Tentang Penulis

 

foto_A.fuadi-negeri_lima_menara

Anak Maninjau pemegang 8 beasiswa dari luar negeri. A. Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau tahun 1972, tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.


Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.

Gontor pula yang membukakan hatinya kepada rumus sederhana tapi kuat, ”man jadda wajada”, siapa yang bersungguh ­sungguh akan sukses.


Juga sebuah hukum baru: ilmu dan bahasa asing adalah anak kunci jendela-jendela dunia. Bermodalkan doa dan manjadda wajada, dia mengadu untung di UMPTN. Jendela baru langsung terbuka. Dia diterima di jurusan Hubungan Internasional, UNPAD.

 

Semasa kuliah, Fuadi pernah mewakili Indonesia ketika mengikuti program Youth Exchange Program di Quebec, Kanada. Di ujung masa kuliah di Bandung, Fuadi mendapat kesempatan kuliah satu semester di National University of Singapore dalam program SIF Fellowship. Lulus kuliah, dia mendengar majalah favoritnya Tempo kembali terbit setelah Soeharto jatuh. Sebuah jendela baru tersibak lagi, Tempo menerimanya sebagai wartawan. Kelas jurnalistik pertamanya dijalani dalam tugas-tugas reportasenya di bawah para wartawan kawakan Indonesia.


Selanjutnya, jendela-jendela dunia lain bagai berlomba-lomba terbuka. Setahun kemudian, dia mendapat beasiswa Fulbright untuk program S-2 di School of Media and Public Affairs, George Washington University. Merantau ke Washington DC bersama Yayi, istrinya—yang juga wartawan Tempo—adalah mimpi masa kecilnya yang menjadi kenyataan. Sambil kuliah, mereka menjadi koresponden TEMPO dan wartawan VOA. Berita bersejarah seperti peristiwa 11 September dilaporkan mereka berdua langsung dari Pentagon, White House dan Capitol Hill.


Tahun 2004, jendela dunia lain terbuka lagi ketika dia mendapatkan beasiswa Chevening untuk belajar di Royal Holloway, University of London untuk bidang film dokumenter. Kini, penyuka fotografi ini menjadi Direktur Komunikasi di sebuah NGO konservasi: The Nature Conservancy.

 

Tidak punya cukup uang untuk sekolah, Fuadi bekerja keras untuk mencari beasiswa sejak kuliah. Tidak sia-sia, sampai sekarang Fuadi telah mendapatkan 8 beasiswa dari luar negeri, membuat dia bisa mencicipi pengalaman belajar di Kanada, Singapura, Amerika Serikat dan Inggris.


Fuadi dan istrinya tinggal di Bintaro, Jakarta. Mereka berdua menyukai membaca dan traveling.

”Negeri 5 Menara” adalah buku pertama dari rencana trilogi. Buku-buku ini berniat merayakan sebuah pengalaman menikmati atmosfir pendidikan yang sangat inspiratif. Semoga buku ini bisa membukakan mata dan hati.  Dan menebarkan inspirasi ke segala arah.

Sebagian royalti diniatkan untuk merintis Komunitas Menara, sebuah organisasi sosial berbasis relawan (volunteer) untuk memajukan pendidikan khususnya buat orang yang tidak mampu. Ke depan, Komunitas Menara ingin menyediakan sekolah, perpustakaan, rumah sakit, dan dapur umum secara gratis buat kalangan yang tidak mampu.

Untuk informasi lebih jauh, silakan klik http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Fuadi, http://www.amazon.com/Land-Five-Towers-Ahmad-Fuadi/dp/9792275940

Untuk mengundang penulis silakan kontak Erwin di 085880006595 atau 0217357897 atau email ke kontak@negeri5menara.com

Atau like fanpage FB “Negeri 5 Menara” dan “Ahmad Fuadi” dan follow @fuadi1 (angka satu) di twitter

133 Responses to Tentang Penulis

  1. Vera 26 December, 2009 at 1:04 am #

    saya baca sekilas di belakang sampulnya, kabar2 ternyata trilogi toh? buku keduanya sdh ada blm mas? mhon pemberitahuannya… ;) saya tunggu lhooo

  2. istiqomah 26 December, 2009 at 7:11 am #

    :D
    salam
    saya suka bukunya sangat inspiratif, jadi semangat belajar lagi
    semoga diberi kemudahan untuk membeli buku2 selanjutnya :)

  3. habibah 26 December, 2009 at 12:56 pm #

    aslamualaikum wr wb….
    saya sangat munyukai buku negri 5 menara.penuh berbagi inspirasi. dan bukan hanya itu juga sebagi motivasi bagi saya dari kalimat sederhana manjadda wajada siapa yang sungguh-sungguh pasti berhasil.saya tidak sabar menunggu kisah selanjudnya…mksh…

  4. Adoel 12 January, 2010 at 6:39 am #

    B) sy Gg suka Novel. lebih Suka komik. :pinch:
    Tp Setelah iseng2 baca Novel ini, “Minjem dr sohib”
    :P Novel Ini keren B)
    By. Bang Adoel

  5. rasyid 26 January, 2010 at 7:29 am #

    :side: buku ini memotivasi saya untuk terus belajar…
    buat saya betah di pondok……

  6. MUHAMMAD SULTHON 24 February, 2010 at 1:21 pm #

    :)
    INI BAGUS BANGET BUKUNYA

  7. tsa zakiah putri 11 March, 2010 at 2:42 am #

    “MAN JADDA WAJADA” kalimat yang baru ana sadari klo kalimat itu bisa bikin ana semangat belajar dipondok..padahal kelas 1 sdh belajar ya… :woohoo: apalagi pas teriak bareng2 di aula darqo..dan membaca buku negeri 5 menara,membuat ana exis meraih cita2 ana..syukron ustad fuad.. :cheer:

  8. Dilla L.A 16 March, 2010 at 3:37 am #

    Saya sangat terinspiratif setelh membaca novel N5M ini. Saya punya bayak saudara yg belajar di PonPes Gontor. Dan rasanya,disana benar2 menghargai sekali waktu dan kedisiplinan. Walau saya baru berusia 14 th,saya amat sangat ingin menjadi seorang Penulis,seperti kakak :P
    Semoga mimpi ini bisa terwujud….
    Man Jadda Wajadda!!! Saya tidak pernah takut bermimpi!!!!

  9. lea 8 April, 2010 at 7:56 am #

    alhamdulillah…efek bola salju N5M sudah tercapai uda.. N5M mengingatkanku untuk sholat 5 waktu, lalu akibatnya hati tenang, lalu akibatnya pekerjaan lancar, lalu akibatnya anak anak senang… :woohoo:

  10. Qurrotul a'in 16 April, 2010 at 6:00 am #

    assalamu’alaikum….
    akhi,saya ucapkan terima kasih banyak karena telah menciptakan buku hebat yang menginspiratif dan memotivasi orang2 yg telah membacanya, khususnya saya sendiri.
    Akhi, punten donk tolong carikan saya beasiswa ke luar negeri untuk pendidikan S1 prog. tehnologi.

