Selamat Datang di Negeri 5 Menara

Sekolah Roboh dan Donasi Pembaca

Bagaimana caranya membaca novel sambil membantu korban gempa Sumatera? Setiap pembeli novel yang bersticker sumbangan gempa, otomatis ikut memberi donasi Rp. 1000. Terasa kecil? Tidak ada yang kecil untuk sebuah sumbangan kemanusiaan. Alhamdulillah, hasil sumbangan ini mencapai puluhan juta dan telah  digunakan utk membangun kembali preschool (PAUD) Raudhatul Jannah yang roboh akibat gempa di kota Padang Pariaman. Sumbangan ini terlaksana atas kerjasama dengan Al-Azhar Peduli, Komunitas 5 Menara dan Gramedia. Kalau tidak aral melintang, PAUD ini sudah bisa kembali digunakan pertengahan Februari ini.

Terima kasih buat para pembaca yang telah ikut beramal. Semoga Negeri 5 Menara membawa kebaikan buat kita semua.

Sebuah berita dari Antara sehubungan dengan hal ini bisa disimak: http://id.news.yahoo.com/antr/20100211/ten-novel-negeri-5-menara-dicetak-80-000-723204b.html

paud2

(Atas: Kondisi PAUD yang hancur setelah gempa akhir September 2009. Untuk kegiatan belajar, anak pra sekolah terpaksa memakai tenda darurat)

paud4

(Atas: Proses pembangunan kembali PAUD yang roboh. Diharapkan pada akhir Februari 2010 bangunan ini bisa diresmikan dan dipergunakan)

Last Updated ( Thursday, 11 February 2010 23:57 )

 

Talkshow N5M @ Masjid Sunda Kelapa

NEGERI 5 MENARA (N5M) adalah sebuah novel inspiratif ditulis oleh A. Fuadi kelahiran Bayur, Danau Maninjau. Seorang penulis novel dan jurnalis yang pernah mendapatkan beasiswa Fullbright dan beasiswa Chevening.

Departemen Jurnalistik Remaja Masjid Sunda Kelapa (RISKA) mempersembahkan acara Talkshow dan Bedah Novel N5M yang akan dihadiri oleh penulisnya pada:
Hari/ Tanggal    : Minggu/ 31 Januari 2010
Tempat     : Serambi Jayakarta, Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK)
Jam     : 10.00 WIB- 12.00 WIB
Pembicara     : A. Fuadi (Penulis N5M)
Acara ini terbuka untuk umum dan gratis!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
Dala    : 0818.869.298
Yeni    : 0856.912.17297
website: http://riska.or.id/
 

Gontor, Kiai dan N5M

A. Fuadi, penulis N5M diundang almamaternya, Pondok Modern Gontor, untuk membahas novel ini di pondok yang punya 4000 siswa ini. Selama dua hari (12-13 Desember), Fuadi sibuk dengan kegiatan berdiskusi, memberi semangat para siswa sampai dini hari. Tidak kalah penting adalah juga bersilaturahim dengan Pimpinan Gontor, KH Syukri Zarkasyi. Menurut catatan Fuadi, kunjungan ini adalah:  "...kenangan 20 tahun lalu yang serasa baru kemarin. Semangat, suasana, hiruk pikuk dan kesenyapan Gontor tidak berubah ketika saya masih menjadi murid 20 tahun yang lalu. Bertemu ribuan murid dan ratusan ustad yang ikhlas sungguh menggetarkan hati. Restu dan semangat Pak Kiai untuk N5M melengkapi keindahan 2 hari di kampung damai ini. Benar-benar serasa pulang kampung..." (foto selengkapnya ada di Facebook "Ahmad Fuadi Dua", silakan di add dengan email This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )

bedahbuku_gontor

dg_pak_syukri


Last Updated ( Friday, 22 January 2010 10:34 )

 

FB, Twitter dan N5M

Banyak perkembangan terbaru tentang "Negeri 5 Menara". Mulai dari rencana pembuatan film, proses penulisan buku kedua, sampai talkshow di berbagai kota di Indonesia. Untuk mengikuti perkembangan terkini, silakan follow akun twitter penulis, yaitu "fuadi1". Selain itu bisa juga dengan add Ahmad Fuadi di facebook. Supaya tidak bingung, akun penulis N5M memakai gambar cover sebagai foto profil. Man jadda wajada
 

Yunani, Spanyol, Maroko dan N5M

Para pembaca, silakan ikuti laporan perjalanan penulis N5M ke Maroko, Spanyol dan Yunani melalui facebook (http://www.facebook.com/ahmad.fuadi1) dan twitter (fuadi1). Perjalanan melintasi 3 negara ini berlangsung sejak awal November untuk mereguk hikmah dari budaya dan peradaban berbagai bangsa. "Alam takambang jadi guru" kata pepatah minang. Selain itu juga dalam rangka rihlah mengikuti jejak peradaban muslim abad pertengahan yang pernah berjaya di Spanyol dan Yunani. Bagi A. Fuadi dan Yayi, istrinya, perjalanan kali ini menggenapi 30 negara yang telah mereka kunjungi dalam 10 tahun terakhir.
 

