suasana belajar dulu,.

  149. nurawan 27 September, 2010 at 3:33 am #

    Wonderfull, salah satu novel terbaik yang pernah saya baca. Novel penggugah semangat yang membawa kita ke alam mimpi yang nyata. Semoga semakin banyak yang membaca novel ini dan terinspirasi olehnya.

  150. pramudhita 28 September, 2010 at 4:28 am #

    bagus bgt.
    sy jg alumni PM..
    tp pm skrang beda bgt ama yg dulu.
    oia..jangan jangan nonton bola dibolehin sampe hari ini garagara sejarah Dulmajid..hehehe

  151. david 29 September, 2010 at 7:51 am #

    good one sir , what a lovely books to read …. pertama saya baca langsung ketagihan sampai akhirnya gak kerasa 3 jam berlalu dan habis semua saya baca isi tulisan anda. saya sendiri pernah “mondok”, kebetulan ayah saya juga alumni gontor (jaman PKI kayaknya hehehehe) 1 hal yg sangat membuat saya tertarik adalah masa dimana flashback mengingat masa jauh ke belakang kayaknya semua alumni gontor gak akan pernah lupa kalo masa2 terbaiknya pasti di KMI gontor. once again congrats di tunggu buku ke2 nya …

  152. harvan 5 October, 2010 at 8:21 am #

    :lol: saya sangat suka dg novel ini karna saya seorang pelajar saya ingin sekali mengikuti jejak langkah tokoh ini terima kasih kepada penulis yang pantas di ancungkan jempol

  153. Doni Dwi Cahyad 10 October, 2010 at 6:25 am #

    saya suka gaya penulisannya A. Fuadi. Mengalir dan tidak mengada-ada. :cheer:

  154. rinri 15 October, 2010 at 6:55 am #

    :)
    karya yg sgt spektakuler….
    sngt inspiratif….
    mmbuat saya ntuk tak prnh brhnti bermimpi,,
    dgn kesungguhan insyaalh mimpi itu terwujud
    man jadda wa jadda!!

  155. anonymous 19 October, 2010 at 12:40 am #

    saya sangat menunggu buku keduanya nih :woohoo:

  156. Dwininingtyas 25 October, 2010 at 6:52 am #

    Saya mencoba search di Facebook, tapi saya tak menemukan grup Komunitas menara, yang ada komunitas menara batavia dan Komunitas Menara Cawang, serta negeri 5 menara. bagaimana? :dry:

  157. Anonymous 28 October, 2010 at 11:43 am #

    coba search “komunitas menara”, nanti foto profilnya tulisan hijau “komunitas menara”

  158. latifatul fajriyah 28 October, 2010 at 10:51 pm #

    aq suka dengan ceritanya!
    semoga bisa menjadi penyemangat hidup para remaja yang ingin menjadi sukses
    MAN JADDA WA JADA,,,

  159. Triyatno 31 October, 2010 at 9:18 am #

    :cheer: :cheer: setelah membaca isi novel ini membuat lebih bersemangat untuk meraih mimpi yang tentunya dengan doa dan ikhtiar tiada henti….. dengan kunci tawakal… insyaallah mimpi itu akan kita raih… amin… man jadda wajada….

  160. Rahma 9 November, 2010 at 1:33 am #

    mas fuad boleh ngritig nggak…alur novel agak lambat ya Mas, jadinya terasa lama bacanya buat saya… :( trus juga saya haus kalimat-kalimat sastra yang dalam…dan saya tidak menemukannya di N5M hiks…over all, salut buat karya Mas Fuad!!! Man Jadda wa jada!!!

  161. Zulvadly 29 November, 2010 at 12:38 pm #

    Assalamualaikum uda!

    Kapan niy awak bisa baca Ranah Tiga Warnanya?
    dah tak tahan ini.. haha :)

    semoga segera meluncur yaa berita baiknya..
    Barokalloh!!!

    Wassalamualaikum..

  162. Yerma 30 November, 2010 at 1:20 am #

    :) Assalamualaikum wr wb….
    Saya benar-benar terkesan dengan novel ini, penuh motivasi, ketekunan dan semangat pantang menyerah dalam menuntut ilmu. Novel ini mengingatkan saya dengan cita-cita saya yang tidak kesampaian, tapi saya tidak menyesalinya. Berkat Man Jadda wajada, akhirnya saya berkiprah dibidang yang tidak jauh beda dengan orang tua dan keluarga besar saya, yaitu pendidikan. Buat bung Ahmad Fuadi, ” Salamaik sukses, mudah-mudahan Maninjau bisa kembali melahirkan penulis sukses seperti Alm. Buya Hamka. Saya bangga dengan anak kampuang Bayua, saya tunggu Ranah Tiga Warnanya.

    Wassalam

    Yerma, anak kampuang lubuakbasuang

  163. al Ayyubby 4 December, 2010 at 7:05 pm #

    10 tahun yang lalu, saya pernah ke Ponorogo, Gontor untuk mendaftar menjadi santri.. Tapi sayangnya saya gak lulus di hampir semua pesantren cabang Gontor. Setelah membaca novel Negeri 5 Menara ini, saya benar-benar rindu pada Gontor, rindu suasananya (saya pernah 2 bulan tinggal di Gontor 1 untuk menjadi Calon Pelajar). Membaca Negeri 5 Menara, hasrat untuk datang ke Ponorogo, menjenguk Gontor sangat besar, menjenguk tempat yang sudah 10 tahun tak bersua. :)

  164. tiha 6 December, 2010 at 12:43 pm #

    :cheer: jadi mucul kembali keinginan masuk pesantren

  165. imtiyaz 30 December, 2010 at 8:53 am #

    kepercayaan diri tumbuh untuk mulai bangkit dari angan-angan kosong menjadi sebuah cita-cita dengan banyak motto hidup di dalamnya.
    man jadda wa jada, ikhlas, dan doa.

  166. Inggrit Dewi Wulaningtyas 31 December, 2010 at 4:11 pm #

    Sangat beruntung sekali para sahibul menara karena mempunyai kesempatan untuk mengincipi dunia pesantren…
    saya dan para pembaca lainnya juga beruntung karena berkesempatan untuk membaca novel N5M, banyak hal yang bisa dipetik untuk dimaknai dari setiap cerita, saya yakin dengan “man jadda wa jadda” kita semua dapat menggapai mimpi setinggi yang kita mau…
    Terimakasih telah berbagi cerita ^^v

  167. Anisah 2 January, 2011 at 7:20 am #

    Salam semua.. saya sudah membaca novel negeri5menara.. Novel yang sangat best dan tidak sama dengan novel2 lain yang pernah saya baca. Saya menanti sambungan novel ini. Amat bersesuaian dengan karier saya sebagai seorang guru.

  168. solihul 3 January, 2011 at 10:06 am #

    wah novel ini memberi asa baru untuk saya untuk menjadi penulis, katanya menjadi penulis itu bisa mengguncang dunia lho[benar ngga yah] dan ternyata bang fuadi mengguncang dunia dg novelnya yg inspiratif dan yg pasti mendidik, doakan ya bang penulis selanjutnya adalah aq, mohon bantuannya yah. :) :whistle:

  169. widya 6 January, 2011 at 2:01 am #

    baru beberapa lembar membacanya sj sudah membuatku ingin kembali kemasa lalu dan merasakan sekolah di pondokan. rasanya indah dan bahagia bgt orang yang ‘benar2′ sekolah di pondokan, sudah dapat ilmu dunia dapat ilmu akhirat pula. rasanya memang lebih lengkap bgt. seimbang. shgg bs diumpamakan sugeh dunyo lan sugih akhirat… yo kan kang? salam

    u novelnya… i like it :!: :!:

  170. Jihan 8 January, 2011 at 2:19 am #

    saya terbengong2, terpana, terkesan, terharu, tertawa… campur aduk!!! :) sangat inspiratif!!

    Novel yang memikat

    Novel yang… hangat, Sehangat susu coklat… Lezatt :)

  171. Zulhan Pratama 9 January, 2011 at 7:22 am #

    ;) aku terkesan banget ketika tahu lebih tepatnya dengeer dari temenku kalo ada Novel yang mengisahkan ke-pesantrenan karena aku sendiri dah lama banged hidup di dunia esantren karenanya setelah aku baca buku itu aku terkesan banged makanya sekarang aku lagi nyusun skripsi tentang novel tsbt. doain ya mas fuadi agar aku lulus dengan nilai A aja deh…heh…ya paling nggak karena aku bawa novel mas….

  172. solihulmujtahid 10 January, 2011 at 12:03 pm #

    ini adalah novel yg penuh inspirasi bagiku, kerna novel ini mengajarkan untuk manjadda wajada dan selalu ikhlas dalamsetiap beramal aku pun ingin menjadi penulis yg penuh dg keihklasan dan bisa menginspirasi orang banyak, doakan aq yah agar pada suatu harinanti aq benar2 menjadi penulis yg ikhlas dalam beramal amiin.

  173. Anindika Ramadhan 14 January, 2011 at 9:52 pm #

    Sebelumnya apa pernah gue suka baca novel? gak pernah kepikiran, karena gue sangat gak suka novel. suatu ketika gue ngeliat novel punya nyokap gue dan itu novel yang pertama gue baca dalam hidup yang dahSyat ini(lebay). Judul novelnya “Negri 5 Menara” bingung kan artinya apa? ok gue kasih tau menurut pendapat gue dan opini tentang novel hebat ini. NEGRI 5 MENARA, novel kolosal yang sangat hebat karya A. fuadi seorang mantan wartawan tempo dan VOA yang sekarang menjabat sebagai direktur. Beliau adalah lulusan pesantren modern gontor di jawa timur. Novel ini menceritakan hal-hal yang hebat dalam diri remaja, luar biasa sekali, dari seorang anak kampung rantauan dari ranah minang, sekarang bisa dilondon?, bisa karena dengan mimpi kita bisa termotivasi untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mencapainya, dan menikmati keindahan mimpi itu sendiri. Ada satu mantra dan kata dalam pesanan di novel ini yang sangat hebat, benar, cekatan, spektakuler, lur biasa, (kelamaan he3x) “Man jadda Wa jadda” “Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka akan berhasil” gue akuin ini kata terhebat dalam buku ini. semoga novel ini bisa difilm-in ya dan gue pengen jadi bintang filmnya, kalo ada gue mau ikut casting :D. So jadi guys pesan gue, Jangan takut untuk bermimpi karena mimpi adalah modal awal dari sebuah kesuksesan kalian, gak ada yang gak mungkin kalau kalian berusaha dan Allah berkehendak. :)

  174. SADARISMAN 17 January, 2011 at 1:40 pm #

    :cheer:
    salam…..saya dari Kunak, Sabah, Malaysia.Pelajar dari Universiti Malaysia Sabah. Saya akan memilih novel ini sebagai novel pilihan untuk PROJEK PENULISAN dalam belajar Sastera Dunia..Novel ini akan diulas dari segi watak,plot,naratif,tema,nilai dan pendapat peribadi saya..

  175. darwis 21 January, 2011 at 8:44 am #

    :woohoo: Novel yg mengugah, rasanya saya ingin menjadi bagian dari cerita ini,lucu,semangat dan kadang sedih, wuh… very interesting, jd inget dgn keponakan yang mau meneruskan cita2 sy masuk pesantren, walau bukan gontor namun sistem pendidian hampir 100 pct seperti gontor…. Man jadda wajjada … untuk keponakan saya wahyu syuhada… teruskan cita2 uwak… yg kandas…,

  176. Farida 21 January, 2011 at 12:46 pm #

    assalammualaikum :)
    setelah membaca novel yg dahsyat ini saya menjadi lebih termotivasi untuk lebih berusaha, bersabar dan selalu ikhlas. bahasa yang di sajikan sangat bersahabat dengan para pembaca, membuat saya ingin juga merasakan pengalaman seperti di novel ini. banyak banget pelajaran yang bisa saya ambil, sangat bermanfaat untuk menjalankan aktivitas saya kedepannya. sampai-sampai saya ingin sekali membagi pelajaran yang saya dapat dari novel ini kepada orang-orang terdekat saya.
    mantra dan kata-kata mutiara dalam novel ini sungguh mempunyai magic yg memotivasi saya untuk lebih baik dan lebih berusaha lagi serta selalu memberikan usaha terbaik.

  177. tsani hakimi 22 January, 2011 at 7:18 am #

    testimoni saya? hmm… coba buka link ini:
    http://ratsani.wordpress.com/2011/01/21/meet-the-writer/
    ;)

  178. Elly Wani 25 January, 2011 at 4:48 am #

    Novel yang KEREN dan DAHSYAT…
    begitu menggugah semangat dan motivasi untuk berkarya mewujudkan mimpi.

  179. Elly Wani 25 January, 2011 at 5:06 am #

    Novel yang KEREN dan DAHSYAT…
    begitu menggugah semangat dan motivasi untuk berkarya mewujudkan mimpi.. :)

  180. indrie 25 January, 2011 at 10:05 am #

    SUbhanallah,,,ni buku kerend sangadd,,memacu motifasi n semangad untuk meraih cita” stinggi tinggi nya,,buku k2 Ranah 3 warna jg OK,,Man jadda wa jada,Man shabara Zafira

  181. indrie 25 January, 2011 at 10:10 am #

    SUbhanallah,,,ni buku kerend sangadd,,memacu motifasi n semangad untuk meraih cita” stinggi tinggi nya,,buku k2 Ranah 3 warna jg OK,,Man jadda wa jada,Man shabara Zafira

  182. Aisyah S. 26 January, 2011 at 12:23 pm #

    buku negeri 5 menara jadi tertarik untuk saya beli karena menonton acara Kick Andy. sy pribadi penasaran dgn dinamika kehidupan anak pesantren, terutama di Gontor. ceritanya sangat membukakan mata, mengubah persepsi anak pesantren adalah anak berandalan yg diharapkan berubah dgn masuk pesantren. jadi pengen masukin anak ke gontor nantinya hehe..
    mantra man jadda wa jada serta man shabara zhafira, dan yang lainnya; turut jadi mantra hidup saya. di kamar saya tuliskan besar2 MAN JADDA WA JADA! alhamdulillah semester pertama ini, IP saya sangat membanggakan..
    buku Ranah 3 Warna jg baru saya tamatkan, kali ini membuat saya bersemangat untuk mencari beasiswa :)
    terima kasih atas cerita super inspiratifnya!

  183. syamendra 29 January, 2011 at 2:55 pm #

    buku ranah tiga warna membuat saya mengingat perjuangan saya ketika mengikuti berbagai test untuk masuk UI.. dan buku negeri 5 menara yang membuat saya semakin bersemangat ketika mengikuti snmptn karena,N5M saya baca seminggu sebelum test snmptn.. :)

  184. Randu Falsafah Siregar 1 February, 2011 at 4:28 am #

    Negeri 5 Menara menghempas anganku, seolah aku kembali ke pondok, dimana saat itu antara aku dan alif punya kebiasaan yang sama; lalu tiba-tiba saja, aku ingin menuliskan kisahku. Negeri 5 Menara lebih menginspirasi dari Laskar Pelangi.