  11. diana nurrachmah 30 April, 2010 at 3:52 am #

    subhanallah, ana sangat senang dengan kehadiran buku negeri5menara . alhamdulillah ana juga seorang santri. sangat menginspirasi ana untuk bersungguh sungguh dalam berusaha. barakallah, kak. allah pasti membalas tiap amal kebaikan kakak. dan buku kakak yang sangat bermanfaat ini insyaallah dihitung sbg amal ibadah di akhirat kelak. amin..

  12. diyya 6 May, 2010 at 11:39 am #

    Subhanallah wal hamdulillah,
    belum lama sy memimpikan ada novel atau film yang mengangkat ttg dunia para santri, dunia pondok yang sebenarnya dan tidak dibuat2. sy memimpikan gontor dijadikan sebagai salah satu settingnya.
    wow… ternyata hari ini ketika berkunjung ke tmpt bulek di muqaddasah sy diperlihatkan buku berwarna keemasan yang halaman cover dalamnya ada tulisan pulpen berisikan ucapan terimakasih seorang santri kepada ustadnya.
    meski hanya smpt baca episode shahibul menara, sy bisa pastikan buku ini menarik.
    semoga segera cocok dengan salah seorang produsernya, dan segera tayang filmnya. amin.
    bittaufiq wan najah! :)

  13. lailatus sa'adah 14 May, 2010 at 9:53 am #

    Assalamu’alaikum wr wb
    Pertama saya mendengar judul buku in ..saya langsung tertarik..dan subhanallah banyak hal yang saya dapat dari buku ini..benar benar inspirator dan motivator..!
    “man jadda wa jada” kata sederhana yang sarat makna..
    novel yang antum hadirkan membawa ingatan saya ketika masih di ma’had beberapa tahun silam..kampung damai yang selalu merindukan …”the real peace country”
    novel ini pun adalah salah satu bukti otentik bahwa pondok tak sekolot dan se otoriter seperti yang terbawa oleh “mindside” kalangan publik.saya tunggu novel selanjutnya..jazakumullah khoirol jaza’ :)

  14. Anonymous 15 May, 2010 at 8:49 am #

    Saya nonton kick Andy tadi malam tanggal 14 Mei 2010 dan bisa menemukan “menara 5″ ini, ada perasaan larut yang dengan suasana batin para pemeran. Sekilas kebesaran “gontor” yang waktu kecil sering saya dengar menjadi jelas bisa saya lihat dari cerita-cerita di acara itu!

    Semoga virus semangat pada novel itu bisa menyebar ke semua anak bangsa ini!MAN JADDA WAJADA!

    Salam
    3-an

  15. Rahmadi Bin Syarif 16 May, 2010 at 10:56 am #

    saya nonton kick Andy minggu sore 16 Mei 2010 dan menyimak dari awal sampai akhir…. LUAR BIASA…. semoga novel ini menjadi inspirasi dan membawa kebaikan dan pemicu semangat kepada pembacanya….. terus lah berjuang saudaraku….

  16. Farid Al Bugisy 17 May, 2010 at 3:45 am #

    :) Assalamu alaikum,,,
    Syukran ya Akhi, mengingatkan masa2 indah di ma’had. Sebuah novel yg mencerahkan.

  17. Nana Cahana 17 May, 2010 at 4:09 am #

    :) syukurlah al-akh bisa mengisnpirasi banyak orang dengan kisah nyata yang pernah dialami oleh al-akh. Ana termasuk alumni juga,dan pengalaman nyantri di PM benar-benar merubah pola hidup yang kaku menjadi lebih luwes, dan masih banyak lagi. Memang apapun profesi kita atau bagiamanapun keadaan kita, jika ingat kata kunci “man jadda wa jadda” semnagat itu akan muncul. Selamat ya al-Akh, semoga inspirasi dari novel negri 5 menara dicatat sebagai amal ibadah.
    ilalliqo’

  18. lisa 17 May, 2010 at 2:02 pm #

    jadi bener2 tau kehidupan diponpes gontor seperti apa.keren . ternyata ga mlulu ilmu agama tapi juga diajarkan berbagai hal

  19. uni 28 May, 2010 at 5:10 pm #

    Salam, saya uni, seneng banget bisa baca buku negeri 5 menara
    Sangat inspiratif dan memberi motivasi untuk terus bermimpi dibarengi usaha dan pastinya dengan doa dan tawakkal.
    Semoga sukses selalu buat tim 5 menara…
    Man JAdda Wa Jada!!!!

  20. syifa 31 May, 2010 at 3:01 am #

    sangat inspiratif sekali cerita negara 5 menara, begitu saya membacanya, seolah saya kembali mengenang masa2 saya waktu saya di pondok pesantren.
    setelah saya membaca novel itu saya merasa percaya diri bahwa orang yang belajar di pondok perantren juga meraih mimpi setinggi2nya.
    memang benar ma’had mengajarkan kita menjadi manusia hebat di masyarakat luas.
    :woohoo:

  21. Anonymous 31 May, 2010 at 3:56 am #

    duuh….
    ktinggalan ne kyk nya..
    biasany klo ad novel bru lgsg di serbu,,
    gmn y dptin nvel ny???
    ud cri kmn2 tnyta ud habis…
    :whistle:
    pgn ne dpt ktga3 nya???
    gmn y cranya???? :unsure:

  22. putri 15 June, 2010 at 7:23 am #

    tadi nya mikir ini buku isinya biasa aja..
    gak tahunya pas baca..sumpah keren banget…
    mengajarkan manusia untuk selalu percaya sama mimpi-mimpinya…
    awalnya ngerasa bosen kaya di harry potter..tapi akhirnya..
    keren banet..ampe baca berkali-kali..
    gak sabar buat nunggu buku -buku selanjutnya…
    smoga bisa dibikin film..
    oh iya…kampung kita hampir deketan…
    aku di koto tuo..kalao mau ke maninjau lewat kampung ku..
    aku bikin review tentang novel bang fuadi di blog ku..
    wwww.mylitleusagi.wordpress.com

  23. Te We 28 June, 2010 at 1:01 pm #

    seumur-umur saya baru sekali ini membaca novel tidak terlewatkan satu hurufpun……….good luck my brother (mon, egypt94)

  24. MIni 30 June, 2010 at 8:08 am #

    Subhanallah akhi, benar2 novel yang mampu memberikan inspirasi buat kaum muda agar berjuang dgn keras untuk mencapai cita2 yang tinggi, saya terbius, terkesima, takjub, selamat ya akhi semoga sukses selalu

  25. dini 4 July, 2010 at 8:42 am #

    :cheer:
    slm knl buat kak fuadi ya……
    aq seneng bisa knl ma pemegeng 8 beasiswa
    pngen ne…….
    gmn ce kak kok bisa dapet baesiswa kayak gitu….
    pdahla aq juga pgn sperti kkak.
    amrik…………..
    sebuah negara yang sama ingin kunjungi pie…..
    caranya lewat beasiswa…..
    kmren dh coba tpi kok lom berhasil yo…………..