Kompas, Maroko dan N5M

Harian Kompas edisi Minggu (1/11/09), halaman 19, menurunkan resensi bagus tentang Negeri 5 Menara. Sebelumnya, novel ini telah dibahas di koran besar lainnnya seperti Republika, Koran Tempo, dan Jawa Pos. Link untuk resensi di Kompas adalah http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/01/0310002/sukses.dengan.man.jadda.wajada#

Sementara itu, penulis novel ini, A. Fuadi dan Yayi, istrinya sedang melakukan napak tilas sejarah Ibnu Khaldun, Ibnu Bathutah, Thariq bin Ziyad, dan para filosof muslim abad pertengahan lainnya. Rute napak tilas di dua benua ini antara lain puncak Afrika bagian Timur: Casablanca, Marrakesh, Fez, Tangier, dan juga ke tanah Andalusia: Cordoba, Sevilla, Rhonda, Madrid, Majorca dan lainnnya.

 

Last Updated ( Sunday, 01 November 2009 16:23 )

 

N5M dan 2000 Orang

DN2_Small

Selama hampir 3 jam, lebih dari 2000 civitas akademika Pondok Pesantren Darunnajah antusias mengikuti talkshow N5M.

Acara yang berlangsung tanggal 28 Oktober malam ini adalah acara puncak Islamic Book Fair di pondok ini. Selain dihadiri para murid, talkshow juga disaksikan pimpinan dan jajaran guru DN.

Acara ditutup dengan antrian tandatangan yang panjang dan foto bersama dengan penulis.

 

Last Updated ( Monday, 14 December 2009 23:22 )

 

Launching, Grand Indonesia, N5M

rosiAcara launching resmi novel "Negeri 5 Menara" berjalan seru dan meriah. Talkshow pada hari Rabu (21 Okt) sore di Grand Indonesia shopping town ini dipandu Farhan dan menghadirkan penulis A. Fuadi dan Rosiana Silalahi sebagai wakil pembaca.

Selain diskusi yang seru, acara ini juga dimeriahkan dengan pemutaran video trailer tentang N5M, foto bersama penulis dan icon menara, pembagian suvenir kepada para peserta, dan booksigning.

A. Fuadi menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang telah ikut berbagi kebahagiaan dalam acara peluncuran Negeri 5 Menara di Grand Indonesia tadi sore. Juga bagi yang berhalangan karena jam kantor, tapi tetap mengirimkan doa dan selamat.

Pembicara: A. Fuadi, Rosiana Silalahi, Farhan.

 

 

Last Updated ( Friday, 23 October 2009 08:34 )

 

Best Seller, Tiras 50 ribu dan N5M

Alhamdulillah, setelah beberapa minggu ada di pasar, stock N5M di berbagai toko buku menipis dengan cepat. Rupanya sambutan pembaca sangat baik. Karena itu, setelah Idul Fitri kemarin, N5M dicetak ulang. Cetakan pertama sebanyak 15 ribu eksemplar segera terserap pasar, dan cetakan kedua juga dengan jumlah yang sama. Dalam tempo kurang dari sebulan cetakan ketiga muncul. Jadi sejak Agustus telah beredar 50 ribu eksemplar novel N5M. Terima kasih kepada Anda yang menyambut buku baru ini dengan antusias.

cover_best_seller-smallApa yang berbeda pada cetakan kedua? Pertama, tentunya berbagai masukan dari pembaca melalui email dan facebook, kami laksanakan. Misalnya perbaikan beberapa salah ketik dan tambahan footnote. Kedua, di bagian akhir ada rekaman komentar dari para pembaca. Dari segi perwajahan, ada label "National Best Seller" di sudut kiri atas sampul, dan ada tulisan "Segera Difilmkan" di cover belakang.