  185. RiviMks 1 February, 2011 at 5:25 pm #

    Assalam alaikum wr wb
    Novel N5Mny kerenn.
    R3W lbih kereen lagii.. :)
    bisa dijadikan motivasi untuk menggapai citacita.
    tidak sabar tggu novel lanjutannya dan filmnya.
    kalo bisa dtg ke Makassar juga yah…
    :P :P :P

  186. mutia 3 February, 2011 at 12:39 pm #

    :cheer:
    bagus bgt…
    betul-betul memotivasi saya..
    semangat untuk belajar jadi makin tinggi..
    MAN JADDA WAJADA & MAN SHABARA ZHAFIRA akan saya jadikan motivasi hidup saya..
    Kata-kata dalam novel ini ringan tapi ngena di hati..
    terima kasih udah bikin karya sebagus ini..
    saya tunggu buku ketiganya.. :kiss:

  187. adesfialdi 6 February, 2011 at 2:00 pm #

    mantap caritonyo uda… dinanti novel r3w nyo n novel2 lainnyo dkampuang

  188. Luqman 8 February, 2011 at 10:49 am #

    kerenn…baru tau ternyata belajar dipondok tidak speerti yang aku bayangkan selama ini :) ,kok g dibikin film aja?,jadi ada rencana libur uas semester ini jalan2 ke PM,Ponorogo…

  189. eka dita hasni 9 February, 2011 at 1:15 am #

    Membaca buku “Negeri 5 Menara” seperti menelurusi perjalanan masa lalu saya, dan ketika melanjutkan buku ke 2 “Ranah 3 Warna” maka hanya bisa bilang salut, bravo dan untuk semua ramaja dan pecinta dunia pendidikan wajib baca tapi yang asli lho :)

  190. muhammad risvan arisvian 10 February, 2011 at 9:50 am #

    :D
    sebuah tanda yang pantas untuk membuka jalan pikiran ketika saya larut membaca N5M… menginspirasikan saya sebagai mahasiswa yang kuliah d sebuah universitas islam negeri di bandung untuk terus menekuni dan memperdalam wawasan tentang ilmu agama, baik dari hukum-hukumnya maupun dari kebudayaan juga tarbiyatul islamiyahnya…

    saya bukanlah orang yang bisa berbicara bahasa asing… tapi dengan membaca buku ini saya tergugat untuk bisa belajar bahasa arab dan bahasa inggris yang d kampus saya pun itu menjadi mata kuliah yang wajib.

    kalau bisa akh FUAD dan kawan kawan… tolong bantu para mahasiswa yang tadinya gak bisa bicara bhasa arab… dan bhasa inggris menjadi bisa menguasai dan berbicara dengan bhasa itu… yaa… salah satu contoh yang ingin bisa bicra dengan bhasa itu seperti saya ini… hhe.. ada yang bilang kan”orang yang terbaik adalah o0rang yang bermanfaat bagi orang yang ada di sekelilingnya…” nah… selain PAUD.. mari kita bikin komunitas yang ingin bisa berbicara bhasa arab dan bhasa inggris..

    terima kasih atas dedikasinya menulis untuk menceritakan keadaan pesantren… karna jujur… saya lagi “dekat” dengan ssorang akhwat yang lulusan dari pesantren… ketika baca buku ini saya langsung terbantu untuk memahami dia… soalnya saya bukanlah lulusan pesantren… tapi lulusan SMA sama seperti “atang” hhe.

    syukran katsiraa… :)

  191. novera 15 February, 2011 at 2:33 pm #

    :cheer: buku ini inspiratif, ketika membaca sman 5 bekasi kang fuady bisa hadir untuk membedah bukunya, saya berinisiatif ingin mengundang kang fuad membedah bukunya di SMA Darul hikam Bandung, selain saya banyak anak didik saya sangat tertarik akan dengan novel ini, mudah2an setelah dibedah dapat memberikan motivasi lebih, dari membaca novelnya karena lebih paham pemaknaan setiap cerita yang akan tuliskan.. kiranya kang fuad tertarik?

  192. Elien 20 February, 2011 at 8:13 am #

    Assalamualaikum…..
    saya sangat terkagum pada saat membaca buku Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna…. Buku ini membuat Sya tambah semangt untuk memcapai cita2 yang saya ingin kan…serta memberikan Motivasi Inspirasi Kepada siapapun…saya Yakin mantra
    MAN JADDA WAJADA & MAN SHABARA ZHAFIRA akan berlaku untuk siapa pun yang meyakini nya… serta Kesabar adalah kunci dari segala kesuksesan…..
    Mudah2an Mimpi Saya untuk melanjutkan Studi Saya Akan tercapai… Aminnnn…

  193. Diaz Samodro 20 February, 2011 at 3:28 pm #

    Assalamualaikum,
    Dari saya lahir sampai sekarang, saya sangat tidak menyukai membaca Novel. Ada beberapa novel menurut beberapa orang ataupun kakak saya bagus, tapi pastilah kandas di tengah jalan, biasanya paling banter hanya 50 halaman :whistle:
    Percaya atau tidak, Negeri 5 Menara adalah novel pertama yang saya baca tuntas dan Ranah 3 Warna adalah novel kedua yang saya baca tuntas :)
    Entahlah, mungkin penulisan dr mas Alif membuat saya menjadi penasaran untuk terus membaca.
    Nice story! sangat inspiratif..
    Good luck to you…

  194. mahrizal 22 February, 2011 at 3:04 am #

    Shubuh tadi saya mengkhatamkan novel ini
    bagus sangat bagus menginspirasi saya

    saya ingat akan mimpi2 dan perjuangan masa-masa lampauku

    semoga aku bisa meraihnya dan belum terlambat

    ‘Man Jadda Wajada’ agaknya perlu dijadikan prinsip

    inspiratif…….

  195. agung adrian 22 February, 2011 at 12:56 pm #

    :) Assalamualaikum wr.wb
    Saya udah baca novel 5 menara dan ranah 3 warna masing2 2 kali, alahamdulillah setelah baca novel ini saya menjadi termotivasi untuk mengejar cita cita saya, di buku catatan saya tulis MAN JADDA WAJADA dan MAN SHABARA ZHAFIRA, bahkan di loker tempat kerja saya sampai saya tulis juga.
    Meskipun 2 kali sudah saya baca masih tetap ga bosen buat ngebaca nya.
    Semoga novel ini dapat menginspirasi terus semua pembacanya,,,

    Waslm,
    Yang selalu akan saya ingat “siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil” dan “siapa yang bersabar akan beruntung”. :cheer:

  196. fifi dwi pratiwi 5 March, 2011 at 4:48 am #

    Novel ini menjadi menu makanan wajib untuk hati dan jiwa saya setiap kali saya merasa lelah dan letih dalam menjalani hidup dan upaya mengejar impian yang seringkali berjalan tidak sesuai dengan keinginan kita..
    novel ini selalu memberikan kesejukan sekaligus menyalakan kembali semangat saat sedang berada di titik nadir..
    novel ini juga slalu mengingatkan saya, bahwa mengejar impian dan cita2 bukanlah suatu hal yang mudah…banyak hal yang harus diperjuangkan dan diusahakan..Man Jadda wa Jada..Man Shabara Zhafira..
    :D :D :D

  197. fifi dwi pratiwi 5 March, 2011 at 5:00 am #

    Novel ini menjadi menu makanan wajib untuk hati dan jiwa saya setiap kali saya merasa lelah dan letih dalam menjalani hidup dan upaya mengejar impian yang seringkali berjalan tidak sesuai dengan keinginan kita..
    novel ini selalu memberikan kesejukan sekaligus menyalakan kembali semangat saat sedang berada di titik nadir..
    novel ini juga slalu mengingatkan saya, bahwa mengejar impian dan cita2 bukanlah suatu hal yang mudah…banyak hal yang harus diperjuangkan dan diusahakan..Man Jadda wa Jada..Man Shabara Zhafira..
    :D :D :D

  198. farida firdani 6 March, 2011 at 6:55 pm #

    saya ingin mnjadii sprti alif fikri ..
    dari maninjau ke amerika ..
    .
    noveL yg bner” menyadarkan hati dan pikiran ..
    B) :whistle: :D :silly:

  199. parjok 8 March, 2011 at 1:37 pm #

    :) novel negeri 5 menara > rangkuman cerita kehidupan yang mampu mengguggah selera semangat hidupku, mantra MAN JADDA WA JADA , mampu membawaku akan kenangan di masa SD dulu, sebuah mantra yang telah lama aku lupakan , mantra yang sering di dengungkan oleh guru-guru SD ku ,,,,

  200. hani 13 March, 2011 at 2:14 am #

    .sya ingin menjadi k’ Raja yg bisa hfal kamus :) :side: :confused:

  201. marday 15 March, 2011 at 3:22 am #

    [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Replica Hublot watches[/b][/url] are faithful duplicates of the fresh watches in completely senses. The newest technology and the high-grade materials are used in manufacturing to give them the equal genuine appear as the fresh ones.
    The craftsmen who manufacture these [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesal-hublot-watches_c1211][b]Hublot Replicas watches[/b][/url] are well known for their superior replicating skills and every particular of the fresh watch is mirroring to perfection. They accept such a resemblance to the real [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot watches[/b][/url] that even some experts are fooled by them. It is very difficult to spot the difference between the [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]replica Hublot watches[/b][/url] and the real watches since the replication is accomplished with down to the most microscopical degree.These [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot replica watches[/b][/url] are priced very commonsensible, which is the main cause why more and more people rush for them. An fresh [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot Big Bang watch[/b][/url] might price you thousands of dollars, while [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]a Hublot Big Bang Replica watch[/b][/url] only costs a small fraction of the revenue. People who purchase [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot Replica Big Bang Watches[/b][/url] are rather surprised at the top quality replica watches they acquire. Don’t hesitate and go get yourself [b]Hublot Replica [/b]
    [b][url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211]Watches[/url][/b]. Go visit our website if you prefer to acknowledge how.

  202. indraswari ismunandar 15 March, 2011 at 4:11 am #

    inspiratif. sebuah upaya untuk membujuk anak masuk pondok tanpa harus memaksa. trims mas fuadi untuk pembelajarannya. ayo dilanjut dengan buku ketiganya. saya g setuju kalo semua novel bagus dijadikan film. jadi kehilangan makna dan daya imaginasi pembaca.

  203. evhy 21 March, 2011 at 3:42 am #

    :) :lol: ;)

    novel yg sangat menyentuh jiwa,,,,bner2 bgus bgt bwt remaja,,,

  204. Syaiful Azman 22 March, 2011 at 7:54 am #

    :idea:
    Saya sangat terbawa dalam perasaan sedih pada sa’at BASO harus meninggalkan PM untuk berbakti kepada Neneknya yang lagi sakit, tanpa terasa Air Mata menetes dibuku.
    Situasi tersebut mengingatkan saya sewaktu Orang Tua Laki-laki saya meninggal dunia, dikala itu anak laki-laki saya (Fu’adi Asza Mubaraq) sedang berada dipondok pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang (SMP kelas 2, pagi-pagi buta sudah muncul dirumah, tanpa saya ketahui siapa yang memberi informasi kepada beliau.
    Dan Alhamdulillah ikut menyelenggarakan jenazah
    Anak saya tersebut bercita-cita ingin kuliah di Mesir, setelah membaca buku Negeri 5 Menara ini, semakin memperkuat mendukung untuk melanjutkan cita-cita Ananda

  205. febrina 25 March, 2011 at 8:49 am #

    ass …
    saya tertarik untuk ikut kegiatan sosial ini…
    setidaknya saya bs memberi dana sedikit sja lwt rekening”’
    karna kalo untuk terjun langsung tdk memungkinkan bg saya yg tgl d asrama

    saya sungguh tertarik membaca novelx
    stdkx bs jd inspirasi bwt q
    cita2 aq tamat dr sini aq pengen bekerja d bidang kesehatan sekaligus belajar ilmu agama.
    amin

  206. Arrizqie Dipojati 7 April, 2011 at 10:35 am #

    Saya sudah membaca buku Negeri 5 Menara dengan kata sakit nan ajaib bagi saya adalah man jadda wa jada.

    saya sangat terinspirasi….

    :cheer: :lol: :D
    dan satu kata lagi keren abissssssssssssssssssss

    dan di tunggu filim nya yachhhhh

  207. Anonymous 8 April, 2011 at 8:09 am #

    Fantasticccccc……….
    suka bgt m critay..
    cba kalo guru2 d Indonesia pnya smangat ngajar ky guru dN5M,
    wah pasti luar biasa….
    oy q tertrik dg visi & misi Komunitas Menara,
    di tunggu filmy..

    salam sukses,
    MAN JADDA WAJADA!!!! :)

  208. Raymon RE 12 April, 2011 at 6:27 am #

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya dapat hadiah buku negeri 5 menara dari teman yang sedang sekolah s2 di Bogor, karena saya lihat ada lanjutan nya maka sekalian saya beli juga ranah 3 warna.
    setelah baca… ruaarr biasaa, hebat kang….
    terasa terinspirasi….
    oh ya dulu juga saya ingin masuk teknik penerbangan ITB, tapi ga kesampaian :) alhamdulillah di terima di statitika unpad. yah itulah yang terbaik.
    man jada wajadda
    man shobiro zhofiro
    allaohu akbar….

  209. wahid raharjo 16 April, 2011 at 10:47 am #

    assalamu`alaikum wr wb
    admin yg terhormat saya ingin bertanya bolehkah…….?????
    begini apakah anda tahu alamat facebook atau alamat emailnya ustad hafis ikhlas budiman/(baso)……??????
    saya ingin banget berkenalan lebih dekat dengan beliau
    saya mohon dengan sangat admin yg terhormat agar saya dikenalkan dengan beliau agar bisa terjalin ukhuwah islamiyah

  210. yanti- 18 April, 2011 at 5:21 am #

    buku ini, membuat saya mengingat lagi, berfikir lagi tentang mimpi saya…
    buku ini, membuat saya lebih-lebih mencintai ibu saya…
    buku ini, membuat saya mengingat lagi untuk menghargai kehadiran sahabat2 saya
    buku ini, membuat saya malu untuk bilang ” saya udah usaha koq”
    buku ini, salah satu inspirasi terbaik yang menyentuh hati..
    ……
    terima kasih untuk mau berbagi kisah hidup yang memberi semangat.

  211. naziela,,, 19 April, 2011 at 8:52 am #

    sumpah!!!!! kereeeeeeeeeeeen bwangeddddddddddddd
    penyemangattttttt ketika lagi down….
    terutama bagi aku sendiri yg lg ngejalani masa pengabdian………

  212. Ki Joko Lelono 21 April, 2011 at 1:00 am #

    berbeda cara, berbeda hasil , bermimipi dengan manis, berusaha dengan giat, bertawakal dengan sabar dan ikhlas.. hasilnya memang benar2 manis..

  213. m teguh 21 April, 2011 at 11:40 am #

    assalamu’alaikum,,,
    sy mau complaint untuk buku trilogi negeri 5 menara..
    dari lem jilidannya ko kayaknya ga begitu kuat yah..? buku saya dua2nya skrng udh banyak yang lepas kertas2nya…

  214. m teguh 21 April, 2011 at 11:47 am #

    assalamu’alaikum,,,
    sy mau complaint untuk buku trilogi negeri 5 menara..
    dari lem jilidannya ko kayaknya ga begitu kuat yah..? buku saya dua2nya skrng udh banyak yang lepas kertas2nya…

  215. purbasari 21 April, 2011 at 12:28 pm #

    Negeri 5 Menara dengan “Man Jadda wajada”-nya
    Ranah 3 Warna dengan “Man shabara zhafira”-nya
    2 mantra yang menjadi penyemangat di 2 buku yang penuh inspirasi….
    banyak pelajaran berharga dari buku ini, seperti kata Alif “Untuk pertama kali aku sadar betapa hebatnya pencapaian Indonesia dengan satu bahasa persatuan. Sesuatu yang selama ini aku anggap biasa ternyata hebat di mata rang asing.” (Ranah 3 Warna, hal 315 paragraf terakhir)Magnifique!! :woohoo:

  216. Faisal Golonngom 22 April, 2011 at 2:46 pm #

    Assalamualaikum…….

    Aq dah baca novel ngeri5menara ama ranah3warna, setelah selesai di baca bikin termotivasi banget dah untuk menggapai cita2 setinggi langit ap lagi aq nich skrng msih duduk di kelas 2 SMA, pgen rasanya merasakan kesuksesan si Alif…… hahahaha :lol: :lol:

    Wasalamualaikum…….