  26. sarwan 20 July, 2010 at 2:12 pm #

    selamat ya buat Pak Fuadi… mudah2an masih ingat.. saya sarwan dari LGSP SSRO..
    saya masih ingat dengan pak fuadi waktu sama2 di hotel imperial lippo karawaci… latihan berenang …
    dan masih ingat pula waktu pak fuadi ngajarin cara memfoto dengan baik… semoga sukses pak fuadi

    dari sarwa

  27. habibie 22 August, 2010 at 12:47 pm #

    As. bang Fuadi salam kenal. selamat menjalankan ibadah puasa ramdhan 1431 H. pertama kali membaca kilsan ringkas buku negeri5menara di sebuah koran saya langsung memesan buku ini, tapi sayang di derah saya masih belum beredar,namun semangat saya untuk membli bk ini tdk redup. saya memesan ke teman saya yang kebetulan lagi ada kegiatan ke jakarta. buku ini mengingatkan saya kala masih di pondok pesantren, hal ini memotovasi saya agar tidak henti2nya menuntut ilmu dan bersungguh2 meraihnya . kata mahfujad. “man jadda wa ja”
    *******************************
    saya berkeinginan untuk mengkaji mendalam buku ini apa lagi akan terbit buku ke dua, dalam kegiatan bedah buku Negeri 5 Menara. kalau berkenan mungkin ane minta alamat dan no. hp nya aga bisa hubungan silaturrahim bisa berjalan lebih dekat. tks. Habibie. Palangka Raya (kalteng) 085652348637

  28. B.A. Rudin Arianto 13 September, 2010 at 11:24 pm #

    Negeri 5 menara (N5M) versi Bahasa Melayu baru saya perolehi di penghujung Ramadhan yang lalu.Saya kurang pasti bila naskah ini mula diedarkan di Malaysia. Tetapi selama 2 hari suntuk di awal Syawal ini telah saya habiskan untuk membacanya dan akan saya ulangi membacanya. Tidak ketelaluan kalau saya katakan “aura” Almarhum Bapak Proffessor Dr. Hamka lewat novel-novel romantika beliau seperti Terusir(Kerana Fitnah), Tenggelamnya Kapal Van Der Vick dan yang laian-lainnya menerobos dalam naluri sanubari saya. Tahniah dan semoga Allah SBW akan terus melimpahkan rahmat buat saudara.

  29. nurul rahma salsabila 14 September, 2010 at 10:20 am #

    assalamualaikum wr.wb

  30. ari 21 September, 2010 at 1:39 pm #

    assalamualaikum wr wb,
    salam hangat,
    saya baca sekali dan berhenti beberapa kali utk menghela nafas antara haru, kagum dan trenyuh. Bkn sembarang novel,ini gabungan antara sejarah penulis , arti persahabatan, kompetisisehat, mantera serta kekuatan mengangkat pondok yang Katanya – level pendidikan kelas 2 -.
    saya sempat kampanye pada muris murid saya untuk meiliki minimal membaca novel ini.
    terimakasih
    salam

  31. yanti 22 September, 2010 at 1:47 am #

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Klop deh dengan impianku…perpustakaan gratis (tapi khusus buku-buku Islam,kitab-kitab islam,novel Islam, majalah islam, bahasa arab, ilmu pengetahuan yang lain) dengan koleksi lengkap, interior yang indah dan nyaman. Mau dong gabung komunitas menara. caranya gimana? Trims

  32. pay _joe 24 September, 2010 at 3:15 am #

    asslkm..
    alif..
    luar biasa…novel negeri 5 menara patut mendapat 5 acungan jempol..sangat inspiratif bagi yang membacanya…

  33. lambaya 21 October, 2010 at 12:00 pm #

    asslkm…..
    kak fuadi novel nya baguuuuus,,,baca brulang kali pun tetep bikin senyum sendiri n seperti yg di bawah2 sangat inspiratif semua jempol dech buat kak fuadi….

  34. zasQ Soleha 14 November, 2010 at 12:17 pm #

    HI..kak,sorry aQ lbh sng n merasa akrab aja klo manggil kakak. aQ MERASA terinspirasi membaca novel n artikel2 kakak di media cetak yg memuat figur kakak> cuman aQ bingung terkadang terbesit dibenak aQ n muncul ide2 tu’ niru jejak kakak namun aQ bingung cara menyalurkan, tlg please kak ksh saran tu’ permasalahanQ INI. trima kasih buaaa…anyak semoga Allah merindhoi disetiap langkah kita.Amin….

  35. siti hariyah 18 November, 2010 at 7:26 am #

    :shock: membaca negeri5menara ibarat membaca kisah hidup murid-murid saya. kapan-kapan bisa hadir ke SMA MTA SURAKARTA

  36. novia 29 November, 2010 at 6:44 am #

    aslm, kakak. novelnya bagus bgt. penuh inspuratif.
    saya jadi semangat belajar. heee :P

  37. diyah-arrin-sari 13 December, 2010 at 2:24 am #

    kak, resepnya gi5na agar bsa sukses seperti kakak?
    novelnya bgus bngwt,,,,segera diflmkan dong kak,,,, :) :lol:

  38. niLa qarmyla 5 February, 2011 at 9:17 am #

    :) subhanallah,,kak
    bukunya keren bgt,,motivasi bg bt aq yg lg masa pencarian jatidiri,,
    felitation,tres bien,
    merci

  39. Novy 15 February, 2011 at 8:36 am #

    Saya sangat suka membaca buku Negeri Lima Menara dan Ranah 3warna… Buku yang sangat menginpirasi…
    Mantera Man Jadda wa jadda saya jadikan kata kunci di sekolah yang saya pimpin sekarang hehehehe..( boleh kan Uda A, Fuadi ?)Satu lagi yang membuat saya sangat bangga karena Uda A. Fuadi berasal dari daerah yang sama dengan saya..( satu kabupaten malah …) Suatu saat saya ingin bertemu dengan uda… Insya Allah ..

  40. A.zain fahmi 21 February, 2011 at 11:40 pm #

    B) Ass. kak fuadi, aku sekrang kelas 3 smp. kebetulan aku mondok di pesantren terpadu al kahfi, dari sd aku sudah senang menulis buku. ketika aku membaca novel kaka aku adi ingin menuliskan pengalamanku mondok dalam sebuah buku. tolong tips dan triknya ya kak???

  41. fido 22 February, 2011 at 6:28 am #

    Bang..novelnya bagus banget..Kira-kira bagian mana saja/kejadian-kejadian apa yang benar-benar nyata.. Saya sih berharap apa yang terjadi dalam novel benar-benar dialami oleh bang Fuadi..
    B)

  42. faizal 25 February, 2011 at 10:54 am #

    Assalamualaekom wr, wb

    salam kenal, saya mau tanya kalau mau beli e book nya caranya gimana, karena saya lg di LN

    jazakaulah khoir

  43. faizal 25 February, 2011 at 10:56 am #

    Assalamualaekom wr, wb

    salam kenal, saya mau tanya kalau mau beli e book nya caranya gimana, karena saya lg di LN

    jazakaulah khoir

  44. faizal 25 February, 2011 at 10:58 am #

    Assalamualaekom wr, wb

    salam kenal, saya mau tanya kalau mau beli e book nya caranya gimana, karena saya lg di LN

    jazakaulah khoir

  45. al Bahri 28 February, 2011 at 3:26 am #

    :dry:
    asslkm
    salam kenal.ka bagaimana cara mengipirasikan sebuah novel yg bagus&menulis nya baik and yg benar????????
    wasalam ………..