Alhamdulillah dan terima kasih sekali lagi kepada pembaca. Man jadda wajada. (6/10/09)

 

Last Updated ( Sunday, 01 November 2009 13:24 )

 
Kalender
Mon Mar 08 @08:00PM - 10:00PM
bedah N5M @ Gontor 5 Banyuwangi (khusus senior students)
Tue Mar 09 @02:00PM - 04:00PM
Bedah N5M @ Gontor 5 Banyuwangi
Thu Mar 11 @09:45AM - 10:45AM
Talkshow N5M: QTV (taping)
Fri Mar 12 @05:00PM - 06:00PM
Bedah N5M @ SMPIT Iqra Bengkulu
Apa Kata Para Tokoh

andy-20noya-small2 Andy F. Noya, host talkshow KickAndy


“Kisah inspiratif dengan selipan humor khas pondok. Jarang ada novel yang bercerita tentang apa yang terjadi di balik sebuah pondok yang penuh teka -teki. Buku ini sarat dengan vitamin bagi jiwa kita.”

habibie-pemiluindonesiacom

BJ Habibie

"Novel yang berkisah tentang generasi muda bangsa ini penuh motivasi, bakat, semangat, dan optimisme untuk maju dan tidak kenal menyerah, merupakan pelajaran yang amat berharga bukan saja sebagai karya seni, tetapi juga tentang proses pendidikan dan pembudayaan untuk terciptanya sumberdaya insani yang handal."

Riri_riza_wikimedia.orgRiri Riza

" Masa remaja  selalu meninggalkan bekas yang kuat, penuh nostalgia.  Fuadi mengolah nostalgia menjadi novel yang menyentuh, sekaligus menjadi diskusi kritis sekaligus simpatik tentang pendidikan kehidupan. Negeri Lima Menara adalah kisah enam anak muda berbeda warna menembus pendidikan pesantren menuju dunia,  sebuah kisah yang menggelitik... "

hasanKH Hasan A. Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ponorogo

Novel ini bercerita bahwa ”pesantren kemasyarakatan” bebas mendidik anak bangsa dalam keislaman dan keilmuan. Alumninya dengan menumpang ”perahu moral” bisa melesat ke seantero bumi Sang Pencipta, untuk bermanfaat, bukan hanya dimanfaatkan. Semoga pembaca cerdas dan jujur menggali nilai-nilai fitri manusiawi darinya. Selamat menikmati.

farhan-krosceknews.comFarhan, Penyiar dan Pembawa Acara

Membaca mantera sakti man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Seperti steroid untuk badan yang sudah remuk oleh usia, amphetamine untuk pikiran yang keruh oleh masalah dan antibiotik yang mengusir parasit-parasit yang melemahkan ! Aku terhenyak, terbangun dari peraduan, tempat membenamkan diri berpaling dari masalah, dengan alasan fatigue ! Bukan dengan amarah dendam tapi dengan semangat inspirasi untuk bangkit dan arif memandang tantangan.

liddle-voanews.comBill Liddle, profesor ilmu politik, Ohio State University, Columbus Ohio, AS

Pada masa Orde Baru, jutaan anak santri bermimpi dan berjuang untuk menjadi orang modern yang mampu hidup di mana-mana.  Melalui kisah enam teman sekelas di sebuah pondok modern yang terinspirasi kisah nyata, Fuadi berhasil menciptakan kembali ciri-ciri khas budaya masa itu, terutama kepercayaannya bahwa kunci sukses pribadi adalah kesungguhan dan keikhlasan.  Juga sesuai zamannya, tokoh-tokoh Fuadi sama sekali tidak mempersoalkan absahnya pemerintahan Suharto atau keyakinan mereka sendiri sebagai orang yang beragama.  Novel ini perlu dibaca oleh setiap orang, baik Muslim maupun non-Muslim, yang ingin mengerti fondasi budaya kelas menengah zaman Reformasi.

helvy-facebookHelvy Tiana Rosa, Sastrawan dan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNJ

Novel ini antara lain bertutur tentang hubungan yang menyentuh antara anak dan ibu serta murid dan guru. Akhirnya kita yakin haqqul yakin, bahwa kombinasi patuh kepada ibu, hormat kepada guru dan usaha pantang menyerah adalah rumus sukses yang tak terlawankan. Berbahagialah para ibu yang telah membawa beragam keajaiban dan kemungkinan buat anaknya. Layak dibaca para ibu yang bermimpi membesarkan anak-anak terbaik.

Komentar tokoh lain bisa dilihat di menu "Apa Kata Para Tokoh"

Login Form
Who's Online
We have 15 guests online
Statistik
Content View Hits : 44710