  217. ahmad shohibus sulthoni 23 April, 2011 at 8:16 am #

    wowww
    keren bgt critanya
    jd kepingin sekolah di PM nich,….
    walaupun serba ketat tp enak juga sekolah disana(angan – angan)

  218. farhan 27 April, 2011 at 9:34 am #

    :) sebuah cerita yang penuh kesan tersendiri bagi yang membaca

    ayoo man jadda wajada

  219. firda96 29 April, 2011 at 2:49 am #

    sy sgt senang mmiliki buku ini karena pada saat un smp kmarin sya memakai “mantra” man jadda wajada dan man shabara zhafira
    dan hikmah dr novel ini adalah: jangan tkut utk brmimpi dan lebih mendalami lagi arti ikhlas karena ssuatu yg kita kerjakan memang harus ada pngorbanan dan keberanian yg besar :)

  220. firda96 29 April, 2011 at 2:50 am #

    sy sgt senang mmiliki buku ini karena pada saat un smp kmarin sya memakai “mantra” man jadda wajada dan man shabara zhafira
    dan hikmah dr novel ini adalah: jangan tkut utk brmimpi dan lebih mendalami lagi arti ikhlas karena ssuatu yg kita kerjakan memang harus ada pngorbanan dan keberanian yg besar :)

  221. albed 2 May, 2011 at 5:20 pm #

    keren,Luar biasa

    sebagai santri saya merasa takjub dan bangga atas hadirnya negeri dalam menara ini hehehehe

  222. albed 2 May, 2011 at 5:20 pm #

    keren,Luar biasa

    sebagai santri saya merasa takjub dan bangga atas hadirnya negeri dalam menara ini hehehehe

  223. Dahlia Ketting Olivier 3 May, 2011 at 5:41 am #

    :kiss:
    Gw dah dua kali khatam baca cuku ini. dan selalu pengen baca ulang karna selalu ada semangat yang ditularkan…
    maju terus penulis muda INdonesia

  224. lailatul fitri 8 May, 2011 at 10:12 am #

    subhanallah bagus banget novel ini, sangat inspiratif, motivatif, dibumbui berbagai bahasa daerah, great, so awesome. 4 thumbs up:cheer:

  225. didik raper 10 May, 2011 at 4:53 am #

    mungkin ada baiknya kalo di buatkan filmnya ( kayak novel2 yang lain), supaya lebih banyak yang mendalami isi dan makna yang terkndung dalam buku ini, terutama generasi muda

  226. Rio Supin 13 May, 2011 at 11:56 am #

    Saya tidak menyesali masa sekarang yang saya jalani, tetapi dengan membaca 2 buku ini membuat berangan-angan seandainya bisa memutar waktu kembali ke masa lalu, saya akan mengikuti jejak Alif untuk lebih bersungguh-sungguh dan bekerja keras.

  227. Dian Sas 16 May, 2011 at 3:08 pm #

    Dulu, ketika masih SD saya pernah membaca novel tentang kehidupan pesantren yang kemudian menginspirasi saya untuk melanjutkan pendidikan ke pesantren (*tidak terpaksa seperti alif sebaliknya orangtua yg terpaksa melepas saya :P) tapi saya kurang menjiwai kehidupan pesantren seperti uda fuadi. Tapi saat ini sepertinya saya membutuhkan dan perlu menjiwai mantra2 yg disebutkan uda fuadi di novelnya yg notabene saya juga pernah pelajari dulu. dan saya berharap novel2 ini nanti juga bisa menginspirasi anak2 saya untuk mengenyam pendidikan di pesantren ;-)

  228. Dian Sas 16 May, 2011 at 3:14 pm #

    Dulu, ketika masih SD saya pernah membaca novel tentang kehidupan pesantren yang kemudian menginspirasi saya untuk melanjutkan pendidikan ke pesantren (*tidak terpaksa seperti alif sebaliknya orangtua yg terpaksa melepas saya :P) tapi saya kurang menjiwai kehidupan pesantren seperti uda fuadi. Tapi saat ini sepertinya saya membutuhkan dan perlu menjiwai mantra2 yg disebutkan uda fuadi di novelnya yg notabene saya juga pernah pelajari dulu. dan saya berharap novel2 ini nanti juga bisa menginspirasi anak2 saya untuk mengenyam pendidikan di pesantren ;-)

  229. Ahmad Puja Rahman Altiar 17 May, 2011 at 3:43 am #

    Dulu, setelah mengkhatamkan tetralogi Laskar Pelangi yang memperkenalkan Melayu Blitong ke dunia, saya jadi berangan-angan akan adanya novel yang mengkisahkan Minang dan Maninjau, kampung saya. Sedangkan adik saya, sebagai alumni santri, berangan-angan adanya novel yang mengkisahkan kehidupan santri di pondok dan bahkan dia berniat menulis sendiri novel tersebut. Namun, tak disangka tak dinyana, kini angan-angan kami terwujud dalam satu novel utuh, tulisan dari Urang Awak Juo A. Fuadi, Negeri Lima Menara yang mengisahkan dan memperkenalkan kebudayaan suku Minang, Danau Maninjau, dan kehidupan di lingkungan pesantren. Tarimokasih…

  230. Khomeini 19 May, 2011 at 3:24 am #

    Alhamdulillah..terima kasih atas kedua novelnya yang inspiring bang. terima kasih telah menjadi sosok yang kembali menyegarkan ingatan saya, betapa pengalaman di pondok bukan cerita yang remeh dalam lembaran perjalanan hidup.

    Terima kasih telah menjadi contoh yang baik, bagi para alumni pesantren

    Khomeini -alumni ponpes assalaam surakarta ’00

  231. Anonymous 19 May, 2011 at 8:02 am #

    5 menara emang bagus bget ana sendiri baca sampai nangis pas baso pilang untuk ngobatin neneknya :unsure:

  232. diah nursanti 20 May, 2011 at 5:02 am #

    saya baca buku bang a.fuadi nangis sendiri, senyum2 sendiri, n ketawa sendiri di 8 ANGKOT berbeda setiap harinya … coz.. wktu yang saya punya untuk baca 2 buku ini emg cuma di angkot.. dalam perjalanan pergi dan pulang kantor.. kesan saya setelah baca buku2 ini.. sangat inspiratif.. ikut kebawa.. sama kaya baca harry potter.. :) jadi pengen nyekolahin anak ke gontor.. we’ll see… sukses terus buat bang fuadi…

  233. muchammad rendy basmallah 20 May, 2011 at 10:01 am #

    :) setelah beberapa kali membaca novel nya ustadz ahmad fuadi rasa nya tercermin dengan apa yang pernah saya rasakan saat nyantri di pondok modern darussalam gontor. mulai dari cerita kehidupan awal kita mondok sampai kebiasaan sehari-hari para santri di sana. wuuiiih baca novel ini bagaikan obat penawar rindu dengan pondok gontor tercinta

  234. senlyy 21 May, 2011 at 12:17 pm #

    alhamduillah,,setelah satu Bulan mencoba merampungkan mambaca buku inii,,saia tadi sore menamatkanyaaa,,entah mengapa dr awal membaca sampai halaman akhir rasanya jadi meirinding..mungkin merasa bahwa buku karangan bang a.fuady ini begitu menginspirasi untuk hidupp..

    sekarang aqu tinggal menamatkan buku lanjutannya,,ranah 3 warna…jd penasara kelanjutannyaa,,
    terus juga penasaran sama Negeri 5 Menara the mOvie,,mudah2an sama bagusnya sama Novellnya,,Sukses terus bUat bang A.fuady :)
    pengen bangett ketemu langsung sama personil shahibul Menara yang lengkap..kapan yaaa?????
    sekali lagi juga selamat buat N5M yang mendapatkan penghargaan dr liputan 6 award SCTV sebagai media edukasii,,

    pokoknya Man Jadda Wa jadaaa..^^ :kiss:
    so inSpired… :)

  235. Ramadhan Mohammad 22 May, 2011 at 5:26 am #

    The Most Inspiring Novel In The World !! Keren banget bukunya, Ini Rekor tercepat saya membacanya, biasanya saya membutuhkan waktu tiga bulan untuk membaca buku-buku tebal seperti ini, tapi saya hanya membutuhkan waktu lima hari untuk membacanya, hahaha :P

  236. Ayendha Kukuh Pangesti 13 June, 2011 at 2:37 am #

    :) Kalau dibanding dengan teman2 saya di SMA 1 Pekalongan mungkin sy termasuk yg telat membaca novel ini. Baru sj sy mengkhatamkannya. Stlh membacanya sy jd menyesal sekali karena waktu bang Fuadi berkunjung ke pekalongan, sy yg tadinya akan ikut, terpaksa sy batalkan karena ada urusan mendadak…
    tapi, dr pesan2 bang fuadi sdh secara lengkap dituturkan dengan ikhlas oleh kawan2…
    syukron katsiron…
    Man Jadda wa jadda!! sungguh mantera yg ampuh!

  237. Tika Mahardikha 13 June, 2011 at 6:08 am #

    Assalammu’alaikum brothers and sisters..

    Jadi iri dengan semua hal psoitif yang ada di pondok pesantren ;) Semoga hidup kita bisa lebih ikhlas dan bernilai ibadah, amin..

  238. Tika Mahardikha 13 June, 2011 at 6:11 am #

    Assalammu’alaikum brothers and sisters..

    Jadi iri dengan semua hal psoitif yang ada di pondok pesantren ;) Semoga hidup kita bisa lebih ikhlas dan bernilai ibadah, amin..

  239. Tika Mahardikha 13 June, 2011 at 6:14 am #

    Assalammu’alaikum brothers and sisters..

    Jadi iri dengan semua hal psoitif yang ada di pondok pesantren ;) Semoga hidup kita bisa lebih ikhlas dan bernilai ibadah, amin..

  240. Tika Mahardikha 13 June, 2011 at 6:17 am #

    Assalammu’alaikum brothers and sisters..

    Jadi iri dengan semua hal psoitif yang ada di pondok pesantren ;) Semoga hidup kita bisa lebih ikhlas dan bernilai ibadah, amin..

  241. Pirman 13 June, 2011 at 9:47 am #

    Mencoba mendalami diri bang Fuadi…..saya yakin orang tua abang adalah insan soleh dan solehah.

    andai semua orang tua di indonesia sekualitas orang tua abang bahkan lebih baik dan dengan ijin Allah SWT tentunya, insya Allah negeri ini akan berkah dan terlahir generasi-generasi semisal abang.

  242. shanty 17 June, 2011 at 2:34 am #

    A must read book for Muslim. Senang sekali rasanya baca buku yang bisa memberikan energi lebih dan semangat menghadapi hidup ini. Terima Kasih sekali Bang Fuadi, telah mengispirasikan banyak hal positif tentang Islam. Semoga Allah memberi banyak kemudahan dalam hidup Anda.

    Saya dan suami jadi sangat berminat untuk memasukkan anak lelaki kami yang sekarang berumur 4 tahun ke pesantren setelah ia besar nanti. Setelah baca buku ke-2 niat itu makin mantab. Wah curiga akan jadi seperti ibu si Alif yang memaksakan anaknya masuk pesantren nih :) .

  243. shanty 17 June, 2011 at 2:35 am #

    A must read book for Muslim. Senang sekali rasanya baca buku yang bisa memberikan energi lebih dan semangat menghadapi hidup ini. Terima Kasih sekali Bang Fuadi, telah mengispirasikan banyak hal positif tentang Islam. Semoga Allah memberi banyak kemudahan dalam hidup Anda.

    Saya dan suami jadi sangat berminat untuk memasukkan anak lelaki kami yang sekarang berumur 4 tahun ke pesantren setelah ia besar nanti. Setelah baca buku ke-2 niat itu makin mantab. Wah curiga akan jadi seperti ibu si Alif yang memaksakan anaknya masuk pesantren nih :) .

  244. ypd' pranita dewi 21 June, 2011 at 11:05 am #

    assalamuallaikum…
    “man jadda wa jadda, “man shabara zhafira”…
    mantra selanjutnya apa yaaaaa??

  245. nuna 25 June, 2011 at 11:59 am #

    ikhlas adalah mantra yang palingg ampuhh !!
    subhanallah :)

  246. sugie rusyono 26 June, 2011 at 12:58 pm #

    Inspiratif dan ringan mengalir…membawa banyak pelajaran….sangat bermanfaat

  247. nisa 28 June, 2011 at 2:11 am #

    terima kasih untuk karya yang begitu menginspirasi saya , terutama saat kejadian yang menyedihkan untuk saya terjadi berbarengan dengan proses pembuatan final project .. saat saya merasa galau dan gundah, saya baca kembali mantra man shabara zhafiraa .. amazing, saya merasa kembali yakin dengan ketetapan yang Allah berikan untuk saya. insya Allah saya ingin mencari hakikat sebenaranya tentang kesabaran dan keikhlasan. mohon doanya dari teman teman semuanya .. wasalam

  248. Okiana 5 July, 2011 at 7:33 am #

    :) Luar biasa novel ini. Sangat inspiratif dan mampu memberikan semangat buat saya. Terimakasih.

  249. Okiana 5 July, 2011 at 7:35 am #

    :) Luar biasa novel ini. Sangat inspiratif dan mampu memberikan semangat buat saya. Terimakasih. man jadda wajada pokokke hebat sekali.

  250. Heri Karuniawan 14 July, 2011 at 3:57 am #

    Rasanya ingin menghadiahkan novel ini kepada semua guru-guru saya dari SD sampai jenjang Universitas. Juga kepada seluruh orang tua di Indonesia yang mencita-citakan anaknya menjadi orang yang besar dan berani bercita-cita besar. Terimakasih…

  251. M. Budi M. 16 July, 2011 at 4:13 pm #

    namaku baru saja tak termuat dalam daftar nama yang lolos snmptn. padahal aku sudah melakukan Man Jadda Wajada.aku takut tak dapat menggapai cita-citaku. aku juga ingin menjadi manusia seribu pulau. tapi alhamdulillah, aku sudah punya PTN. lebih-lebih setelah membaca Ranah 3 Warna, aku sangat setuju sama abang, jika jarak antara berusaha sungguh-sungguh dengan berhasil itu bisa sedetik atau sepuluh tahun. semoga aku juga bisa menerapkan mantra Man Shabara Zhafira. terima kasih banyak abang. mohon doanya. :) :) :)

  252. Anonymous 26 July, 2011 at 2:00 pm #

    :)

  253. ricky 31 July, 2011 at 10:54 am #

    Assallamuallaikum pa ahmad faudi,
    Luar biasa mungkin itu kata yang terucap untuk novel anda yang penuh inspiratif dan edukatif, kejadian cerita pada saat tahun 90an mungkin sama kita alami karena umur kita beda 1 tahun dan saya ikut merasakan kejadian yang sama seperti anda ketika suka nonton bola euro 92 dan menghadapi umptn dalam waktu yang sama dengan anda bedanya waktu itu saya ga lolos umptn :( ,jadi seperti membaca biografi sendiri bedanya waktu itu saya tak setangguh anda saya ceble dan tak mandiri mungkin termasuk anak mama, tapi ada hikmahnya saya jadi intropeksi dalam diri ketika menghadapi suatu cobaan dan rintangan setelah selesai membaca novel anda memberi ilham agar bekerja keras dengan sungguh jika ingin menjadi yang terbaik terima kasih MAN JADA WA JADA Wasallam

  254. Imam 5 August, 2011 at 3:40 am #

    Setelah baca novel ini dan tahu kesuksesannya di pasaran. Aku jadi semakin yakin dengan ini.. http://www.imamsaifulbahri.com/2010/05/gontor-aku-menyesal-seandainya-tidak.html

  255. Imam 5 August, 2011 at 3:45 am #

    Setelah baca novel akhina al-fadhil, ana semakin yakin dengan ini …http://www.imamsaifulbahri.com/2010/05/gontor-aku-menyesal-seandainya-tidak.html

  256. Anang Ristiawan 5 August, 2011 at 6:33 pm #

    Bang Fuadi,
    Thanks utk bukunya yg bagus banget. Full kata2 bijak, spirit yg tinggi dan semua hal2 positif yg bisa kuambil dr buku2 abang :) . Aku suka banget buku pertama. Buku kedua lebih lagi bang, soalnya aku baca “ranah 3 warna” langsung di Quebec :woohoo: . Aku beli wkt sebelum berangkat dr RI. Gak nyangka kalo dlm novel ini ada cerita bersetting QC :lol: . Aku dah ngalamin autumn&winter di QC, jadi aku tahu bngt keadaan alam QC di musim itu, trus juga tulisan “Quebec – je me souviens” di plat mobil :D . Hari ini aku mo jalan2 ke Saint Raymond (serius!) :woohoo: , saking terbiusnya dgn novel bang Fuadi, jd pengin lihat St Raymond langsung. Udah aku catat hal2 tentang Saint Raymond di novel tsb yg ingin aku lihat. Ntar aku foto buku tsb dgn background Saint Raymond.
    Oke, Wassalam.