  46. nur muthmainnah 4 March, 2011 at 1:12 am #

    :) ass.
    k” saya muthmainnah .bagaimana sih k” kiat2 agar bsa sukses. kya” k2″.

  47. m.umar a 4 March, 2011 at 6:38 am #

    saya senang dengan novel bang fuadi karena bisa menginsipirasi saya dalam keadan apapun :cheer:

  48. hany 13 March, 2011 at 2:09 am #

    assalamu alaikum…….
    .kpn nhie main d layar lebar dachh g’ sabar mau nontonn
    .

  49. top-sale-shop 15 March, 2011 at 3:18 am #

    [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Replica Ebel Watches[/b][/url] — There is no mystery that [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Ebel Watches[/b][/url] are among the beloved watches all over the world. [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Fake Ebel Watches[/b][/url] are correct impersonation from the originals. Each piece is paid intimately attention in manufacturing, and inspected carefully before it was taken out of the storage warehouse. Choose one of high-class and standard models, and enjoy every moment in life with our astonishing timekeeper of superior quality at reasonable cost.We are the professional [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] provider. We sell the Top Grade [b]replica Ebel [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html]Watches[/url][/b], the price is far lower than the trustworthy[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b] Ebel Watches[/b][/url].
    [url=http://www.top-sale-shop.com][b]top-sale-shop.com[/b][/url] features [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] for women and men. All items sold on [b]top- [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com]sale-shop.com[/url][/b] are brand new,[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-brasilia-c-1530_1537.html][b]Brasilia[/b][/url],[url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-ebel-1911-btr-watches-c-1530_1531.html][b]Ebel 1911 BTR watches[/b][/url], [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-ebel-classic-c-1530_1538.html][b]Ebel Classic[/b][/url],complete with giftbox, and instructions. Join thousands of satisfied customers and purchase your[b] Ebel [/b][b][url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html]Watches[/url][/b] with complete satisfaction. One year movement repair secure is enclosed with every [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]replica Ebel Watches[/b][/url] for assure, safe online shopping. Purchase cheap [url=http://www.top-sale-shop.com/ebel-watches-c-1530.html][b]Ebel[/b][/url] immediately.

  50. marday 15 March, 2011 at 3:20 am #

    [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Replica Hublot watches[/b][/url] are faithful duplicates of the fresh watches in completely senses. The newest technology and the high-grade materials are used in manufacturing to give them the equal genuine appear as the fresh ones.
    The craftsmen who manufacture these [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesal-hublot-watches_c1211][b]Hublot Replicas watches[/b][/url] are well known for their superior replicating skills and every particular of the fresh watch is mirroring to perfection. They accept such a resemblance to the real [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot watches[/b][/url] that even some experts are fooled by them. It is very difficult to spot the difference between the [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]replica Hublot watches[/b][/url] and the real watches since the replication is accomplished with down to the most microscopical degree.These [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot replica watches[/b][/url] are priced very commonsensible, which is the main cause why more and more people rush for them. An fresh [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot Big Bang watch[/b][/url] might price you thousands of dollars, while [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]a Hublot Big Bang Replica watch[/b][/url] only costs a small fraction of the revenue. People who purchase [url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211][b]Hublot Replica Big Bang Watches[/b][/url] are rather surprised at the top quality replica watches they acquire. Don’t hesitate and go get yourself [b]Hublot Replica [/b]
    [b][url=http://www.replica-watches-onsale.com/Wholesale-hublot-watches_c1211]Watches[/url][/b]. Go visit our website if you prefer to acknowledge how.

  51. kevind 21 March, 2011 at 2:01 pm #

    :) Da awak ingin mencapai cita2 wak srupo Uda lo, pi wak ndak tau, baa crox, mulai dri maa… bulieh wak minta no.Hp Uda?

  52. santi 30 March, 2011 at 1:32 pm #

    membaca novel uda,sangat menggetarkan hati ambo, mengingge’ kaduo urang tuo dan mintuo nan berasal dari koto tuo IV koto yang selalu uda lalui ketika menuju kampung uda,salapeh dari bukit tinggi.. walau ambo lahia dan gadang di Jakarta, tapi awaak nan dirantau salalu ndak dape’ lapeh dari asa’ awak.. sanang sakali hati awak, bangga, dan terharu, karano ado juo nan manyabuit namo asal awak… jiko pulang kampuang, singgah ka kadai mintuo awak “katan jo goreng di simpang galudua” koto tuo IV koto… :)

  53. Indah Margarina 25 April, 2011 at 3:22 am #

    subhanaAllah banget lah, Two thumbs up for kang Fuadi :P

  54. fikar 25 April, 2011 at 10:34 am #

    Semoga sukses di dunia & akhirat.AaminYRA

  55. vina 4 May, 2011 at 1:34 am #

    novelnya sangat inspiratif…
    saya suka banget…memotivasai saya agar terus belajar..dan mengingatkan saya kita hanya perlu berusaha…biarlah Allah yang mengatur semuanya… ^__^

  56. yudi 14 May, 2011 at 3:00 am #

    :lol:
    lau ada acara di medan, kabari saya ya tad,,,,
    mw banyakpertanyaan yang mengusik ati ni tad,,,
    syukron…..

  57. robi papilaya 17 June, 2011 at 6:36 am #

    salut untuk bg fuadi..cerminan bagi generasi muda indonesia khususnya bagi pemuda minang.mudah2an ini akn menjadi inspirasi bagi kita semua..

  58. Al Ichlas 5 July, 2011 at 4:11 pm #

    ini baru sebagian kecil pengalaman di Pondok Pesantren, setidaknya bagi orang yang belum pernah merasakan atmosfir itu bisa merasakan melalui cerita ini…sungguh membuat bulu kita merinding…saya Alumni dari Cabang Gontor Ponorogo, Pondok Pesantren AL Amien….

  59. nora trisna 10 July, 2011 at 6:22 am #

    Membaca 2 buku ini membuat saya kembaali ingin bermimpi…
    tapi tak saya pungkiri kadang sering takut untuk bermimpi kembali… :(
    Namun yang paling berkesan untuk saya adalah, mungkan anda dan Yayi istri anda menulis dengan Ruhiyah yang baik, sehingga tulisan dirasakan sempurna dan sangan berkesan karna ada Ruh yang baik..
    semoga saya juga bisa jadi penulis yang memiliki ruh dalam setiap huruf dan kata :lol:

  60. Malik 12 July, 2011 at 4:13 pm #

    Novel dan penulisnya sungguh menginspirasi… Terima kasih telah mau berbagi. G’luck.