  257. Ari 6 August, 2011 at 10:08 pm #

    Bang, buku nya bagus sekali…merupakan motivasi bagi saya dan juga mungkin para pembaca…..
    kapan buku ke 3 di terbitkan???

    sukses selalu bang…

  258. ummu wildan 9 August, 2011 at 3:09 pm #

    :cheer: alhamdulillah anak saya Wildan telah lulus ujian masuk KMI gelombang pertama tahun ini.semoga kelak dia bisa menaklukkan dunia seperti Ustad.Amiin

  259. shellyan 11 August, 2011 at 7:21 am #

    :lol: negeri 5 menara bagus banget ….

    :: penuh inspirasi,lucu nd full informasi …

    BAGUS … BAGUS… BAGUS …

  260. Muhammad Arif 21 August, 2011 at 5:06 am #

    “the most inspirative book ever”
    itu kesanku setelah utk k2 kalinya ‘khatam” N5M
    ya, meski belum baca lanjutannya…

    aku terinspirasi banget sama ALif.
    kalo Alif lbih memilih Pm dripada MA, aku malah ttp ngotot pdahal ‘amak’ ku maksa aku buat masuk MAN dgn alasan yg sama spt amaknya Alif.
    Stelah baca N5M aku s4 trmenung (dan sdikit menyesal) knapa ga ikutin perintah ‘amak’ku…
    padahal aku juga tau ‘amak’ku ingin anaknya berguna bukan hanya bagi bangsa tapi juga Agama…

    tapi yah.. utk apa disesali, lebih baik aku menjalani apa yg tlah mnjadi keutusanku.. :(

    buat (oom) A Fuadi makaaaasiiih bgt bwt bukunya!!!

  261. fayi fajrina 24 August, 2011 at 11:48 am #

    Setelah membaca Novel, saya dapat menemukan Banyak inspirasi Apalagi tokoh alif yang patut di contoh dalam 2 hAri 2 malam Qu selesaikan membacanya,,,, novel yang sangat Bagus,, kpan filmnya tayang,,???

  262. mutiara victora 30 August, 2011 at 4:18 pm #

    Setelah sekian lama buku ini ada di rak, saya baru tertarik untuk membacanya tadi siang. Dan ternyata sangatlah menarik. Bahasa tutur yang begitu mengalir dengan sentuhan sastra membuat membacanya semakin mengasyikkan. Kisah dan pendidikan yang disampaikan melalui buku ini juga sangat baik. Mendidik namun tidak semena-mena menggurui. Saya suka buku ini. Saya menyelesaikan membacanya dalam 5 jam.

  263. mutiara victora 30 August, 2011 at 4:39 pm #

    Setelah sekian lama buku ini ada di rak, saya baru tertarik untuk membacanya tadi siang. Dan ternyata sangatlah menarik. Bahasa tutur yang begitu mengalir dengan sentuhan sastra membuat membacanya semakin mengasyikkan. Kisah dan pendidikan yang disampaikan melalui buku ini juga sangat baik. Mendidik namun tidak semena-mena menggurui. Saya suka buku ini. Saya menyelesaikan membacanya dalam 5 jam.

  264. Indra Setiawan 3 September, 2011 at 1:38 pm #

    Allhamdulillah ,Setelah saya membaca buku ini semakin semangat untuk terus mengejar impian ku . Mudah”a segala angan & cita” ku akan ku raih dengan berbekal manjada wajada & man shabaro zhofira akan ku takhlukkan dunia. Amiiiiin….

  265. Indra Setiawan 3 September, 2011 at 1:41 pm #

    Allhamdulillah ,Setelah saya membaca buku ini semakin semangat untuk terus mengejar impian ku . Mudah”a segala angan & cita” ku akan ku raih dengan berbekal manjada wajada & man shabaro zhofira akan ku takhlukkan dunia. Amiiiiin….

  266. selvi 12 September, 2011 at 6:03 am #

    seru banget :D

  267. Annisa Dinar 15 September, 2011 at 7:42 am #

    ranah 3 warna , buku bagus…dan banyak mengingatkan tentang selalu bersabar , bersyukur , dan tetap berusaha….tentang hidup merantau dan tentang mengalami banyak ujian hidup

  268. Khalijah 22 September, 2011 at 6:42 am #

    Salam alaykum tuan.

    Sangat terinspirasi hasil tangan tuan.A worth reading!

  269. reno elgara 22 September, 2011 at 2:24 pm #

    :) memuaskan…. ditunggu jilid ketiganya.

  270. herawadi 24 September, 2011 at 4:13 pm #

    begitu inspiratif,menggugah,memotifasi,sampai mengharukan. Tidak terasa ada butir-butir bening jatuh membasahi buku…sungguh sangat mendalam. Kebetulan juga saya baru memasukkan anak saya ke pesantren, saya berharap filmnya cepat tayang, dan insya allah akan saya bawa anak saya untuk menontonnya.

  271. herawadi 24 September, 2011 at 4:19 pm #

    ditunggu filmnya

  272. accankNN@ 27 September, 2011 at 4:31 am #

    :evil: siapa yg jd istri alif???hahahaha

  273. Idroes 29 September, 2011 at 7:00 am #

    dear bang fuad dan kawan-kawan
    baru saya baca buku kedua yg abang tulis, saya benar-benar tersentuh dengan ceritanya, terutama di bab “seandainya di surga ada durian” saya jadi ingat dengan almarhum bapak saya, sampai tidak sadar saya meneteskan air mata, hehehe…
    terimakasih bang fuadi untuk kisah yang benar-benar inspiratif
    Salam :)

  274. gozali 29 September, 2011 at 2:21 pm #

    apa judul buku ketiga ya? :?: :?:

  275. gozali 29 September, 2011 at 2:26 pm #

    kpn buku ke 3 nya terbit???

  276. gozali 29 September, 2011 at 2:27 pm #

    kpn buku ke 3 nya terbit??? :?:

  277. demini rose 11 October, 2011 at 3:34 am #

    Assalamualaikumbuat abang fuadi..semoga selalu sht y ..bukunya begitu menarik sekali, ketika membaca buku itu berasa ada dkt danau maninjau yg indah…tatanan bahasa yang apik diselip dgn kata2 yg familiar dgn bhs minang…ada lucunya, dpt sedihnya N berakhir bahagia…kadang2 saya klo baca lg senyum2 sendiri, membayangkan logat minangnya itu :D

    saya berulang kali membaca Negeri 5 menara N ranah 3 warna.saya tunggu buku selanjutnya bang…smg lbh seru y…pengen tahu apa dan bagaimana kehidupan alif selanjutnya :)

    wassalam

    Rose

  278. demini rose 11 October, 2011 at 3:40 am #

    Assalamualaikumbuat abang fuadi..semoga selalu sht y ..bukunya begitu menarik sekali, ketika membaca buku itu berasa ada dkt danau maninjau yg indah…tatanan bahasa yang apik diselip dgn kata2 yg familiar dgn bhs minang…ada lucunya, dpt sedihnya N berakhir bahagia…kadang2 saya klo baca lg senyum2 sendiri, membayangkan logat minangnya itu :D

    saya berulang kali membaca Negeri 5 menara N ranah 3 warna.saya tunggu buku selanjutnya bang…smg lbh seru y…pengen tahu apa dan bagaimana kehidupan alif selanjutnya :)

    wassalam

    Rose

  279. ani 11 October, 2011 at 7:56 am #

    well, sangat menarik, begitu kita mulai membuka halaman pertama susah untuk berhenti membaca hingga halaman terakhir, cerita yg membumi,seperti memperhatikan keseharian orang kebanyakan, saya tidak menyangka bahwa dunia pesantren begitu disiplin dan sangat membantu saya memahami Man Jadda Wajada, kadang saya suka membaca ulang beberapa bagian yg sangat menarik….

  280. dimas 12 October, 2011 at 10:30 am #

    :woohoo: keren abis cerita negeri 5 menara dan ranah 3 warna……..penuh inspirasi untuk tetap semangat hidup….saya juga pumya moto untuk hidup : ALL IS WELL

  281. dimas 12 October, 2011 at 10:33 am #

    :woohoo: keren abis cerita negeri 5 menara dan ranah 3 warna……..penuh inspirasi untuk tetap semangat hidup….saya juga punya moto untuk hidup : ALL IS WELL

  282. 33803nk 17 October, 2011 at 8:37 am #

    Assalamu’alaikum

    Ceritanya bagus. jadi gak sabar nunggu kelanjutannya…

    Tapi sayang, buku ini bikin saya gak bisa tidur hampir dua hari dua malam gara2 baca terus gak berhenti-berhenti :lol: !!
    Selain itu, gara-gara 2 buku ini juga, sekarang saya jadi rajin beli buku…. B)

    hehehe…..

    Syukran katsiiran Da Fuadi….!
    Most inspiring story I’ve read untill now!!

    Wassalamu’alaikum….

  283. 33803nk 17 October, 2011 at 8:45 am #

    Assalamu’alaikum

    Ceritanya bagus. jadi gak sabar nunggu kelanjutannya…

    Tapi sayang, buku ini bikin saya gak bisa tidur hampir dua hari dua malam gara2 baca terus gak berhenti-berhenti :lol: !!
    Selain itu, gara-gara 2 buku ini juga, sekarang saya jadi rajin beli buku…. B)

    hehehe…..

    Syukran katsiiran Da Fuadi….!
    Most inspiring story I’ve read untill now!!

    Wassalamu’alaikum….

  284. nurhadi 18 October, 2011 at 5:03 pm #

    bagus sekali bang fuadi…
    saya menanti novel ketiga yang berjudul satu keluar dan film negeri 5 menara segera di release..
    sebenarnya saya ingin menyumbangkan sesuatu untuk komunitas negeri 5 menara namun saya hanya seorang mahasiswa kere yang tidak bisa menyumbangkan sesuatu lewat harta….apa yang bisa saya bantu selain uang.??

  285. ucHieb 21 October, 2011 at 4:02 am #

    subhanalloh sekalii…
    inspiratif…
    gelak canda khas santri…
    suka baaanget ama crita persahabatan santri di pondoknya,,,

  286. ucHieb 21 October, 2011 at 4:08 am #

    subhanalloh sekalii…
    inspiratif…
    gelak canda khas santri…
    suka baaanget ama crita persahabatan santri di pondoknya,,,
    udah gak sabar pengen baca buku serial terakhirnya..
    :P

  287. naomi 31 October, 2011 at 12:13 pm #

    it was a great story..
    ada saat pas aq baca ttg kisah alif sedih ( ikut nangis )
    pas kisah yang lucu (ikut ketawa )
    sangat inspiratif…
    can’t wait the 3rd book..

  288. Yudhistira Vidhiatama 5 November, 2011 at 7:39 am #

    Buku ini sangatlah menarik untuk dibaca. Selain ceritanya bagus dan unik, pesan-pesan yang diberikan pun juga sangat cocok untuk pembaca, sehingga kita bisa mengerti bahwa siapapun yang bersungguh-sungguh pasti dia bisa meraih apa yang dia inginkan!

  289. Rayinda Muhammad 9 November, 2011 at 4:08 am #

    Ketika saya membaca negeri 5 menara, saya merasa menjadi tokoh alif itu sendiri. alurnya yang mengalir dan isi ceritanya yang inspiratif membuat siapapun yang membacanya akan merasa betapa bodohnya bila kita menyia-nyiakan hidup ini tanpa memiliki keinginan yang didukung oleh kesungguhan. Sukses terus untuk Uda Fuadi :)

  290. cucu hadiati 22 November, 2011 at 7:15 am #

    :) alhamdulillaaah… novel ini hadir tepat sekali… bertepatan dengan saat anakku ngambek pingin keluar dari pesantren… alhamdulillah… akhirnya anakku dapat menyelesaikan masa-masa sulitnya di pesantren, termotivasi oleh cerita ini tentunya… semoga kebaikan senantiasa menyertai alif fikri.. juga semua anak yang tinggal di pesantren.. aaamiiin…

  291. Ita 2 December, 2011 at 2:38 am #

    Kuereeeeennn :woohoo: …satu kata yg cukup mewakili untuk mengungkapkan novel N5M.
    Masyarakat awam jd semakin tahu gmn suasana sebenarnya di pondok pesantren, tidak akan ragu2 lagi untuk memasukkan anak2 nanti di pondok pesantren.
    Apalagi dahsyatnya mantra man jadd wajada,,benar2 jadi pemacu suatu sebuah impian untuk sukses.
    Sukses terus untuk Pak Fuadi..
    dtunggu Ranah 3 Warna.

  292. Soni Indrayana 10 December, 2011 at 10:15 am #

    :!: Ada setiap hmah yang bisa kita ambil dari perjalanan hidup. Apapun tragedi yang terjadi selalu ada hikmahnya yang bisa diambil oleh pelaku, maupun orang lain.
    Begitupula dengan kisah Alif Fikri, urang awak dari Danau Maninjau. Bagi saya “Negeri 5 Menara” dan “Ranah 3 Warna” adalah novel terbaik yang pernah saya baca.
    Salut buang bang Fuadi yang luar biasa dalam menulis cerita. Kisah kisah yang dialami Alif, Sahibul Menara dan Geng UNO menjadi sangat menyentuh dan memotivasi.

  293. Soni Indrayana 10 December, 2011 at 10:23 am #

    :!: Ada setiap hmah yang bisa kita ambil dari perjalanan hidup. Apapun tragedi yang terjadi selalu ada hikmahnya yang bisa diambil oleh pelaku, maupun orang lain.
    Begitupula dengan kisah Alif Fikri, urang awak dari Danau Maninjau. Bagi saya “Negeri 5 Menara” dan “Ranah 3 Warna” adalah novel terbaik yang pernah saya baca.
    Salut buang bang Fuadi yang luar biasa dalam menulis cerita. Kisah kisah yang dialami Alif, Sahibul Menara dan Geng UNO menjadi sangat menyentuh dan memotivasi.

  294. adnan 11 December, 2011 at 7:35 am #

    inget ketika dulu di ma’had dulu……jadi sedih….. :(

  295. adnan 11 December, 2011 at 7:40 am #

    inget ketika dulu di ma’had dulu……jadi sedih….. :(

  296. wie astutik 11 December, 2011 at 1:11 pm #

    sungguh memotivasi…suka bgt deh m novel ne. novel ke kdua dr negeri 5 menara (ranah 3 warna)jg g kalah bagusx..hmmm..jd penasarn novel k3 nya ky’ ap y?????

  297. wie astutik 11 December, 2011 at 1:17 pm #

    sungguh memotivasi…suka bgt deh m novel ne. ranah 3 warnajg g kalah bagusx..hmmm..jd penasarn novel k3 nya ky’ ap y?????

  298. echy 12 December, 2011 at 6:38 am #

    buku pertama N5M dah kelar di baca, ketagihan pengen baca buku kedua’a Ranah 3 warna, dan setelah kelar baca yang kedua ketagihan juga pengen baca buku ketiga’a yg kalo ga salah judul’a 1 yh?
    dan pengen banget bisa segera nnton film’a :cheer:

  299. echy 12 December, 2011 at 6:47 am #

    buku pertama N5M dah kelar di baca, ketagihan pengen baca buku kedua’a Ranah 3 warna, dan setelah kelar baca yang kedua ketagihan juga pengen baca buku ketiga’a yg kalo ga salah judul’a 1 yh?
    dan pengen banget bisa segera nnton film’a :cheer:

  300. mahadipa manuaba 14 December, 2011 at 3:19 pm #

    Buku yang sangat apik!
    Enak dibaca, begitu mengalir.
    Ditulis dengan bahasa yang universal, sehingga menjadi sangat layak untuk dibaca seluruh umat semesta pencari cahaya.

    Saya bukan dari kalangan muslim, begitu terinspirasi oleh tutur yang ada di dalam buku ini.
    Menampilkan wajah islam yang sangat sejuk, teduh.
    Semoga buku ini bisa dibaca semua pihak.

    Indahnya negri ini.

    Man Jadda Wajada
    Man Shabara Zhafira!

    Salut!

    salam dari Bali,
    maha

  301. galaksi 17 December, 2011 at 3:14 pm #

    :cheer: salam dari ana yg ada di mojokerto, novel anda indah saya mau tanya kapan anda bukukan novel ini? dan selamat bertemu di MBI hari seni sampai selasa

  302. Ayu Nurlaila indah 18 December, 2011 at 7:01 am #

    Bang, kami anak mbi sudah menunggu abang :)
    Semoga seminar kali ini mampu meletupkan semangat kami untuk bermimpi dan mewujudkannya… :cheer:

  303. attar 19 December, 2011 at 10:19 am #

    :confused: :) novel 5 menara sngat mnarik dpt mnjdi motivasi bgi diri q yg notabenne q jg anq pndok :cheer: :cheer:

    smoga q jga dpt meraih mimpi q sprti kak alif,AMIIIN. :D AND MOGA 5 MENARA DPT SUKSES TRUS!

  304. fadhil muh 24 December, 2011 at 11:42 am #

    bagus banget sampai gua keracunan karena kelamaan baca berulang2 kaya ustad khalid :X

  305. fadhil muh 24 December, 2011 at 12:02 pm #

    bagus banget sampai gua keracunan karena kelamaan baca berulang2 kaya ustad khalid :X

  306. fadhil muh 24 December, 2011 at 12:08 pm #

    bagus banget sampai gua keracunan karena kelamaan baca berulang2 kaya ustad khalid :X

  307. Ayu Nurlaila Indah 3 January, 2012 at 12:39 am #

    Luar biasa,
    sayang kemarin pas di MBI kurang lama, hehe

    makasih banyak ya bang motivasinya !
    nice to meet you :)

  308. kevin 5 January, 2012 at 11:50 am #

    :woohoo: pas Pertama launcing bukunya sih udah punya pertama yang N5M dan Buku yg kedua R3W, dulu tuh masih baca2 buku yg N5M, itu sangat menarik, buku yang luar biasa tapi tak kalah menariknya lagi yang R3W saya suka disini Emosinya lebih Meluap, dan berhasil memaksa air mata saya berjatuhan,.. saat-saat tertentu… sukses dah… bang ahmad fuadi pengalaman yang sangat luar biasaaaaaa.. thanks

  309. Kevin 5 January, 2012 at 11:54 am #

    :woohoo: pas Pertama launcing bukunya sih udah punya pertama yang N5M dan Buku yg kedua R3W, dulu tuh masih baca2 buku yg N5M, itu sangat menarik, buku yang luar biasa tapi tak kalah menariknya lagi yang R3W saya suka disini Emosinya lebih Meluap, dan berhasil memaksa air mata saya berjatuhan,.. saat-saat tertentu… sukses dah… bang ahmad fuadi pengalaman yang sangat luar biasaaaaaa.. thanks

  310. Ade Wahyudi 9 January, 2012 at 3:10 am #

    Asslmkum, Bang kiranya berkenan saya menjadi Musa dan abang menjadi Khidir, Laiknya kisah Bang Togar dan Alif dalam masa awal sebagai redaktur.

  311. Maskur 9 January, 2012 at 2:27 pm #

    jadi ingat sallathoh matbakh ‘aam laziiz jiddan kalo liat film

  312. Maskur 9 January, 2012 at 2:29 pm #

    jadi ingat sallathoh matbakh ‘aam laziiz jiddan kalo liat film ini :D

  313. adhi 11 January, 2012 at 3:27 am #

    aku mahasiswa calon guru yg sedang menempuh TA serasa mendapatkan semangat baru setelah membaca novel N5M. sikap dan tauladan dari para guru dengan keikhlasannya yg luar biasa di dalam cerita ini sangat menginspirasi saya. sekarang anda sukses membuat saya penasaran novel yg berikutnya (R3W). hahaha…

  314. Yunia Praptawati 19 January, 2012 at 2:52 am #

    :cheer: Subhanallah…Ini pelajaran Mahfuzhat…Man Jadda wa Jada, Man shabara zhafira…
    Sering sekali kami santriwati yang usil mempelesetkan kalimat Man Shabara Zhafira..menjadi Man Shabara maa wa Jada..haha..karena terlalu lama antri dalam segala hal..jadi siapa yang sabar ngga akan kebagian jatah makan,,
    Buku yang hebat,,Oke,,

  315. Ananti Nurhayati 27 January, 2012 at 10:26 am #

    :D baca novel ini rasanya pengen baca lagi…lagi…dan lagi… seru dan inspiratif.

    jadi kangen pondok lagi, novel ini bener-bener bisa bikin aku nyesel keluar dari pondok dulu…

    yang pasti bener-bener hebat…

  316. bundareihan 27 January, 2012 at 1:33 pm #

    lho kok film negeri 5 menara di trailernya ada adegan makan pake tangan kiri…di pesantren sy kira ada ajaran ttg adab makan…bs g di edit ?

  317. Dwi Astuti Kamal 31 January, 2012 at 1:37 pm #

    Subhanallah, bagusnya :)

  318. rifal fernando 1 February, 2012 at 10:45 am #

    Allahu Akbar, ba’da qoro’tu hadzalkhobar, saurtu misli fil ma’had

  319. rifal fernando 1 February, 2012 at 10:55 am #

    Allahu Akbar, ba’da qoro’tu hadzalkhobar, saurtu misli fil ma’had

  320. rifal fernando 1 February, 2012 at 11:00 am #

    Allahu Akbar, ba’da qoro’tu hadzalkhobar, saurtu misli fil ma’had

  321. rifal fernando 1 February, 2012 at 11:05 am #

    ba’da qoro’tu hadzalkhobar, saurtu misli fil ma’had

  322. Arifah 3 February, 2012 at 2:52 am #

    N5M membangkitkan kembali semangat saia yang hampir punah :-) , thanks banget bang fuadi.

  323. Anggi 4 February, 2012 at 9:41 am #

    Buku pertama menginspirasiku… Buku ke dua membuatku terharu…Buku ke tiga membuatku PENASARAN (Soalnya kan belum di release :lol: )… :cheer: :D ;)

  324. Anggi 4 February, 2012 at 9:49 am #

    Buku pertama menginspirasiku… Buku ke dua membuatku terharu…Buku ke tiga membuatku PENASARAN (Soalnya kan belum di release :lol: )… :cheer: :D ;)

  325. Ashilah Salim 5 February, 2012 at 11:54 am #

    Novelnya inspiratif dan dibumbui humor2 yang nggak bikin bosen :D

    Love it ! :D

  326. rifalfernando 6 February, 2012 at 4:35 am #

    ma sa aktubu ? ana fakot lam aqro kitabuhu he he he
    :D :D

  327. rifalfernando 6 February, 2012 at 6:29 am #

    ma sa aktubu ? ana fakot lam aqro kitabuhu he he he
    :D :D

  328. rifalfernando 6 February, 2012 at 6:39 am #

    ma sa aktubu ? ana fakot lam aqro kitabuhu he he he
    :D :D

  329. hidayati ritonga 7 February, 2012 at 9:47 am #

    akan saya jadikan kado buat buah hatiku menjelang baligh nanti…mdh2an bs menjadi bagian dari pembentuk karakternya kelak…luar biasa..

  330. nilda 9 February, 2012 at 11:44 am #

    hidup harus bermimpi dan perlu diwujudkan…mimpi itu perlu setinggi-tingginya di awan dan harus di raih dengan Man Jadda Wajada itu merupakan kendaraan untuk menyampai kesana untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata …

  331. Dessy Arisanti 15 February, 2012 at 5:34 am #

    Luar biasa……
    Man Jadda wajada…..
    inspiratif sangaaaadddhh…….
    membuatku termotivasi untuk mewujudkan impianku…Aminnn….

  332. Dessy Arisanti 15 February, 2012 at 5:47 am #

    Luar biasa……
    Man Jadda wajada…..
    inspiratif sangaaaadddhh…….
    membuatku termotivasi untuk mewujudkan impianku…Aminnn….

  333. andoranauli harahap 21 February, 2012 at 4:19 am #

    Mudah-mudahan filmnya sebagus novelnya, karena banyak film yang diangkat dari novel, ternyata setelah difilemkan menjadi tidak bagus. lebih bagus novelnya dari pada filmnya.

  334. Ade 22 February, 2012 at 5:51 am #

    sangat tidak sabar untuk menunggu tanggal 1 maret. salah satu film Indonesia yang sangat ditunggu-tunggu. :cheer: :cheer:

  335. agustini 29 February, 2012 at 4:59 am #

    Subhanallah ………Semoga putra putri kita mendapat tauladan & hikmah dari cerita novel ataupun film ini yang menambah wawasan dan cara pandang kita semua. Amin……..

  336. z ath 29 February, 2012 at 8:15 am #

    n5m very good!!! ;) ;) “man jadda wajada””siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”!!!! kalimat ini begitu menyentuh hati para pembaca n5m dan begitu meletupkan hati. Saya baru berumur 20-10 tahun alias 10 tahun :D :D :D dan pembaca setia n5m dan r3m. oya saya kenal lho sama om Adnin Armas alias Raja Lubis ;) ;) .Dan juga penulisnya urang awak tambah sanang hatinyo :) :)

  337. Iva firdayanti 1 March, 2012 at 4:41 am #

    sangat mengispirasi. makasih ya bang fuadi…udh buat novel yang sangat bagus ini…bacanya jadi terharu..

  338. dodo 1 March, 2012 at 5:06 am #

    …pesan sufistis yang disampaikan kyai rais melinang-linangkan air mata sy. novel ini menghadirkan halaman lama hidup sy ketika membacanya. man jadda wa jada, kalimat prolog santri-santri baru yang masih kosong dan suci sejatinya menjadi virus paten yg menjalar bagi kehidupan santrimnya kelak. mantra sakti itu lebih berdaya dan bernilai ketika bersanding dengan keikhlasan yang diamalkan dan dihayati kyai-kyai,pengajar dan pengelolanya. keihklasanlah yg sesungguhnya yg menjadikan mantra itu mengubah mindset santrinya ktika menyandang atribut khirrij (alumni). menjadi manusia yg bermanfaat bagi orang lain, bukan hanya pemanfaat apalagi selalu dimanfaatkan, itulah epilognya. great

  339. august 1 March, 2012 at 7:18 pm #

    Barusan lihat film Negeri 5 Menara.
    Filmnya bagus, inspriratif! Awesome! tapi ada 1 hal yang kurang; hum laa yatakallamuuna bil arabiyyah wal injiliziyyah (dlm film tersebut, mereka tidak berkomunikasi dgn Bhs Arab & Inggris). padahal, seharusnya -minimal- dijelaskan bahwa seluruh santri Gontor WAJIB berbahasa Arab & Inggris..
    karena itu salah satu point terbaik Gontor, selain kaderisasi tentunya.

    semoga nanti ada recycle-nya in Arabic+English in conversation. biar seperti Gontor yg sebenarnya. hmm..
    Thanks..

  340. riza 3 March, 2012 at 12:03 pm #

    bikin kangen ma’had,,, gontor putri, laa ansa abadan biek,,,

  341. azkia 4 March, 2012 at 9:09 am #

    keren banget. jadi mau ke Gontor lagi. sukses yaaa :)

  342. ve hasabu 5 March, 2012 at 1:42 pm #

    wktu msh santriwati gontor putri, byk kalangan luar yg menanggap remeh pesantren tp sy yakin gontor akan terkenal. dan semua itu d kenyataan . oh gontorku tempat naung kita dari kecil sehingga dewasa#mars gontor.

  343. Deki agoesTian mazdin 6 March, 2012 at 4:51 am #

    :evil: very gooddddddddd :woohoo:

  344. Sose Raeinaldo 7 March, 2012 at 4:33 am #

    :cheer: mantab sekali bang fuady… man jadda wajada, semoga berlanjut ke Man sobaro dzofiro.. Man saaro alad darbi wasola..dsb..hehe… jaya selalu

  345. Lupita A. Laksmi 7 March, 2012 at 8:24 am #

    duuh, rasanya belum puas nonton filmnya selama 2 jam di bioskop. pengen lagi dan lagi. Aku nunggu buku terakhirnya, semoga sesuai harapan. dan filmnya baguuus, sedih dan cerianya dapet feelnya.. sukses selalu! :)

  346. Aam 8 March, 2012 at 7:30 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  347. Aam 8 March, 2012 at 7:40 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  348. Aam 8 March, 2012 at 7:48 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  349. Aam 8 March, 2012 at 8:03 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  350. Aam 8 March, 2012 at 8:15 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  351. Aam 8 March, 2012 at 9:13 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  352. Aam 8 March, 2012 at 9:22 am #

    Awal saya muncul novel negeri 5 menara sy entah kenapa tidak terlalu tertarik, meski sudah jadi best seller dan tmn2 banyak yg baca…asal tau saja kalo buku ini menceritakan kehdupan pesantren. padahal saya juga alumni pesantren. mungkin karena sy alumni pesantren jdi merasa tau kehidupan pesantren itu gimana. makanya tidak terlalu penasaran. ya begitu itulah cerita kehidupan di pondok. udah tau saya. tapi semakin banyak diperbincangkan dan apalagi mau dibuat film mulai agak sedikit penasaran. tetapi tidak terlalu penasaran. karena jujur terakhir kali sebuah film indonesia menceritakan kehidupan pesantren, sy merasa sakit hati. karena dalam film itu pesantren digambarkan sangat tidak demokratis, korup, kaku, bahkan sampe ada adegan pembakaran buku. film itu sangat tidak berimbang critany, dn tdk ada penjelasan dn upaya penjelasan kalo intinya g bgtu semualh pesantren itu. dulu tempat saya nyantri gak gitu banget sama sekali kok… dan tmn2 sy yg kbtulan jg mondok di pondok lain jg g ada yg bgtu kok pesantrennya… apalagi smpe mbakar2 buku gtu… intinya gak berimbang sama sekali tu film dalam menyampaikan message-nya… menurut saya…
    tpi khusus film negeri 5 menara ini, entah kenapa pokoknya saya harus nonton niy film… dan akhirnya nontonlah sy film negeri 5 menara…
    begitu saya menonton filmnya… saya tidak henti2nya mengucapkan kalimat tasbih… niy film duahsyat abis… entah berapa kali mata saya berkaca-kaca, mengeluarkan air mata, semuanya dalam koridor terharu, lucu, senang, dan berbagai generator positif lainnya… mulai dari critanya, lokasinya, semuanya seolah-olah mengnhangatkan jiwa dan pokiran saya… tapi yang lebih penting adalah ceritanya… subhanallah subhanallah subhanallah… critanya sangat cantik, message-nya sangat masuk, dan karakter-karakter yang ada di filmnya juga sangat menarik… para pemerannyapun juga sangat baik memerankan tokoh-tokohny, wajahnyapun indonesia smw lagi, gak ada wajah2 ‘indo’ sperti yg bertebaran di sinetron kita…saya sangat puas menyaksikan film ini… mungkin… yang saya rasa kurang menarik di film ini adalah durasinya yang seharusnya bisa lebih diperpanjang :-)
    film ini sangat menarik, cantik, baik, entah apalagilah…
    dan bgtu nonton film trsebut tadi malam, saya berencana ini tadi pergi ke toga mas buat beli bukunya… dan ternyata… habis… masih diorder…
    gakpapalah… selain man jadda wajada, ada lagi man shobaro dhofiro… saya harus sabar… insyAllah nanti dapet kok bukunya…
    Mabruk Negeri 5 Menara…
    Mabruk Bang A. Fuadi…

  353. Aam 8 March, 2012 at 9:46 am #

    Subhanallah… Mau nulis komen kepanjangan.. akhirnya saya tulis di blog saya, linknya di http://nooramrullah.blogspot.com/2012/03/subhanallah-negeri-5-menara.html

    Negeri 5 Menara, Subhanallah… Top ! Highly recommended

  354. Aam 8 March, 2012 at 9:52 am #

    Subhanallah… Mau nulis komen kepanjangan.. akhirnya saya tulis di blog saya, linknya di http://nooramrullah.blogspot.com/2012/03/subhanallah-negeri-5-menara.html

    Negeri 5 Menara, Subhanallah… Top ! Highly recommended

  355. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:08 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  356. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:09 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  357. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:11 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  358. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:11 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  359. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:13 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  360. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:14 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  361. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:15 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  362. faisal estu y 10 March, 2012 at 4:28 am #

    Luar biasa…saya sudah baca buku dan nontonn filmnya..selamat

  363. abdullah 13 March, 2012 at 6:52 am #

    :cheer: beuh keren abissssss……………abis itu ana baca ranah 3 warna tapi ini aga sedih kayaknya……

  364. abdullah 13 March, 2012 at 6:57 am #

    :cheer: beuh keren abissssss……………abis itu ana baca ranah 3 warna tapi ini aga sedih kayaknya……

  365. Agus Ganteng 13 March, 2012 at 12:00 pm #

    samapai saat ini saya tidak menontonnya, dam saya mencari tempat mendownload film ini tak jua menemukan, adakah diantara kalian yang dapat memberi kamu link download kepada saya?