  61. lila sofriani 18 July, 2011 at 5:02 am #

    MIMPI WAJIB DIBELA HABIS2AN.

  62. dewi 23 July, 2011 at 12:46 pm #

    bagaimana cara menyalurkan novel atau komik ? :huh:

  63. Ijah Faijzah Faiz 4 August, 2011 at 4:50 am #

    Assalam’alaikum?
    Saya suka dengan Novel ini , akan tetapi sebelum saya membaca Novel dengan simak hingga akhir kalimat , saya hanya menganggap itu hanya Novel biasa , namun setelah saya kenal dengan Novel itu dan kemudian membacanya , Masha Allah , Novel ini sangat bagus , karena di dalamnya terdapat pembelajaran tentang duniawi dan tujuan hidup yang baik di jalan Allah. ”MAN JADA WAJADA”

  64. lyla 9 August, 2011 at 8:41 am #

    :) asSalLamualaikum..
    salLam sejhtera..
    hmz…saya kagum dengan anda.
    novelnya bgus bgttt,,dan patut untuk di baca..
    g’mna cranya sich supaya sukses sperti anda?
    trimakasih

  65. lyla 9 August, 2011 at 8:42 am #

    :) asSalLamualaikum..
    salLam sejhtera..
    hmz…saya kagum dengan anda.
    novelnya bgus bgttt,,dan patut untuk di baca..
    g’mna cranya sich supaya sukses sperti anda?
    trimakasih

  66. alisa 13 August, 2011 at 2:47 am #

    :)Assalammu’alaikum! membaca novel dan cerita tentang alif, membuat saya terhempas pada masa sekolah dulu. terus terang 2 orang yang membuat iri saat ini adalah cerita ikal (sang pemimpi) dan negeri 5 menara. Rasanya beruntung sekali saat masa sekolah mendapatkan guru-buru yang tepat dengan nasehat sederhana yang membuat kita mantap dengan mimpi kita….dan mampu membuktikan bahwa mimpi kita adalah sesuatu yang bisa diwujudkan…jarang rasanya kita temukan keyakinan untuk mewujudkan sebuah mimpi…(termasuk saya dulu barangkali)..thanks atas novelnya
    Semoga gur-guru di Indonesia semakin bermunculan yang seperti Bu Muslimah, Pak Balia dan Kyai Rais yang menginspiratif dan mampu mencetak murid-murid seperti anda…sukses selalu, thanks atas tulisan novelnya.

    wassalammu’alikum wr.wb.

  67. Anonymous 13 August, 2011 at 9:39 am #

    :shock:

  68. fakhruddin 13 August, 2011 at 9:43 am #

    Film Negeri 5 Menara Mulai Syuting
    Kamis, 28 Juli 2011 17:54 WIB

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Film ‘Negeri 5 Menara’ yang diambil dari novel laris karya Ahmad Fuadi akan memasuki tahap pengambilan gambar (syuting) pada awal Agustus 2011 di Pondok Modern Gontor, Ponorogo. “Kemudian syuting tahap dua akan dilaksanakan di kota Bandung setelah lebaran. Berikutnya akan diambil di Bukittinggi dan Danau Maninjau, Sumatera Barat. Kemudian yang terakhir akan diambil langsung di kota London, Inggris,” kata Sutradara film tersebut Affandi Abdul Rachman dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (28/7).

    Setelah syuting berakhir pada akhir September 2011, Negeri 5 Menara dijadwalkan akan ditayangkan oleh Million Pictures pada Februari 2012. Pemilihan pemain, ujarnya, dipilih yang masih segar, mulai dari Doni Alamsyah, Andhika Pratama, David Chalik, Inez Tagor, Mario Irwinsyah hingga pendatang baru seperti Eriska Rein dan Merayni Fauziah.

    Termasuk aktor lama Ikang Fauzi yang akan memerankan Kiai Rais, pimpinan Pondok Madani, dimana Alif menimba ilmu. Sedangkan pemeran Sahibul Menara (enam sahabat karib dalam novel Negeri 5 Menara) diperkuat oleh 6 anak hasil proses ‘casting dan open casting’ selama 3 bulan di Jakarta dan kota lain seperti Depok, Padang, Medan, Bandung, Surabaya dan Makassar.

    Mereka adalah Gazza Zubizzaretha sebagai Alif (pemeran utama), Ernest Samudera sebagai Said, Billy Sandi sebagai Baso, Rizki Ramdani sebagai Atang, Aris Adnanda Putra sebagai Dulmadjid dan Jiofani Lubis sebagai Raja. Setelah workshop dan pelatihan intensif selama lebih dari sebulan, mereka diharapkan dapat menjadi personifikasi yang tepat dari penggambaran di novel.

    Affandi berharap penonton bisa merasakan aura ‘petualangan’ dalam film ini karena Negeri 5 Menara adalah sebuah petualangan seorang anak bangsa yang berlatar belakang sangat sederhana, namun karena keteguhan dan kerja keras, ia bisa sukses bukan saja di negeri sendiri, namun di tingkat dunia.

    “Semoga dengan persiapan yang cukup, kami bisa memastikan kalau film Negeri 5 Menara bisa mencapai ekspektasi kualitas dari para penonton. Penonton film Indonesia mulai picky (pemilih -red), jadi kita harus pintar-pintar menciptakan sebuah film yang segar, memiliki cerita yang kuat, modern dan menghibur,” kata Salman Aristo, penulis skenario.

    Sedangkan penulis novel Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi menyatakan, sangat antusias dan tidak sabar menunggu bagaimana film ini akan menggambarkan novel karyanya. “Niat awal saya menulis adalah untuk bisa berbagi semangat dan inspirasi melalui cerita trilogi Negeri 5 Menara. Semoga dengan adanya film ini, inspirasi ini semakin menyebar luas dan bisa dinikmati lebih banyak orang. Dan mantera ‘man jadda wajada’ (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil) yang menjadi spirit novel saya, bisa diletupkan di setiap adegan dan alur cerita film ini,” katanya.

    Saat ini penjualan buku Negeri 5 Menara masuk ke dalam rekor penjualan buku terbanyak Gramedia yang pernah diraih selama 37 tahun, yaitu dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun, telah dicetak sebanyak 12 kali dengan oplah lebih dari 200.000 eksemplar.