  366. Putri Isan 14 March, 2012 at 10:20 am #

    Novel yg Menjadi Motivasi Bagi anak-anak Pelajar..”MAN JADDA WA JADA” :),siap yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil

  367. Putri Isan 14 March, 2012 at 10:28 am #

    Novel yg Menjadi Motivasi Bagi anak-anak Pelajar..”MAN JADDA WA JADA” :),siap yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil

  368. endang muslimah 14 March, 2012 at 12:49 pm #

    assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    bingung saya mau bilang apa.
    yang saya tau yah…saya kagum…kagum…kagum..IRI..kenapa yang dapat kesempatan buat pengalaman dan nulis novel ini bukan saya :unsure:
    hehehe :P

    hmm…bicara mengenai isi, sebenarnya saya sempat ga pecaya looooh…
    tapi, mantra “manjadda wa jada” bneer2 ngebius saya deh..
    kapan yah mimpi saya juga bakal berakhir sama dengan penulis…
    bahkan saya punya mimpi yang jauh lebih tinggi lagi nih.. :huh:
    ada rasa ga p’d kalo ngebandingin nye sama usaha yang baru bisa saya lakukan..
    hmm semoga dengan terhipnotisnya saya dari novel ini, semangat saya akan semakin berkobar dan meletup2 nantinya…
    amin :woohoo: :woohoo:

    uda…amak wak urang ateh juo..
    sabagai salah sorang sanak jauah yang ndak dikannal, bulio lah awak ko diajak, ato dikirim sa jadi buku gratis baa’a????
    :whistle: :D

    uuupst :silly:

  369. endang muslimah 14 March, 2012 at 1:06 pm #

    assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    bingung saya mau bilang apa.
    yang saya tau yah…saya kagum…kagum…kagum..IRI..kenapa yang dapat kesempatan buat pengalaman dan nulis novel ini bukan saya :unsure:
    hehehe :P

    hmm…bicara mengenai isi, sebenarnya saya sempat ga pecaya looooh…
    tapi, mantra “manjadda wa jada” bneer2 ngebius saya deh..
    kapan yah mimpi saya juga bakal berakhir sama dengan penulis…
    bahkan saya punya mimpi yang jauh lebih tinggi lagi nih.. :huh:
    ada rasa ga p’d kalo ngebandingin nye sama usaha yang baru bisa saya lakukan..
    hmm semoga dengan terhipnotisnya saya dari novel ini, semangat saya akan semakin berkobar dan meletup2 nantinya…
    amin :woohoo: :woohoo:

    uda…amak wak urang ateh juo..
    sabagai salah sorang sanak jauah yang ndak dikannal, bulio lah awak ko diajak, ato dikirim sa jadi buku gratis baa’a????
    :whistle: :D

    uuupst :silly:

  370. endang muslimah 14 March, 2012 at 1:13 pm #

    assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    bingung saya mau bilang apa.
    yang saya tau yah…saya kagum…kagum…kagum..IRI..kenapa yang dapat kesempatan buat pengalaman dan nulis novel ini bukan saya :unsure:
    hehehe :P

    hmm…bicara mengenai isi, sebenarnya saya sempat ga pecaya looooh…
    tapi, mantra “manjadda wa jada” bneer2 ngebius saya deh..
    kapan yah mimpi saya juga bakal berakhir sama dengan penulis…
    bahkan saya punya mimpi yang jauh lebih tinggi lagi nih.. :huh:
    ada rasa ga p’d kalo ngebandingin nye sama usaha yang baru bisa saya lakukan..
    hmm semoga dengan terhipnotisnya saya dari novel ini, semangat saya akan semakin berkobar dan meletup2 nantinya…
    amin :woohoo: :woohoo:

    uda…amak wak urang ateh juo..
    sabagai salah sorang sanak jauah yang ndak dikannal, bulio lah awak ko diajak, ato dikirim sa jadi buku gratis baa’a????
    :whistle: :D

    uuupst :silly:

  371. endang muslimah 14 March, 2012 at 1:31 pm #

    assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    bingung saya mau bilang apa.
    yang saya tau yah…saya kagum…kagum…kagum..IRI..kenapa yang dapat kesempatan buat pengalaman dan nulis novel ini bukan saya :unsure:
    hehehe :P

    hmm…bicara mengenai isi, sebenarnya saya sempat ga pecaya looooh…
    tapi, mantra “manjadda wa jada” bneer2 ngebius saya deh..
    kapan yah mimpi saya juga bakal berakhir sama dengan penulis…
    bahkan saya punya mimpi yang jauh lebih tinggi lagi nih.. :huh:
    ada rasa ga p’d kalo ngebandingin nye sama usaha yang baru bisa saya lakukan..
    hmm semoga dengan terhipnotisnya saya dari novel ini, semangat saya akan semakin berkobar dan meletup2 nantinya…
    amin :woohoo: :woohoo:

    uda…amak wak urang ateh juo..
    sabagai salah sorang sanak jauah yang ndak dikannal, bulio lah awak ko diajak, ato dikirim sa jadi buku gratis baa’a????
    :whistle: :D

    uuupst :silly:

  372. chanidz 15 March, 2012 at 4:55 am #

    :silly: :huh: kerreenn…..aq sekarang jga bsa tambah betah di pond.pest. hbz bca nageri 5 manara dan ranah 3warna….

  373. bunda 16 March, 2012 at 7:08 am #

    Hampir sepanjang film saya menonton sambil menangis..(inget sama anak yg sekolah dipesantren).. :(
    Filmnya bagus..tapi terus terang saya lebih suka baca bukunya..
    Usul bikin sinetron di tv (krn gak semua anak indonesia bisa nonton di bioskop)yg persis kaya bukunya..plus ranah 3 warna juga tentunya..Insya Allah bisa memotivasi anak2 indonesia juga orang tuanya..yg mungkin ada masih menganggap remeh/miring sekolah di pesantren..
    Selamat..sukses.. :)

  374. bunda 16 March, 2012 at 7:14 am #

    Hampir sepanjang film saya menonton sambil menangis..(inget sama anak yg sekolah dipesantren).. :(
    Filmnya bagus..tapi terus terang saya lebih suka baca bukunya..
    Usul bikin sinetron di tv (krn gak semua anak indonesia bisa nonton di bioskop)yg persis kaya bukunya..plus ranah 3 warna juga tentunya..Insya Allah bisa memotivasi anak2 indonesia juga orang tuanya..yg mungkin ada masih menganggap remeh/miring sekolah di pesantren..
    Selamat..sukses.. :)

  375. andrean el syauqi 17 March, 2012 at 12:49 am #

    subhanallah ……..
    wah novel nya baguzt buangetz habiez baca langsung tau makna pesantren……………

  376. fikry ainul bachtiar 17 March, 2012 at 2:16 pm #

    kalo baca novelnya jadi pengen mondok di gontor, saking terbawa dengan ceritanya… kisahnya sungguh inspiratif…!!!

  377. Yuni Nur Aeni Gandawinata 20 March, 2012 at 8:34 am #

    :) Subhanallah,, hampir setiap kata-kata dalam buku negeri 5 menara saya perhatikan baik-baik dan resapi maknanya.. Dengan mantra man jadda wajada,man shabara zhafira tak mustahil apa yang kita cita-citakan pasti terwujud (tentunya dengan izin Allah).. kisah-kisahnya bikin saya haru, sungguh inspiratif.. memberikan motivasi bagi siapapun yang membaca novel / menonton filmnya… Jadi ngga sabar kapan “Ranah 3 Warna” dibuat filmnya :)

  378. Achmadzp 24 March, 2012 at 11:06 am #

    Awalnya tidak ada niat nonton ternyata setelah nonton saya menyesal. Menyesal karena telat nontonnya dan ternyata film ini mengandung 3 Cara sukses dalam berbisnis. Detilnya saya tulis di blog saya:
    http://achmadzp.com/film-negeri-5-menara-dan-rahasia-3-cara-sukses-berbisnis/

    Mantap
    Terima kasih sudah menginspirasi saya

  379. comank cheking 4 April, 2012 at 1:33 pm #

    awlanya takut akan bosa membaca, tpi bgitu coba membaca, baru halam awal saja dengan bahasa yang menyentuh, menarik, malah manrik saya untuk terus membaca, inspiring bgt ;)

  380. Rosyid Kurniawan 7 April, 2012 at 7:49 am #

    mas, mohon maaf, email saya tolong dibalas yaa (buat bukti skripsi)

    sebenarnya udah dijawab sama mas Fuadi, tapi saya delete secara ga sengaja (hhhhuuuuuu)

    di bales lagi ya mas.

    matur nuwun

  381. Edo Saputra 23 April, 2012 at 4:05 am #

    Unit Pencinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD
    Proudly Present :

    SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN
    Dengan Tema “Potret Sukses Generasi Berbudaya”

    Kamis, 3 mei 2012
    Jam 8.00 – 14.00
    Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Dipati Ukur, Bandung,

    Pembicara :

    Keynote Speaker :
    Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan)
    - Sesi I : Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya
    Indra J.Piliang ( Pengamat Politik )
    Yasraf Amar Piliang (Budayawan dan Seniman)
    - Sesi II : Internalisasi Nilai Edukasi Budaya Menuju Suatu Kesuksesan
    Nancy Margried Panjaitan ( CEO Batik Fractal Indonesia )
    Hikmawan Saefullah ( Akademisi, Musisi )
    Ahmad Fuadi (Sastrawan)

    Dan saksikan Launching Buku “Ekspresikan Budayaku, Budayamu, Budaya Kita”.

    HTM : Rp 75.000 (umum) ,
    Rp 50.000 (mahasiswa).

    Ayo realisasikan semangat dan aksimu utk budaya. Sebarkan semangat budaya untuk bangsa

    CP : RANI (085263205383 / 083820657485)
    follow : @shareurculture

  382. Edo Saputra 23 April, 2012 at 4:32 am #

    Unit Pencinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD
    Proudly Present :

    SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN
    Dengan Tema “Potret Sukses Generasi Berbudaya”

    Kamis, 3 mei 2012
    Jam 8.00 – 14.00
    Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Dipati Ukur, Bandung,

    Pembicara :

    Keynote Speaker :
    Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan)
    - Sesi I : Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya
    Indra J.Piliang ( Pengamat Politik )
    Yasraf Amar Piliang (Budayawan dan Seniman)
    - Sesi II : Internalisasi Nilai Edukasi Budaya Menuju Suatu Kesuksesan
    Nancy Margried Panjaitan ( CEO Batik Fractal Indonesia )
    Hikmawan Saefullah ( Akademisi, Musisi )
    Ahmad Fuadi (Sastrawan)

    Dan saksikan Launching Buku “Ekspresikan Budayaku, Budayamu, Budaya Kita”.

    HTM : Rp 75.000 (umum) ,
    Rp 50.000 (mahasiswa).

    Ayo realisasikan semangat dan aksimu utk budaya. Sebarkan semangat budaya untuk bangsa

    CP : RANI (085263205383 / 083820657485)
    follow : @shareurculture

  383. Edo Saputra 23 April, 2012 at 4:52 am #

    Unit Pencinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD
    Proudly Present :

    SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN
    Dengan Tema “Potret Sukses Generasi Berbudaya”

    Kamis, 3 mei 2012
    Jam 8.00 – 14.00
    Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Dipati Ukur, Bandung,

    Pembicara :

    Keynote Speaker :
    Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan)
    - Sesi I : Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya
    Indra J.Piliang ( Pengamat Politik )
    Yasraf Amar Piliang (Budayawan dan Seniman)
    - Sesi II : Internalisasi Nilai Edukasi Budaya Menuju Suatu Kesuksesan
    Nancy Margried Panjaitan ( CEO Batik Fractal Indonesia )
    Hikmawan Saefullah ( Akademisi, Musisi )
    Ahmad Fuadi (Sastrawan)

    Dan saksikan Launching Buku “Ekspresikan Budayaku, Budayamu, Budaya Kita”.

    HTM : Rp 75.000 (umum) ,
    Rp 50.000 (mahasiswa).

    Ayo realisasikan semangat dan aksimu utk budaya. Sebarkan semangat budaya untuk bangsa

    CP : RANI (085263205383 / 083820657485)
    follow : @shareurculture

  384. Edo Saputra 23 April, 2012 at 8:43 am #

    Unit Pencinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD
    Proudly Present :

    SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN
    Dengan Tema “Potret Sukses Generasi Berbudaya”

    Kamis, 3 mei 2012
    Jam 8.00 – 14.00
    Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Dipati Ukur, Bandung,

    Pembicara :

    Keynote Speaker :
    Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan)
    - Sesi I : Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya
    Indra J.Piliang ( Pengamat Politik )
    Yasraf Amar Piliang (Budayawan dan Seniman)
    - Sesi II : Internalisasi Nilai Edukasi Budaya Menuju Suatu Kesuksesan
    Nancy Margried Panjaitan ( CEO Batik Fractal Indonesia )
    Hikmawan Saefullah ( Akademisi, Musisi )
    Ahmad Fuadi (Sastrawan)

    Dan saksikan Launching Buku “Ekspresikan Budayaku, Budayamu, Budaya Kita”.

    HTM : Rp 75.000 (umum) ,
    Rp 50.000 (mahasiswa).

    Ayo realisasikan semangat dan aksimu utk budaya. Sebarkan semangat budaya untuk bangsa

    CP : RANI (085263205383 / 083820657485)
    follow : @shareurculture

  385. Edo Saputra 23 April, 2012 at 8:50 am #

    Unit Pencinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD
    Proudly Present :

    SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN
    Dengan Tema “Potret Sukses Generasi Berbudaya”

    Kamis, 3 mei 2012
    Jam 8.00 – 14.00
    Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Dipati Ukur, Bandung,

    Pembicara :

    Keynote Speaker :
    Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan)
    - Sesi I : Pendidikan Berkarakter dan Berbudaya
    Indra J.Piliang ( Pengamat Politik )
    Yasraf Amar Piliang (Budayawan dan Seniman)
    - Sesi II : Internalisasi Nilai Edukasi Budaya Menuju Suatu Kesuksesan
    Nancy Margried Panjaitan ( CEO Batik Fractal Indonesia )
    Hikmawan Saefullah ( Akademisi, Musisi )
    Ahmad Fuadi (Sastrawan)

    Dan saksikan Launching Buku “Ekspresikan Budayaku, Budayamu, Budaya Kita”.

    HTM : Rp 75.000 (umum) ,
    Rp 50.000 (mahasiswa).