  69. elida 15 September, 2011 at 4:00 am #

    hi…salam kenal ya,novelnya bagus banget n sangat inspiratif. Buat saya berfikir kemana saya akan mengarahkan pendidikan buat anak2 saya di masa yang akan datang.salut :!:

  70. jannah 16 September, 2011 at 4:39 am #

    novelx bgs bgt jadi membuat q ingin baca terussss
    kpn sich kelanjutax di keluarkan .,.,.,.,????????????
    :)

  71. sri ayu lesari 20 September, 2011 at 8:26 am #

    kapan atuh buku ke tiganya keluar javascript:JOSC_emoticon(“:dry:”)….. udah nggak sabaran nih…..javascript:JOSC_emoticon(“:(“)

    pengen lihat hidup alif…javascript:JOSC_emoticon(“:P”)

  72. sri ayu lesari 20 September, 2011 at 8:29 am #

    kapan atuh buku ke tiganya keluar javascript:JOSC_emoticon(“:dry:”)….. udah nggak sabaran nih…..javascript:JOSC_emoticon(“:(“)

    pengen lihat hidup alif…javascript:JOSC_emoticon(“:P”)

  73. luthfi 23 September, 2011 at 11:06 am #

    bukunya menyentuh banget, sampe-sampe saya bersemangat untuk mencapai cita – cita saya, yang awalnya saya sempat ptus asa… tpi berkat novel ini sya tergugah untuk mencapainya… terima kasih k ahmad fuadi….. :)

  74. maylani puspitasari 26 September, 2011 at 2:17 am #

    :) :) :) :) :) suka bgt sama novel apalgi”man jadda wajada” sebuah pepatah Arab yang berarti “siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses” :) :) :) :) :) :) :) :)

  75. putri anggarini anggora 28 September, 2011 at 11:34 am #

    :cheer: :lol: :kiss:
    novelnya menyentuh banget.
    bikin aku jadi kpengen mondok di gontor.
    :P :D

  76. fifty fifi 19 October, 2011 at 4:10 am #

    novelnya menyentuh banget apalagi ‘rahasia baso’ yang udah berhasil bikin aku ‘cengeng’.
    tapi….dengan munculnya kata ‘ikhlas’ bikin aku bangkit lagi..must read!

  77. Tia Hastia 9 November, 2011 at 8:55 am #

    Novelnya Kereennnn bgt,,,
    yo Rancaaaaakkkkk Banaaaaa,,, :) :) :) :)

  78. nurus safinatun najah 22 November, 2011 at 5:33 am #

    salam kenal buat bang faudi..
    novel na bagus bangetttt…..
    penuh motivasi and sip lah pokok na. :) :)
    jadi pengen tau banyak tentang gontor..
    sukses selalu ya!!!!!

  79. nurus safinatun najah 22 November, 2011 at 5:34 am #

    salam kenal buat bang faudi..
    novel na bagus bangetttt…..
    penuh motivasi and sip lah pokok na. :) :)
    jadi pengen tau banyak tentang gontor..
    sukses selalu ya!!!!!

  80. nurus safinatun najah 22 November, 2011 at 5:35 am #

    salam kenal buat bang faudi..
    novel na bagus bangetttt…..
    penuh motivasi and sip lah pokok na. :) :)
    jadi pengen tau banyak tentang gontor..
    sukses selalu ya!!!!!

  81. nurus safinatun najah 22 November, 2011 at 5:45 am #

    novel na bagus bangettt :D
    penuh motivasi and sip lah pokok na….
    sukss selalu buat bang faudi….

  82. satria 24 November, 2011 at 12:06 pm #

    minta alamat yg bisa untuk nulis surat…

  83. anas tohari SMA NEGERI 1 SUKOR 30 November, 2011 at 1:30 am #

    asalammualaikum untuk KAK ahmad fuadi salam kenal.kak AHMAH FUADI saya mau tanya apakah komunitas menara menyediakan program beasiswa bagi para penulis muda.Soalmya di sekolah kami ada sutu komnitas tulis menulis yang dikenal dengan KIR ASSIC SMANSA 1 sukorejo yang merupakan komunitas bagi para pelajar penulis.Dimana minat kami dalam menulis sangat tinggi.Namun masalahnya untuk mencetak hasil tulisan kami,kami mengalami berbagai kendala.Soalnya kami tidak mempunyai printer yang dapat mencetak hasil tulisan karya kami.Oleh karena itulah melalui ini kami sampaikan agar komunitas menara mau membantu kami.sekian terima kasih wassalam

  84. Ashilah Salim 5 February, 2012 at 11:50 am #

    Saya hanya bisa mengatkan “GREAT” untuk karya ini, perjalanan hidup Ahmad Fuadi dan kegigihannya :)

    Semoga saya bisa seperti anda :)

  85. chaerina fauziah 25 February, 2012 at 8:26 am #

    :cheer: aqu erina anak santri qotrun nada….
    saat qu membaca novel ini membuat ku semangat dalam belajar bersaing meraih cita2,,,,aku ingin sekali kya pak ahmad fuad….yang gigih dalam belajar di pondok……………

  86. ifham 2 March, 2012 at 4:22 am #

    assalamualaikum ka A.fuadi saya udah baca novel novelnya. .yang negeri 5 menara sama ranah 3 warna . . kapan nih novel ke 3 nya di rilis ?

    kebetulan saya juga pernah sekolah di gontor walaupun tidak tamat tapi pengalaman waktu di gontor itu emang paling berkesanlah . .kapan nih A.fuadi ada kunjungan ke bali ? ?

    thanks
    waalaikum salam

  87. yanny hariati 2 March, 2012 at 4:53 am #

    saya kemarin menonton pemutaran perdana negeri 5 menarik. Saya sangat suka dengan alur ceritanya dan banyak pesan yang disampaikan dalam film ini. Saya memang belum sempat membaca novelnya, tapi bentuk visualisasi dari cerita ini menurut saya sangat ‘LUAR BIASA’. Menjadi salah satu kisah favorit saya, yang mengingatkan saya dengan perjuangan kawan2 desa saya dalam menggampai cita2. Sukses untuk negeri 5 menara :)

  88. wiwik andayani 2 March, 2012 at 2:27 pm #

    Salam kenal Akhi…Ana alumni Almawadah…bagus banget novelnya, penuh inspirasi, sangat luar biasa, GREAT

  89. duwimulyani 3 March, 2012 at 1:00 pm #

    aq belum bisa baca bukunya,,
    tp udah lihat cuplikan isinya,,
    trimakasih,luar biasa isinya :)

  90. hani 6 March, 2012 at 2:28 am #

    nyesel bgt kalau ga nnton filmnya
    :) :cheer: :lol: ;) ;) :) :0

  91. amir 6 March, 2012 at 11:27 am #

    salam kenal

  92. amir 6 March, 2012 at 11:31 am #

    salam kenal

  93. shelly 8 March, 2012 at 2:09 am #

    :) :) :) :)
    man jadawajada memotivasi saya agar terus belajar sungguh 2x akh fuadi telah memberi gambarannya kepada kami semua salam dari ma’had hidayah

  94. shelly 8 March, 2012 at 2:16 am #

    :) :cheer: : :) :cheer: :) :) :cheer:
    assalamu’alaika ana seli,kapan nih film nya muncul,, padahal ana dan teman2x di pondok udah ga sabar mau nonton. ustd fuadi kalau ada waktu bisa ga ke pondok ane agar bisa memotivasi anak2x yang sedang menuntut ilmu di pondok ana
    syukron…
    wasssalamu’alaika.

  95. shelly 8 March, 2012 at 2:21 am #

    :) :cheer: : :) :cheer: :) :) :cheer:
    assalamu’alaika ana seli,kapan nih film nya muncul,, padahal ana dan teman2x di pondok udah ga sabar mau nonton. ustd fuadi kalau ada waktu bisa ga ke pondok ane agar bisa memotivasi anak2x yang sedang menuntut ilmu di pondok ana
    syukron…
    wasssalamu’alaika.

  96. okto 9 March, 2012 at 2:56 am #

    Adegan Amak Alif waktu memajang fotonya didinding rumah, Foto Alif diletakkan diantara Foto Bung Hatta dan Buya Hamka….keren, RANCAK BANA !!!

    Dua kali nonton film ini, dua kali juga terpingkal2 dan terharu oleh film ini.

    Saya punya adik yang juga lulusan Pondok Pesantren Gontor…tamat dari sana, adik saya dikirim ke Makasar untuk menjadi guru selama 2 tahun, sekarang adik saya di Pakistan, dia dapat Beasiswa disana…

    Pengen gabung ke Komunitas Menara ah….

  97. Ranti NS 13 March, 2012 at 10:47 am #

    B) Assalamu’alaikum…salam kenal akhi,
    buku akhi adalah salah satu karya yg sangat menginspirasi saia dalam mencapai cita2 saia..saia sudah baca kedua buku akhi,,dan memang benar2 luar biasa…kapan nie akhi bisa main2 lagi ke riau buat memotivasi pemuda2 bangsa???

  98. amalia 19 March, 2012 at 1:52 pm #

    Assalamualaikum ustad,,, :) salam kenal ana lia dari bengkulu,, ustad ana mw nanya ni,, buku ke tiga dari trilogi N5M dah ada blom ya??
    penasaran nii heh,, maklum,, :cheer:

  99. luuczhiey 20 March, 2012 at 5:56 am #

    novelnya ud tak bca beberapa kali.. rasanya pengen baca lgi, sprti ndaaak ada rasa boseeen… 1 maret kmren rncnanya mo nnton filmnya tpi ndaaak di izin’i am abi wa umi.. :( huuuuh.. pengen deh, cpet” mondok d P.M Gontor… :)

  100. masdar hilmy 7 April, 2012 at 7:45 am #

    film nya seru bangat :) :) yang gak nontn nyesel decd

  101. Rosyid Kurniawan 7 April, 2012 at 7:46 am #

    mas, mohon maaf, email saya tolong dibalas yaa (buat bukti skripsi)

    sebenarnya udah dijawab sama mas Fuadi, tapi saya delete secara ga sengaja (hhhhuuuuuu)

    di bales lagi ya mas.

    matur nuwun

  102. Rosyid Kurniawan 7 April, 2012 at 7:47 am #

    mas, mohon maaf, email saya tolong dibalas yaa (buat bukti skripsi)

    sebenarnya udah dijawab sama mas Fuadi, tapi saya delete secara ga sengaja (hhhhuuuuuu)

    di bales lagi ya mas.

    matur nuwun

  103. imajiner 7 April, 2012 at 8:34 am #

    :woohoo: Salam.
    Antara novel dan filmnya beda tipis alurnya, sebenarnya pemirsa kurang puas dengan hambarnya pada ending ceritanya, entahlah, mungkin terburu-buru dalam menyelesaikan script maupun syutingnya, semoga di karya berikutnya lebih megang pada ending ceritanya, salam imajiner http://imajiner.com :pinch:

  104. iin gesvita 20 June, 2012 at 5:41 am #

    aku juga berusaha menulis cerita-cerita seperti yg kakak lakukan, tapi aku bukan siapa2, blum punya pengalaman ini dan itu…
    aku juga berasal dari padang sumbar, mohon doanya ya kaakk…

    :)

  105. Pitoyo 23 June, 2012 at 1:38 pm #

    langkah apa yang pertama kita lakukan untuk menghadapi anak-anak usia dini,?

  106. Pitoyo 23 June, 2012 at 1:41 pm #

    langkah apa yang pertama kita lakukan untuk menghadapi anak-anak usia dini,?

  107. Pitoyo 23 June, 2012 at 1:43 pm #

    langkah apa yang pertama kita lakukan untuk menghadapi anak-anak usia dini,?

  108. didi djunaidi 16 July, 2012 at 12:10 pm #

    :woohoo: :0 :cheer: qhu pngn jd seperti pak fuadi……. pie qhu rasa kulitas n kwantitas qhu tk kn snggp ,,,, wlu hnya secercah rie hdpnya,,,,,,

  109. didi djunaidi 16 July, 2012 at 12:18 pm #

    qhu pngn jd sprt pngarang novel negeri 5 menara
    ,,,, pie mlhat kmmpuan kualitas n kuantitasku kyknya,,, gk bsa wlw hnya scrcah ajha

  110. didi djunaidi 16 July, 2012 at 12:24 pm #

    bs d jdkan motivasi n ispirasi

  111. didi djunaidi 16 July, 2012 at 12:56 pm #

    bs d jdkan motivasi n ispirasi

  112. amalina h 18 July, 2012 at 4:35 pm #

    Great book ustadz.ana dah khatam dlm 11 hari sejak dpt bukunys tgl 1 july 2012.at tuenmun primary school hk.I’m waiting 4 the next book.

  113. Rahmat Basuki 7 January, 2013 at 4:22 pm #

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    salam silaturahmi dan ucapan terima kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk bisa berkomunikasi dengan Bang Fuadi.
    Nama saya Rahmat Basuki dari lampung tetapi sekarang domisili di Jakarta, saya didik Bu Melinda Roza ketika kuliah di lampung.
    bersamaan dengan kesempatan ini, saya ingin menyampaikan niat untuk belajar menulis sastra, dalam hal ini menulis Novel. selama ini, saya mencoba menulis secara otodidak kurang lebih selama 6 bulan dan Alhamdulilah sudah menyelesaikan tulisan tersebut kurang lebih 380 halaman dengan judul ” Tasbih cintamu dalam Sujud Citaku”. meski saya sudah berusaha mengeluarkan kemampuan yang terbaik dalam menulis, jujur saya masih kurang pede dengan hasil tersebut. berkenaan dengan hal itu, kami bermaksud meminta masukan, saran dan kritik atas tulisan yang saya hasilkan.
    berkaitan dengan tata aturan dan caranya, kami serahkan sepenuhnya kepada bang Fuad agar saya mendapatkan masukan
    Demikian niat ini kami sampaikan kepada bang Fuad, jika ada salah dan kurang sopan, kurang berkenan dan mengganggu kesibukan bang Fuad, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan atas perhatian dan harapannya kami ucapkan terima kasih

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb

    Rahmat Basuki

  114. Milatul Fauziah 5 March, 2013 at 3:42 am #

    Assalammu’alaykum wr.wb.
    afwan, mau sedikit tanya tentang pertukaran pelajar indonesia. besiswa pertukaran yang anda dapatkan tersebut merupakan program pemerintah atau dari suatu lembaga/yayasan tertentu? dan kalau boleh tahu, cara pendaftaran untuk mendapatkan kesempatan tersebut bagaimana, ya?
    mohon infonya..
    syukron.
    wassalammu’alaykum wr.wb.