    Ayo realisasikan semangat dan aksimu utk budaya. Sebarkan semangat budaya untuk bangsa

    CP : RANI (085263205383 / 083820657485)
    follow : @shareurculture

  386. kelana 24 April, 2012 at 12:21 pm #

    saya termotivasi membaca novel ini, setiap semangat saya mulai kendur, saya mengingat kembali kisah dalam novel ini, saya dapat meresapi cerita tersebut karena kebetulan saya juga dulunya tamatan pondok pesantren dan memiliki impian yang besar juga

  387. rahim 5 August, 2012 at 4:40 pm #

    Assalamualaikum,,,saya pengunjung dari Melaka(Malaysia),baru menamatkan pembacaan novel N5M,,,kini mula membaca R3W,,,sangat teruja dengan kisah Alif dan sedikit cemburu dengan persahabatan para ‘shahibul menara’,,,,novel ini membuka minda saya supaya bersemangat dan berusaha untuk pergi kembara seperti saranan Imam Syafie,,,terima kasih A.Fuadi,,,
    :cheer:

  388. GAYUH GAYUH AJI 16 August, 2012 at 10:41 am #

    :woohoo: assalamualaikum,,saya pengunjung dari cilacap,, subhanallah sebuah trilogi penggugah jiwa,, membuat saya termotivasi untuk menjadi orang yang besar walaupun latarbelakang saya kecill..mnunjukan seorang anak desa yang menjadi anak internasional..

    novel ini sangat bermanfaat bagi saya setelah membacanya,dan membuat saya seperti masuk kedalam cerita tersebut, dan memberi bumbu pengalaman yang baru pada diri saya….. terimakasih master of manjadda wa jada A.FUADI.. B)

  389. GAYUH GAYUH AJI 16 August, 2012 at 10:46 am #

    :woohoo: assalamualaikum,,saya pengunjung dari cilacap,, subhanallah sebuah trilogi penggugah jiwa,, membuat saya termotivasi untuk menjadi orang yang besar walaupun latarbelakang saya kecill..mnunjukan seorang anak desa yang menjadi anak internasional..

    novel ini sangat bermanfaat bagi saya setelah membacanya,dan membuat saya seperti masuk kedalam cerita tersebut, dan memberi bumbu pengalaman yang baru pada diri saya….. terimakasih master of manjadda wa jada A.FUADI.. B)

  390. GAYUH GAYUH AJI 16 August, 2012 at 11:19 am #

    :woohoo: assalamualaikum,,saya pengunjung dari cilacap,, subhanallah sebuah trilogi penggugah jiwa,, membuat saya termotivasi untuk menjadi orang yang besar walaupun latarbelakang saya kecill..mnunjukan seorang anak desa yang menjadi anak internasional..

    novel ini sangat bermanfaat bagi saya setelah membacanya,dan membuat saya seperti masuk kedalam cerita tersebut, dan memberi bumbu pengalaman yang baru pada diri saya….. terimakasih master of manjadda wa jada A.FUADI.. B)

  391. maulana irwansyah 30 August, 2012 at 11:37 am #

    kurang lengkap kk :(

  392. AudreyMelendez25 31 August, 2012 at 1:37 am #

    Set your own life easier take the credit loans and all you need.

  393. Moh Imron 1 September, 2012 at 9:10 am #

    BUKU INI MENJADI SALAH SATU INSPIRASIKU UNTUK BERBUAT LEBIH BAIK TERHADAP KELUARGAKU DAN LINGKUNGANKU….. :D
    TERIMA KASIH…..

  394. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:09 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  395. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:13 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  396. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:14 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  397. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:15 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  398. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:16 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  399. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:17 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  400. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:18 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  401. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:20 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  402. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:21 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  403. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:22 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  404. IVY 16 November, 2012 at 6:38 am #

    bener2 menggali emosi saya, apa yg dipirkan, dirasa oleh remaja mengalir di novel itu… sy seperti tidk sedang mmbaca sbuah novel, tapi bercerita tentang perasaan sy kpda dri sy sendiri… sangat menginspirasi..

  405. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:16 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  406. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:17 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  407. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:20 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  408. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:21 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  409. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:22 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  410. m.yusuf 4 December, 2012 at 1:23 am #

    Dipenghujung tahun 2012 ini baru q bs baca buku nan menggugah ini. Beginilah … di tengah belantara papua sulit dapat informasi. Untug ada teman sesama guru dari Malang yang pinjami.
    Morat marit perasaan membacanya mau nangis,marah, teriak,nangis,teriak lagi. Seterusnya begitu…apa hal? Sebagai guru aku sangat sedih dengan situasi pendidikan saat ini…sedikit sekali diantara para guru yang seperti kau ceritakan itu…..demikian pula dengan sekolah yang bisa menciptakan iklim pembelajar yang luar biasa….dengan siswa yang termotivasi luar biasa….kau melecutku untuk terus bertahan di tengah pedalaman papua. Tanpa transportasi darat,tanpa media komunikasi dan informasi. Sudah 8 tahun. Kadang goyah mau berlari pulang di hiruk pikuk kotaku di Makassar. Terus berkarya….aku merasa hidup di tengah ceritamu karena q tamat SMA juga tahun 1992.

  411. vira faradilla 6 December, 2012 at 6:42 am #

    sangat menginspirasi saya :) :)

  412. Faisal romli Zaenal Muttakin 10 December, 2012 at 12:05 am #

    “Asalamu’alaikum..”

    Mungkin dari Cuplikan Teks yang mungkinpula itu takberarti di mata sebelah pihak, namun bagi ku itu adalah sebuah rangkayan kata yang mempunyai banyak arti,

    terimakasih atas Infonya .

    “MANJADDA WAJADA”

  413. saipul bahri nasution 6 January, 2013 at 12:23 pm #

    sangat sangat menginsfirasi,,
    membaca buku negeri 5 menara tidak akan puas dibaca hanya sekali,setiap kekuatan semangat mulai melemah,saya buka kembali buku ini,titik terdalam dalam jiwa kembali menyala.
    alhamdulillah…

  414. saipul bahri nasution 6 January, 2013 at 12:24 pm #

    sangat sangat menginsfirasi,,
    membaca buku negeri 5 menara tidak akan puas dibaca hanya sekali,setiap kekuatan semangat mulai melemah,saya buka kembali buku ini,titik terdalam dalam jiwa kembali menyala.
    alhamdulillah…

  415. tes 11 January, 2013 at 8:56 pm #

    dsadsd

  416. tes 11 January, 2013 at 8:57 pm #

    dsadsd

  417. RoxieRodgers 18 January, 2013 at 12:48 am #

    If you’re in a not good position and have got no cash to get out from that, you would need to receive the mortgage loans. Because it would help you emphatically. I get credit loan every time I need and feel fine just because of this.

  418. saipul bahri nasution 2 February, 2013 at 4:17 am #

    kalau hati sedang keruh,dan tak tau lagi ingin berbuat apa,,,
    pasti lari ke buku ini
    subhanallah,,
    hati kembali tabah,semangat menjalani hidup kembali terbit,,
    sampai kapan pun dan berapa kali pun buku ini di baca takkan pernah puas dan ingin kembali,,
    terima kasih,,
    alhamdulillah,,

  419. saipul bahri nasution 2 February, 2013 at 4:18 am #

    kalau hati sedang keruh,dan tak tau lagi ingin berbuat apa,,,
    pasti lari ke buku ini
    subhanallah,,
    hati kembali tabah,semangat menjalani hidup kembali terbit,,
    sampai kapan pun dan berapa kali pun buku ini di baca takkan pernah puas dan ingin kembali,,
    terima kasih,,
    alhamdulillah,,

  420. saipul bahri nasution 2 February, 2013 at 4:19 am #

    kalau hati sedang keruh,dan tak tau lagi ingin berbuat apa,,,
    pasti lari ke buku ini
    subhanallah,,
    hati kembali tabah,semangat menjalani hidup kembali terbit,,
    sampai kapan pun dan berapa kali pun buku ini di baca takkan pernah puas dan ingin kembali,,
    terima kasih,,
    alhamdulillah,,

  421. ihsan 14 August, 2009 at 12:27 pm #

    akhi, pagi ini tepat setelah adzan subuh saya sudah tamatkan novel anda.. Luar biasa…. Saya hampir menangis…hanya satu yang saya kenal sosoknya.. Atang.. Subhannallah…sudahlama tak ketemu kang kus…salam kalau ketemu

  422. Ray-za 30 September, 2009 at 12:29 am #

    Dua perasaan yang timbul ketika membaca buku negeri lima menara ini. Envy dan Tergugah. Envy, karena kalau memang betul digambarkan secara detail dan lengkap mengenai gontor seperti di dalam buku, Sungguh, membuat saya ‘envy’. Se-envy-envy-nya-envy. Karena saya dari dulu ingin sekali bisa belajar ke sekolah-sekolah seperti itu. Atau kalau lah saya bisa membaca buku ini ketika zaman SMA dulu…
    Tergugah, membuat mata saya terbuka, banyak sekali pelajaran yang saya bisa ambil dari negeri lima menara ini. Saya terkesan dengan ucapan ustad Salman yang mengatakan ‘orang sukses itu selalu extra-miles!’, belum lagi Man jadda wa jada!. Betul-betul inspiratif. Ditambah dengan persahabatan yang luar biasa indahnya dari enam sahibul ini. Sekarang saya paham kenapa adik saya memaksa-maksa saya untuk baca buku ini. Kalau boleh mengutip kritikus film terkenal Robert Ebert(dan semua komen yang ada di web ini), buku ini adalah “Two Thumbs Up!!”. Selamat untuk A. Fuadi, sukses selalu.
    Sebaiknya memang buku ini wajib dibaca oleh para kawula muda! :)

  423. Christian Kuswibowo 11 January, 2010 at 4:48 pm #

    Ass. Membaca novel ini, serasa kembali ke 12 tahun yang lalu, ketika masih menjadi santri, menikmati setiap detik bersama teman2, membangun mimpi, merancang masa depan. Dan Alhamdulillah berkat man jadda wajadda sebagaimana yang Kang Fuadi tulis dalam novel ini, aku mampu merealisasikan setiap impian dan harapan ketika masih di PM. Terimakasih Kang Fuadi, novel ini benar2 membangkitkan nostalgia sekaligus memberikan relaksasi. Syukron Wassalam.

  424. zidna arief 7 December, 2009 at 6:20 am #

    mas fuad kpn buku 2 dan 3 terbit udah ndak sabar bca neh

  425. Ahmad Zakki 8 December, 2009 at 2:12 pm #

    Assalaamualaikum…..
    Subhaanallah…Saya seorang Telecommunication Engineer. Membaca novel ini mengingatkan saya akan masa2 kecil dulu kurang lebih 15 tahun lampau saat di pesantren. Terkadang saya seperti hendak menitikkan air mata karena teringat persahabatan dengan teman2 berbagai suku yg telah terpisah sampai saat ini. Meski mungkin agak berbeda type pesantren (saya pesantren tradisional), namun saya yakin apa yg diceritakan dalam buku ini menjadi cerita standar anak2 pesantren, tentang perjuangan, persahabatan dan cinta….Novel ini mampu membuktikan bahwa lulusan pesantren tidak melulu berkutat di bidang agama namun juga bidang lain, tentu dengan tambahan nilai basic keagamaan yg akan selalu menjadi tumpuan hidup…..
    “Man Jadda Wajada….Man Lajja Walaja….
    (Saya tunggu edisi selanjutnya Uda Fuad..!)

  426. Cipta 17 January, 2010 at 10:12 am #

    Aslm..subhanallah..membaca novel ni bgaikan terlibat lgsung dlm cerita..sangat bagus,dn dpat menjadi inspirasi bg kita agar dalam hidup ni jgn cepat menyerah..man jadda wajadda..kata2 yg sgt memotivasi bg kita..syukron akh..wassalam.. :)

  427. Firman zarkasy 2 February, 2010 at 1:24 pm #

    sebuah novel yang menggugah hati seseorang..semoga mantra man jadda wajadda selalu memberi inspirasi buat semua orang yang mendengar dan membaca.

  428. Arief Kurniawan 2 February, 2010 at 1:48 pm #

    baca novel ini membuat pikiran ku flash back ke PMDG.,.our beloved campus,.,great novel,,,,,,,,,the show must go on!!!!!

  429. Hana IJ 13 February, 2010 at 3:03 am #

    Wah,Subhanallah ya kerennya.Saya juga sekolah di pesantren dan merasakan hal yang agak sama…
    Good Luck ya…ayo dong filmnya mana…

  430. kusawandani 5 April, 2010 at 2:59 pm #

    @khalilurrahman
    :) si Baso itu menggambarkan figur ikhlas budiman…. kan beliau memang tidak tamat belajar di gontornya.. kalau nif’an nazudi sampai tuntas kan…

  431. Fahmi Hidayat 8 April, 2010 at 1:35 am #

    Great novel… I am fully inspired.
    Looking forward to reading the next trilogy.

  432. aryo danurwendo 14 May, 2010 at 4:14 pm #

    ga nyangka banget, teryata baso dalam novel ini adalah ustad ikhlas budiman yang pernah ngajar di yayasan smuth.ustad ikhlas masih ingat ijabi sari indah,ada siswa smuth.ustad ikhlas dulu juga inspirator buat santri di ijabi.
    kalo punya contactperson beliau,tolong dikirm ke email danurwendo@gmail.com

    jazakallah…

  433. Sabur Aris 17 May, 2010 at 4:11 am #

    benar-benar kisah inspiratif yang penuh motivasi, oh iya sinopsis novel ini saya masukan ke blog saya di http://mangge-abhoenk.blogspot.com/2010/05/sinopsis-novel-negeri-5-menara.html terima kasih

  434. wasripin 23 May, 2010 at 9:51 am #

    Setelah membaca buku ini, sya wajibkan anak saya untuk membaca buku ini juga karena sarat dengan motivasi. Saya berharap buku ini bisa meningkatkan motivasi anak anak dan menginspirasi untuk berprestasi yang tinggi :)

  435. diva 24 May, 2010 at 3:19 am #

    asw. novel negeri 5 menara sama dg man jadda wajadda ya? maaf ketnggaln info

  436. ne_knee 19 June, 2010 at 1:27 pm #

    Subhanallah,,,,,,,selama ini sering aja denger dan ngucapin man jadda wajada, setelah membaca novel Abang makin yakin aja dengan kalimat sakti ini. Syukron Jazakallah ya, mudah-mudahan mampu menginspirasi generasi2 kita selanjutnya. Biar gk gampang putus asa… :woohoo: :woohoo:

  437. Pusat Belajar Bahasa Arab di I 21 July, 2010 at 11:04 am #

    Karena itulah kita harus BE THE OTHER…!!! AND DON`T BE YOUR SELF….!!! Songsong kejayaan… kepemimpinan…. makna hidup adiluhung….!!!

  438. agni ilmina 26 August, 2010 at 9:04 am #

    :lol: Saya belum pernah menemukan novel tentang pesantren yang seperti Negeri 5 Menara ini sebelumnya.Saya sangat terkesan sekali setelah membaca novel ini, saya jadi ingin mengulang masa2 di pesantren.Dan novel ini juga membuat semngat belajar saya yang sempat menguap kembali lagi, bahkan berlipat-lipat besarnya. terima kasih…..

  439. A 584 K 4 September, 2010 at 4:46 am #

    setelha membaca N5M jdi teringat kebersamaan di kelas 584 k yng tak akan pernah terlupakan ….
    mulai dari qomaruzzaman sampe toni haryadi semuanya tak akan pernah ku lupakan
    dan untk wali kelas kami ust. ahmad jauhari….
    wali kelas the best in the world ..seribu doa selalu ku panjatkan untuk beliau…..
    semuanya….kita kan bertemu lagi pada pembekalan di gontor 1
    tetap jalani semua karena ALL IZ WELL…
    dan tetap bergerak maju….
    ONE STEP BETTER THAN OTHER….

  440. siti 25 September, 2010 at 9:45 am #

    :cheer: uhhhhhhhhhhh keren abizzzzzzzzz…….