  115. Anonymous 6 April, 2013 at 3:54 am #

    buku ini sangat memotivasi aq,,

    sebagai anak minang ketek gadang jo samba randang, aku juga ingin melangkah seperti perjalanan uda,,,

    semoga anak minang bisa seperti uda,,,,, :)

  116. afrezi juanda putra 6 April, 2013 at 3:58 am #

    buku ini sangat memotivasi aq,,

    sebagai anak minang ketek gadang jo samba randang, aku juga ingin melangkah seperti perjalanan uda,,,

    semoga anak minang bisa seperti uda,,,,, :)

  117. ishak 30 November, 2009 at 6:59 am #

    aduh novelnya bagus banget,aku rencana putra-putriku juga mau kasi masuk di gontor,doaain yach smoga bisa sperti pak alif.
    aku penasaran ceritanya gimana waktu pulang kampung di tahun pertama? trus ketemu rindai? trus teman2 lainnya?

    kapan terbit yg ke duanya?

    salam dari pulau aspal
    ishak hasabu

  118. Nurul Lailiy 24 December, 2009 at 7:34 am #

    :) Novel-nya baguusss bgt… dn yg menambah ksukaan sy pd novel ini adl adanya persamaan kisahnya dg sy yg saat ini juga dipaksa menimba ilmu di PP. Darul Ulum jbg… benar2 pembangun jiwa untk s’lalu meraih cita… ju2r, novel ini membuat sy menangis & tertawa sendiri d.saat senggang kgiatan pondok…

  119. istiqomah 26 December, 2009 at 7:11 am #

    :D
    salam
    saya suka bukunya sangat inspiratif, jadi semangat belajar lagi
    semoga diberi kemudahan untuk membeli buku2 selanjutnya :)

  120. istiqomah 26 December, 2009 at 7:12 am #

    :D
    salam
    saya suka bukunya sangat inspiratif, jadi semangat belajar lagi
    semoga diberi kemudahan untuk membeli buku2 selanjutnya :)

  121. lina maula 19 June, 2010 at 2:23 pm #

    Assalamualaikum Wr.Wb
    novel ini bener2 bagus, jujur.. saya tidak terlalu suka sebenarnya sama yg namanya novel. karena saya lebih tertarik sama komik. Tapi setelah saya membacanya, saya tertarik sama novel ini.

    bener2 novel pertama yg membuat saya betah untuk membacanya…

  122. muhammad syamsul 'ariefin 19 June, 2010 at 2:53 pm #

    negeri 5 menara mengingatkan seluruh santri dan alumni PM akan jati mereka yang tertulis di jidat mereka dua huruf “PM”
    salam semangat…………

  123. ira 19 August, 2010 at 3:16 am #

    Assalamu alaikum Wr Wb
    waktu itu aQ nonton wawancara kak Fuadi diTVOne dgn membahas
    novel negeri5menara.aQ kok penasaran banget dgn ceritax langsung deh aQ cari novelx ditoko buku ternyata luar biasa, Fantastik…..ditunggu yach kak karya selanjutnya MAN JADDA WAJADA !

  124. rizal chan 8 September, 2010 at 9:13 am #

    wah.. ini baru vitamin…
    setelah laskar pelangi N5M wajib baca…
    qw tnggu lyar lebarx…
    jayyid…jayyid,,,

  125. syahrul 17 September, 2010 at 3:42 pm #

    amiiiiiiiiiiiiiin

  126. hafidz h. 19 December, 2010 at 3:45 am #

    ka’ dari kecil aq pngen bnget dpet beasiswa ke luar negri sprti kaka’………kaka’ mau ga’ ngajarin aq bhsa inggris alx dr kcil aq ska dngan bhsa inggris because it’s international language……slm sehat buat kaka’ n klurga

  127. MAHFUZAH BINTI MOHAMED 12 May, 2011 at 1:26 am #

    Assalamualaikum.

    Saya Mahfuzah, daripada Perak, Malaysia.
    Saya sudah membaca novel Negeri 5 Menara.
    Kini, saya ditugaskan untuk membuat modul orientasi pelajar-pelajar baru bagi salah sebuah universiti di Malaysia. Saya cuba mempraktikan apa yang diajarkan di dalam novel Negeri 5 Menara. Jika tidak keberatan, saya ingin mohon bantuan / idea daripada team 5 Menara untuk menjadikannya kenyataan.

  128. shera newnewn himeoey 17 March, 2012 at 1:08 pm #

    :woohoo:

  129. mutia 29 March, 2012 at 8:16 am #

    :P
    ustad tia dari bayur maninj jg nich,bbrp hari yg lalu di kmnnjau nonton bareng n5m…filmnya lasuah bana ko’a

    sukses sllu ustd

  130. masdar hilmy 7 April, 2012 at 7:46 am #

    film nya seru bangat :) :) yang gak nontn nyesel decd

  131. muhai 23 June, 2012 at 3:55 pm #

    Baca Novelnya geregtan dan penasaran dan seru karna di bumbui humor yang bener2 buat aku semangat dalam hidup ini, penuh optimis…. congret buat A. Fuadi teruslah berkarya…. :lol: :lol:

  132. amelia 3 December, 2012 at 10:17 am #

    :cheer: bukunya bagus n inspiratif….
    ba’a cro buek novel dri pngalaman pribadi tu da….
    tlng di ajarkan yo da….mksh

  133. Rahmat Basuki 7 January, 2013 at 4:24 pm #

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    salam silaturahmi dan ucapan terima kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk bisa berkomunikasi dengan Bang Fuadi.
    Nama saya Rahmat Basuki dari lampung tetapi sekarang domisili di Jakarta, saya didik Bu Melinda Roza ketika kuliah di lampung.
    bersamaan dengan kesempatan ini, saya ingin menyampaikan niat untuk belajar menulis sastra, dalam hal ini menulis Novel. selama ini, saya mencoba menulis secara otodidak kurang lebih selama 6 bulan dan Alhamdulilah sudah menyelesaikan tulisan tersebut kurang lebih 380 halaman dengan judul ” Tasbih cintamu dalam Sujud Citaku”. meski saya sudah berusaha mengeluarkan kemampuan yang terbaik dalam menulis, jujur saya masih kurang pede dengan hasil tersebut. berkenaan dengan hal itu, kami bermaksud meminta masukan, saran dan kritik atas tulisan yang saya hasilkan.
    berkaitan dengan tata aturan dan caranya, kami serahkan sepenuhnya kepada bang Fuad agar saya mendapatkan masukan
    Demikian niat ini kami sampaikan kepada bang Fuad, jika ada salah dan kurang sopan, kurang berkenan dan mengganggu kesibukan bang Fuad, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan atas perhatian dan harapannya kami ucapkan terima kasih

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb

    Rahmat Basuki

Leave a Reply

© 2013 Negeri 5 Menara. All Rights Reserved.