  441. ivic 22 October, 2010 at 4:29 am #

    ivic semakin termotivasi dgn mantra ajaib ”manjadda wajada”,,, semoga dpt tertanam jg di hati dan fikiran ivic,,,,,

    amieen ya robb,,,,,^_^

  442. Rahma 9 November, 2010 at 1:35 am #

    mas fuad boleh ngritig nggak…alur novel agak lambat ya Mas, jadinya terasa lama bacanya buat saya… :( trus juga saya haus kalimat-kalimat sastra yang dalam…dan saya tidak menemukannya di N5M hiks…over all, salut buat karya Mas Fuad!!! Man Jadda wa jada!!!

  443. joe 21 November, 2010 at 2:01 pm #

    assalamua’laikum akhi,,,,
    saya cma mo bilang kuq ending crita nya kurang asyik ya khi,,,

  444. Wargo 4 January, 2011 at 12:58 am #

    Saya seorang kepala keluarga dengan anak penyandang autisme berumur 18 tahun.Buku ini mengajarkan saya untuk ikhlas dimana saya merasa ihklas adalah dasar dari semuanya. Dengan ikhlas semua jadi tambah ringan dan ceria. Terimakasih banyak.

    Wargo

  445. Anindika Ramadhan 14 January, 2011 at 9:55 pm #

    Sebelumnya apa pernah gue suka baca novel? gak pernah kepikiran, karena gue sangat gak suka novel. suatu ketika gue ngeliat novel punya nyokap gue dan itu novel yang pertama gue baca dalam hidup yang dahSyat ini(lebay). Judul novelnya “Negri 5 Menara” bingung kan artinya apa? ok gue kasih tau menurut pendapat gue dan opini tentang novel hebat ini. NEGRI 5 MENARA, novel kolosal yang sangat hebat karya A. fuadi seorang mantan wartawan tempo dan VOA yang sekarang menjabat sebagai direktur. Beliau adalah lulusan pesantren modern gontor di jawa timur. Novel ini menceritakan hal-hal yang hebat dalam diri remaja, luar biasa sekali, dari seorang anak kampung rantauan dari ranah minang, sekarang bisa dilondon?, bisa karena dengan mimpi kita bisa termotivasi untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mencapainya, dan menikmati keindahan mimpi itu sendiri. Ada satu mantra dan kata dalam pesanan di novel ini yang sangat hebat, benar, cekatan, spektakuler, lur biasa, (kelamaan he3x) “Man jadda Wa jadda” “Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka akan berhasil” gue akuin ini kata terhebat dalam buku ini. Bukan hanya gue terinspiratif dgn novel ini, novel ini membantu saya mendapatkan nilai b.indonesia di sekolah. semoga novel ini bisa difilm-in ya dan gue pengen jadi bintang filmnya, kalo ada gue mau ikut casting :D. So jadi guys pesan gue, Jangan takut untuk bermimpi karena mimpi adalah modal awal dari sebuah kesuksesan kalian, gak ada yang gak mungkin kalau kalian berusaha dan Allah berkehendak. :)

  446. mohammad fahmi el fadhillah 23 January, 2011 at 2:43 am #

    sebagai seorang santri, saya seakan masuk ke dalam novel negeri 5 menara. ceritanya hampir mirip dgn sejarah saya ketika menikmati masa2 di pesantren dulu. :cheer:

  447. Jatnika Nafis Ahmad 10 February, 2011 at 11:03 am #

    Asalamualaikum.Mau ngucapin banyak terima kasih aja untuk mas ahmad fuadi yang udah mau dateng di acara BEDAH BUKU SMAN 1 BEKASI TGL 5 Februari lalu,betul betul pertemuan yang menakjubkan dan semoga pertemuan yang membawa keberkahan.wassalamualaikum.

  448. novera 15 February, 2011 at 2:41 pm #

    Assalamualaikum,
    kang Fuad ketika membaca komentar akang menyempatkan diri bedah buku di SMAN 1 Bekasi, Jujur saya dan banyak anak didik saya sangat tertarik dengan novel akang, dan saya berinisiatif untuk mengundang akang membedah buku di SMA Darul Hikam Bandung, tentunya setelah ada konfirmasi kesediaan akang, nanti saya diskusikan dengan pihak sekolah.. semoga tidak hanya novelnya yang menginpirasi kami mengejar mimpi, tapi dengan langsung datang penulis anak2 akan lebih semangat karena lebih paham pemaknaan dari setiap serita yang akan buat.

  449. top-sale-shop 15 March, 2011 at 3:18 am #

    [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Replica Ebel Watches[/b][/url] — There is no mystery that [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Ebel Watches[/b][/url] are among the beloved watches all over the world. [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Fake Ebel Watches[/b][/url] are correct impersonation from the originals. Each piece is paid intimately attention in manufacturing, and inspected carefully before it was taken out of the storage warehouse. Choose one of high-class and standard models, and enjoy every moment in life with our astonishing timekeeper of superior quality at reasonable cost.We are the professional [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] provider. We sell the Top Grade [b]replica Ebel [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html]Watches[/url][/b], the price is far lower than the trustworthy[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b] Ebel Watches[/b][/url].
    [url=http://www.top-sale-shop.com][b]top-sale-shop.com[/b][/url] features [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] for women and men. All items sold on [b]top- [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com]sale-shop.com[/url][/b] are brand new,[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-brasilia-c-1530_1537.html][b]Brasilia[/b][/url],[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-ebel-1911-btr-watches-c-1530_1531.html][b]Ebel 1911 BTR watches[/b][/url], [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-ebel-classic-c-1530_1538.html][b]Ebel Classic[/b][/url],complete with giftbox, and instructions. Join thousands of satisfied customers and purchase your[b] Ebel [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html]Watches[/url][/b] with complete satisfaction. One year movement repair secure is enclosed with every [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] for assure, safe online shopping. Purchase cheap [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Ebel[/b][/url] immediately.v

  450. ainur rokh 16 March, 2011 at 7:16 am #

    kalau mas Fuadi bilang novel ini diniatkan untuk kerja sosial, saya berdoa semoga semakin banyak mas Fuadi lain yang muncul dengan kerja sosial yang sangat bermanfaat dan menginspirasi.
    semoga energi positif trilogi n5m ini benar-benar hidup untuk semuanya, tidak hanya pembaca tapi juga bisa ditularkan untuk yang lain :)

  451. Dyah 22 April, 2011 at 1:19 am #

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Membaca novel negeri 5 menara dan ranah 3 warna, menambah motivasi saya untuk lebih berikhtiar dalam menuntut ilmu. Ketika semangat saya down saya akan mengingat Man Jadda Wajada dan Man Shabara zhafira. Untuk mendapatkan sesuatu HARUS ADA PENGORBANAN. Saya beruntung bisa membaca novel ini. Syukron.
    Wassalam. :cheer:

  452. albed 2 May, 2011 at 5:17 pm #

    keren,Luar biasa

    sebagai santri saya merasa takjub dan bangga atas hadirnya negeri dalam menara ini hehehehe

  453. irma rahmawaty 12 May, 2011 at 1:29 pm #

    subhanalah……………..
    aku suka banget baca novelnya,sampe diulang – ulang bacanya dan banyak pesan moral untuk tetap semangat menjalani hidup serta g gampang putus asa………..
    sukses terus u A. Fauzi dan keluarga :)

  454. Femilia 29 May, 2011 at 4:15 pm #

    Asslm…slm kenal bang.sy juga sli minang bg.buku yg abang buat sudah sy bc 2-2 nya.betul2 buku yg sgt hebat.andaikan bukun ini sudah ada sejak dulu.pasti sy ga akan menyerah di pesantren dan ga akan menyerah dgn mimpi2 saya :( .
    Bang..klo boleh saya tau, di dalam kata sambutan ada nama ustad Sofwan Manaf sebagai karakter utama dr buku 5 menara.Apakah yg abg mksd Ustad Sofwan Manaf yg mengajar di ponpes darunnajah ulujami jaksel?sebagai apa ustad Sofwan disana bang?apa sbg ustd Torik/Ustad Salman??
    oiya,saya sudah ga sabar dgn sekuel yg ke3.kpan terbitnya ya bang??
    trima ksh

  455. arifan 3 June, 2011 at 9:43 am #

    Asslm… selamat sore…
    setelah membaca novel negeri 5 menara serta ranah 3 warna,yang isinya luar biasa menarik, mulai dari persahabatan, perjuangan, nuansa islam, pendidikan, dan sedikit nuansa cinta..
    Saya jadi lebih memaknai hidup ini, bayangkan petualangan seorang anak menggapai mimpi yang terlihat mustahil tetap pada akhirnya tercapai…
    Meskipun saya masih pinjem punya temen tapi rasanya senang bisa membaca novel ini..
    Saya yang dulunya ga hobi baca novel jadi ketagihan, jadi penasaran sama novel yang ke-3..
    Semoga cepat rilis sudah tak sabar untuk membacanya… :D

  456. ummu wildan 3 June, 2011 at 12:25 pm #

    :cheer: assalamu’alaikum Ustad,semoga keberkahan senantiasa meliputi Ustad sekeluarga.tahun ini anak saya insyaAllah akan lulus dari PM AL HASAN yang diasuh oleh Ust Prof Dr Satori Ismail yang juga alumni gontor.anak kami memohon dengan sangat keikhlasan km sebagai org tua untuk melanjutkan aliyahnya di gontor.awalnya km ragu,tetapi setelah membaca 2 buku Ustad maka tanpa keraguan sedikitpun kami telah memberikan ridho untuk anak km wildan.jzkllh Ustad atas inspirasinya.

  457. Fadly Ibrahim 5 June, 2011 at 6:49 am #

    Assalau Alaikum

    untuk melakukan perubahan dinegeri ini, kita hanya butuh lebih banyak novel sekelas N5M dan R3W untuk mengisnpirasi dan menyadarkan masy.

  458. Ridwan Budiman 6 June, 2011 at 10:54 am #

    Entah mengapa ketika membaca novel ini, jiwa dan seluruh alam pikiran saya terus tergerak untuk membadai, melintasi dunia. Saya bersyukur, karena dengan membaca buku ini, beberapa torehan prestasi sudah dilakukan. Termasuk berkunjung ke negara tempat Uda Ahmad Fuadi pernah tinggal: Amerika. Dahsyat! Saya harap novel ini segera dijadikan film. Karena bangsa ini butuh virus N5M hadir di setiap anak-anak muda negeri ini.
    Salam

    Ridwan Budiman
    Menteri Humas BEM KM UGM 2010

  459. Elsa Herlistiyani 7 June, 2011 at 2:33 am #

    ternyata mantra sakti “man jadda wajada ” dan “man shabara zhafira” mampu membuat saya optimis dan semangat menapaki hidup yang sebenarnya !!!!

    Allahu Akbar !!

  460. Santy Utamie 8 June, 2011 at 2:42 am #

    Setelah membaca N5M, impian study lanjut ke New Zealand serasa mudah untuk saya… Semangat!!!

  461. Dede Leman 26 July, 2011 at 1:11 am #

    Assalamu Alaikum.

    Alhamdulillah setelah mengumpulkan kekuatan baru saya dapat membeli buku 5 menara edisi paling bontot. (Habis ikut kuis kick andy tidak pernah dapat, he he he). Setelah habis saya berburu lagi dengan ranah 3 warna dan alhamdulillah dapat yang edisi ke 2 itupun di salah satu Mall di Surabaya. Satu kesukuran semunya selesai kami baca secara bergiliran dirumah dan merekomendasikan kepada teman-teman yang kehilangan jati diri (he he he), dan yang terpenting kami menemukan sesuatu yang sudah lama terserak untuk kami himpun kembali. Itulah inti dari jimat yang disebut Berusaha, bersungguh-sungguh dan penuh dengan ke Ikhlasan. Semoga buku edisi ke 3 yang diberi title 1 di sampul ahir buku 3 warna dapat kami dapatkan (syukur kalau kick andy membagi kepada kami yang jauh dari pusat ibu kota). Salam dari kami buat komunitas 5 menara, sukses menyertai langkah kita, Amien. Fastabiqul Khaerat… Wassalam.

  462. Anggi 4 February, 2012 at 9:36 am #

    Buku pertama menginspirasiku… Buku ke dua membuatku terharu…Buku ke tiga membuatku PENASARAN (Soalnya kan belum di release :lol: )… :cheer: :D ;)

  463. dwi endah rahmawati 22 February, 2012 at 4:45 am #

    :cheer: MA’annajah ya Akh!!! isi novel mengingatkan sewaktu 4 th + 1th pengabdian di MANTINGAN 1…. juga menginspirasi saya ut memotivasi anak2 saya kelak!!! congratulation!

  464. Andhyka 4 March, 2012 at 2:57 am #

    I found the Negeri 5 Menara movie is very inspiring for every person who wants to reach their goals. Life is not easy and we should be solution focus instead of blaming the situation. This movie educates their viewers to be tough and to struggle whenever they encounter problems in life. It also an eye opening movie and describes the real condition of how Pondok Pesantren educate their students well. Top notch movie.

  465. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:12 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  466. Rezki Herdani 8 March, 2012 at 11:17 am #

    Terimakasih atas film negeri 5 menara. Setelah saya melihat kemarin, saya sekarang beli novel anda dengan cerita yang membuat saya lebih penasaran.
    Cerita anak pondokkan yang juga pernah aku rasakan, tetapi terbalik dengan apa yang ada dikehidupan aku ini semuanya penuh movasi dengan nilai-nilai lebih mengambil nilai ini lah kehidupan dipondok pesantren.
    dan makasih atas novelnya dan saya posting di web saya
    rezki-herdani.com
    dengan ucapan terimakasih ini. Karena orang besar itu pernah bersama saya dan mungkin saat ini saya belum bertemu orang besar, tetapi syukur saya sudah bisa berkomunikasi hanya dengan sebuah jejaring sosial facebook

  467. kelana 24 April, 2012 at 12:22 pm #

    saya termotivasi membaca novel ini, setiap semangat saya mulai kendur, saya mengingat kembali kisah dalam novel ini, saya dapat meresapi cerita tersebut karena kebetulan saya juga dulunya tamatan pondok pesantren dan memiliki impian yang besar juga

  468. kelana 24 April, 2012 at 12:25 pm #

    saya termotivasi membaca novel ini, setiap semangat saya mulai kendur, saya mengingat kembali kisah dalam novel ini, saya dapat meresapi cerita tersebut karena kebetulan saya juga dulunya tamatan pondok pesantren dan memiliki impian yang besar juga

  469. LILIS 31 July, 2012 at 5:39 am #

    ;)

  470. hesti widiyanti 16 October, 2012 at 4:19 pm #

    dari awal liat iklan tentang N5M udah antusias mau nonton, ditambah baca novelnya, semua jadi inspirasi untuk kehidupan kedepan. ditunggu buku karya ketiga dr trilogi N5M :kiss:

  471. IVY 16 November, 2012 at 6:15 am #

    bener2 menggali emosi saya, apa yg dipirkan, dirasa oleh remaja mengalir di novel itu… sy seperti tidk sedang mmbaca sbuah novel, tapi bercerita tentang perasaan sy kpda dri sy sendiri… sangat menginspirasi..

  472. nirmala 26 November, 2012 at 3:45 am #

    sukkkaa…. :) pengen baca buku ke 3nya,,, :woohoo: ditunggu ya kak… :lol:

  473. sefira 21 January, 2013 at 10:35 am #

    :woohoo: :whistle:
    Minta nomer kak gazza dongg akh’i… tolong dengeriin permntaan ku ini ya..

  474. dewi kania 27 January, 2013 at 12:27 pm #

    ada yg ngalir dari sudut kiri & kanan mata pun dari tengah kedua lubang hidungku ah..saking terbawanya arus cerita dan membawa nostalgia saat pulang kampung ke bandung dari pematang siantar.perjalanan antar lintas sumatra bbrp tahun ke belakang.meluncur melintasi propinsi sumut,merangkak ke daerah perbukitan Sumbar hingga ke penyebrangan bakaheuni-merak. dengerin OST N5M dari Yonie&Nuno serasa lengkap dengan jalan hidup ini. R3N dah dibaca. Kapan buku Ketiganya terbit, Bang?

Leave a Reply

© 2013 Negeri 5 Menara. All Rights Reserved.